Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kemiskinan yang Tak Kunjung Usai di Lombok Timur: Pembangunan untuk Siapa?

Kemiskinan yang Tak Kunjung Usai di Lombok Timur: Pembangunan untuk Siapa?

  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 755
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Kemiskinan di Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di Kabupaten Lombok Timur, seolah menjadi persoalan lama yang terus berulang tanpa penyelesaian yang benar-benar menyentuh akar masalah. Meski berbagai laporan statistik menunjukkan adanya penurunan angka kemiskinan dari tahun ke tahun, realitas di lapangan justru memperlihatkan wajah lain: masyarakat miskin tetap hidup dalam ketidakpastian ekonomi, pekerjaan yang rentan, serta akses terbatas terhadap pendidikan dan layanan dasar.

Lombok Timur dikenal sebagai salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di NTB. Ironisnya, besarnya jumlah penduduk ini tidak diiringi dengan kualitas kesejahteraan yang memadai. Persentase penduduk miskin di daerah ini masih berada di atas rata-rata nasional. Fakta tersebut seharusnya menjadi alarm keras bahwa kemiskinan di Lombok Timur bukan sekadar persoalan angka, melainkan persoalan struktural yang belum ditangani secara serius dan berkelanjutan.

Selama ini, pembangunan sering dipahami sebagai pertumbuhan ekonomi semata. Ketika angka pertumbuhan naik, pemerintah merasa cukup percaya diri mengklaim keberhasilan. Namun, pertumbuhan ekonomi tidak selalu berarti pemerataan kesejahteraan. Banyak masyarakat Lombok Timur yang tetap bergantung pada sektor informal seperti pertanian skala kecil, buruh harian, atau pekerjaan musiman dengan penghasilan tidak menentu. Dalam kondisi seperti ini, sedikit saja guncangan—cuaca buruk, kenaikan harga, atau sakit—dapat langsung menyeret keluarga kembali ke jurang kemiskinan.

  • Penulis: Muhammad Azka Irfani
  • Editor: Asmar Joma

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH Ansor Ternate Harap Netralitas ASN Dijaga dalam Polemik DOB Sofifi, Ingatkan Peran Kepala Daerah dalam Demokrasi Sehat

    LBH Ansor Ternate Harap Netralitas ASN Dijaga dalam Polemik DOB Sofifi, Ingatkan Peran Kepala Daerah dalam Demokrasi Sehat

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.029
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Malut, 20 Juli 2025 — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate menyampaikan keprihatinan atas munculnya dugaan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam aksi penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB) Sofifi yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan dan depan Kedaton Kesultanan Tidore pada Kamis (17/7). Dugaan ini mencuat setelah sejumlah peserta aksi […]

  • Banggakan Morotai, Anugra Usman Siap Beraksi di Jambore Nasional XII 2026 sebagai Perwakilan MTs Negeri 1 Pulau Morotai

    Banggakan Morotai, Anugra Usman Siap Beraksi di Jambore Nasional XII 2026 sebagai Perwakilan MTs Negeri 1 Pulau Morotai

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 177
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kebanggaan kembali menyelimuti dunia pendidikan dan kepramukaan di Kabupaten Pulau Morotai. Anugra Usman, siswa MTs Negeri 1 Pulau Morotai, resmi berangkat sebagai salah satu perwakilan dalam kontingen besar Pulau Morotai yang terdiri dari 61 anggota untuk mengikuti Jambore Nasional XII tahun 2026, Senin, (3/8/2026). Keberangkatan Anugra menandai langkah penting bagi generasi […]

  • Source : Wikipedia

    Publik Soroti Penurunan Indeks Kerukunan, FKUB Maluku Utara Didesak Evaluasi Kinerja dan Audit Anggaran

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 315
    • 0Komentar

    MALUT (BALENGKO) – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku Utara tengah menjadi sorotan publik menyusul rilis data Indeks Kerukunan Umat Beragama dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Laporan tersebut menempatkan skor variabel kehidupan umat beragama di Maluku Utara pada level rendah, yang mengindikasikan penurunan signifikan dibanding periode sebelumnya. Penurunan indeks ini dinilai kontradiktif dengan mandat […]

  • DPC PKB Tidore Nilai Kritik LBH Ansor Kota Ternate “Lebay”, Ini Jawaban Tegas Ketua LBH

    DPC PKB Tidore Nilai Kritik LBH Ansor Kota Ternate “Lebay”, Ini Jawaban Tegas Ketua LBH

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.475
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate, 28 Juli 2025 — Ketua Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda (LBH GP) Ansor Kota Ternate, Zulfikran A. Bailussy, S.H., merespons pernyataan Wakil Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Julham, terkait tudingan terhadap LBH Ansor yang dianggap “lebay” dan tendensius dalam menyikapi dugaan mobilisasi aparatur sipil negara (ASN) dalam […]

  • GP Ansor Tegaskan Gerakan Ekonomi Rakyat

    GP Ansor Tegaskan Gerakan Ekonomi Rakyat, LBH Ansor Maluku Utara Dorong Penguatan Access to Justice

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 377
    • 0Komentar

    BANDUNG (BALENGKO) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Maluku Utara turut ambil bagian dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) GP Ansor yang berlangsung pada 17–19 Oktober 2025 di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tahun ini, Rakernas mengusung tema besar “Gerakan Ekonomi Rakyat”, sebagai ikhtiar nyata Ansor dalam […]

  • Lapangan Warisan Ternate

    Lapang Warisan Hidupkan Permainan Tradisional

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.152
    • 1Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate – Di tengah derasnya arus globalisasi dan dominasi konten digital, sejumlah anak muda di Ternate menggagas sebuah gerakan sosial bertajuk Lapang Warisan. Komunitas ini hadir sebagai ruang alternatif untuk melestarikan permainan tradisional sekaligus menjadi tempat healing yang murah dan menyenangkan bagi masyarakat, terutama anak-anak. Permainan seperti Balengko-Balengko (petak kumpet) ,Boi Tampurung, Benteng, […]

expand_less