Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » 17 Tahun Morotai: DPRD Soroti Evaluasi Pemekaran dan Arah Pembangunan Daerah

17 Tahun Morotai: DPRD Soroti Evaluasi Pemekaran dan Arah Pembangunan Daerah

  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 327
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, MOROTAI – Memasuki usia ke-17, Kabupaten Pulau Morotai dihadapkan pada satu pertanyaan mendasar: sejauh mana pemekaran daerah benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat?

Refleksi tersebut mengemuka dalam dialog publik bertajuk “Refleksi 17 Tahun Kabupaten Pulau Morotai” yang digelar di Desa Gotalamo, Senin (6/4/2026).

Dalam forum itu, anggota DPRD Pulau Morotai, Akbar Mangoda, menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap implementasi semangat pemekaran daerah yang telah berjalan hampir dua dekade.

Menurutnya, pembentukan Kabupaten Pulau Morotai melalui Undang-Undang Nomor 53 Tahun 2008 membawa mandat besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, capaian dari tujuan tersebut perlu terus diukur secara objektif.

“Semangat undang-undang ini sangat besar, tetapi implementasinya harus terus kita ukur,” ujarnya.

Ia juga menyinggung dinamika kepemimpinan daerah, termasuk peran Rusli Sibua dalam menjalankan program pembangunan di tengah berbagai tantangan.

Lebih lanjut, Akbar menekankan pentingnya keterbukaan pemerintah daerah dalam membangun kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pertumbuhan ekonomi. Salah satu sektor yang dinilai strategis adalah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai yang berpotensi meningkatkan pendapatan daerah sekaligus membuka lapangan kerja.

Selain itu, peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia juga dinilai sebagai fondasi penting dalam pembangunan jangka panjang.

Dialog yang diinisiasi organisasi kepemudaan ini menjadi ruang refleksi bersama antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Di tengah harapan besar terhadap daerah hasil pemekaran, evaluasi dinilai penting agar pembangunan tidak hanya bersifat simbolik, tetapi benar-benar berdampak pada kesejahteraan publik.

Memasuki usia ke-17, Morotai tidak hanya dituntut untuk berkembang, tetapi juga membuktikan bahwa pemekaran daerah mampu menjawab harapan masyarakat, bukan sekadar memperluas wilayah administrasi.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Mujizad Mandea

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soroti Alokasi Rp2 Miliar untuk Parkir: HMI Morotai Desak Pemerintah Jelaskan Prioritas APBD

    Soroti Alokasi Rp2 Miliar untuk Parkir: HMI Morotai Desak Pemerintah Jelaskan Prioritas APBD

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Jainudin Naba
    • visibility 122
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Morotai menyoroti pembangunan fasilitas parkir kendaraan dan penataan halaman Kantor Bupati Pulau Morotai yang dianggarkan sebesar Rp2 miliar. Organisasi kemahasiswaan ini mempertanyakan skala prioritas penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 di tengah banyaknya kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi. Berdasarkan data pengadaan […]

  • Foto ilustrasi kawasan karst di Weda Utara

    Penolakan Tambang PT Gamping Mining Indonesia Weda Utara oleh Mahasiswa Halteng di Yogyakarta

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 852
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta, 14 Agustus 2025 — Aliansi Mahasiswa Sagea/Kiya dan Ikatan Keluarga Mahasiswa Pelajar Halmahera Tengah (Ikemap Halteng) di Yogyakarta menolak aktivitas tambang PT Gamping Mining Indonesia di Kecamatan Weda Utara, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Mereka menilai kegiatan tambang itu berisiko merusak lingkungan, mengancam sumber air, merusak kawasan karst, serta menghilangkan ruang hidup dan […]

  • Masri Anwar saat diwawancarai di Yogyakarta tentang buku Kerusakan Ekologi Sebuah Antologi

    Masri Anwar dan Buku “Kerusakan Ekologi Sebuah Antologi”: Suara dari Halmahera Tengah yang Terkikis Tambang

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta – 17 September 2025. Maluku Utara dikenal dengan kekayaan alamnya yang melimpah: dari pertanian, perikanan, hingga pertambangan. Namun, di balik derasnya arus investasi tambang, kerusakan lingkungan semakin terasa, terutama bagi masyarakat yang hidup di sekitar wilayah tambang. Keresahan itulah yang mendorong Masri Anwar, aktivis lingkungan sekaligus akademisi asal Maluku Utara, untuk menulis […]

  • Source : Istimewa

    Ketua GP Ansor Haltim: Polemik Tunjangan DPRD Malut Harus Disikapi Objektif, Hindari ‘Trial by Opinion’

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 369
    • 0Komentar

    HALMAHERA TIMUR (BALENGKO) – Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Halmahera Timur, Julkarnain Rajak, angkat bicara mengenai polemik tunjangan DPRD Provinsi Maluku Utara yang kini tengah ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara. Julkarnain menegaskan bahwa supremasi hukum harus ditegakkan di atas landasan yang objektif, bukan dibentuk oleh desakan opini publik. Ia meminta semua […]

  • Gelar Hari Gizi Nasional ke-65: Tidak hanya Hiburan tetapi harus menjadi Momen Penting untuk Edukasi Gizi dan Kesehatan

    Gelar Hari Gizi Nasional ke-65: Tidak hanya Hiburan tetapi harus menjadi Momen Penting untuk Edukasi Gizi dan Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 636
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Hari Gizi Nasional ke-65 yang mengusung tema “Pilih Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat” menjadi salah satu momen strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dalam kehidupan sehari-hari. Tema ini sangat relevan mengingat tingginya angka permasalahan gizi di Indonesia, seperti stunting, obesitas, dan kekurangan zat gizi mikro yang masih menjadi tantangan […]

  • Banggakan Morotai, Anugra Usman Siap Beraksi di Jambore Nasional XII 2026 sebagai Perwakilan MTs Negeri 1 Pulau Morotai

    Banggakan Morotai, Anugra Usman Siap Beraksi di Jambore Nasional XII 2026 sebagai Perwakilan MTs Negeri 1 Pulau Morotai

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 206
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kebanggaan kembali menyelimuti dunia pendidikan dan kepramukaan di Kabupaten Pulau Morotai. Anugra Usman, siswa MTs Negeri 1 Pulau Morotai, resmi berangkat sebagai salah satu perwakilan dalam kontingen besar Pulau Morotai yang terdiri dari 61 anggota untuk mengikuti Jambore Nasional XII tahun 2026, Senin, (3/8/2026). Keberangkatan Anugra menandai langkah penting bagi generasi […]

expand_less