Waspada Digital Grooming, Densus 88 Edukasi Siswa SDN 2 Ternate Bahaya Radikalisme
- calendar_month 18 jam yang lalu
- visibility 42
- comment 0 komentar

Anggota Densus 88 sosialisasi di SDN 2 Kota Ternate. Source : Istimewa
TERNATE (BALENGKO) – Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri menggelar sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme bagi siswa serta guru di SD Negeri 2 Kota Ternate, Sabtu (7/2/2026). Langkah ini dilakukan untuk membentengi anak-anak dari sasaran rekrutmen kelompok radikal melalui media sosial dan game online.
Tren Radikalisme Menyasar Anak di Dunia Digital
Anggota Tim Pencegahan Satgaswil Maluku Utara, Briptu Andi Riski Putra, mengungkapkan data mengkhawatirkan sepanjang tahun 2025. Tercatat sebanyak 112 anak dari 26 provinsi terpapar paham radikalisme.
Andi menjelaskan bahwa pola rekrutmen saat ini telah berubah menjadi tanpa tatap muka atau secara daring.
“Modus operasinya memanfaatkan media sosial dan game online untuk mendekati anak-anak atau dikenal dengan istilah digital grooming. Mereka dipandu melakukan sumpah setia atau baiat melalui video call atau rekaman suara, lalu diberi tugas tertentu,” ujar Andi.
Tips Sehat Bermedia Sosial
Dalam kegiatan tersebut, Tim Densus 88 membagikan panduan sehat menggunakan media digital bagi para siswa, di antaranya:
- Memanfaatkan teknologi untuk belajar dan berkarya.
- Mengembangkan kreativitas digital yang positif.
- Menjauhi aktivitas negatif di internet.
Selain itu, Briptu Andi menekankan pentingnya menghormati perbedaan suku, agama, dan budaya. Siswa juga diminta menghindari tindakan perundungan (bullying) serta menjauhi grup atau komunitas yang berbasis kekerasan.
Kepala SD Negeri 2 Kota Ternate, Ibu Darsiya Ripamole, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Satgaswil Malut Densus 88 AT Polri. Menurutnya, edukasi ini sangat krusial bagi perlindungan generasi muda.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polri, khususnya Densus 88, yang telah peduli dan memberikan pemahaman ini kepada anak didik kami agar tidak terjerumus pada pengaruh negatif,” kata Darsiya.
- Penulis: Mursid Puko
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar