Waspada Digital Grooming, Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri Edukasi Siswa SMA Islam Ternate Terkait Bahaya Radikalisme Online
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 54
- comment 0 komentar

Suasana interaktif saat personel Densus 88 AT Polri berdialog dengan pelajar di Ternate terkait kreativitas digital. Fokus utama kegiatan adalah menekan angka anak terpapar radikalisme yang pada tahun 2025 mencapai 112 anak di Indonesia. (Source: Istimewa)
TERNATE (BALENGKO) – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Maluku Utara Densus 88 Anti Teror (AT) Polri terus memperkuat benteng pertahanan generasi muda terhadap ancaman radikalisme. Kali ini, Tim Pencegahan Satgaswil Malut menggelar sosialisasi dan edukasi intensif bagi siswa-siswi SMA Islam Kota Ternate guna mengantisipasi penyebaran paham radikal melalui media daring, Selasa (10/2).
Dalam kegiatan tersebut, Anggota Tim Pencegahan Satgaswil Maluku Utara, Bripka M. Novrijal, S.H., memaparkan fakta krusial mengenai pergeseran pola rekrutmen kelompok radikal. Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 112 anak dari 26 provinsi di Indonesia telah terpapar radikalisme.
“Anak-anak kini menjadi sasaran utama melalui metode digital grooming. Mereka direkrut tanpa perlu pertemuan fisik, melainkan melalui interaksi di media sosial dan game online,” ungkap Bripka Novrijal di hadapan para siswa.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setelah proses pendekatan di dunia maya, para korban biasanya dipandu untuk melakukan sumpah setia atau baiat hanya melalui video call atau rekaman suara, sebelum akhirnya diberikan tugas-tugas tertentu oleh kelompok tersebut.
- Penulis: Mursid Puko
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar