Bukan Sekadar Jaga Harga, Akbar Mangoda Minta Pasar Murah Morotai Jadi Penyelamat Nasib Petani Lokal
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 59
- comment 0 komentar

Source : Istimewa
PULAU MOROTAI (BALENGKO)– Ketua Formatur DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pulau Morotai, Moh. Akbar Mangoda, memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyelenggarakan Gerakan Pasar Murah menjelang bulan suci Ramadhan. Namun, ia menekankan agar momentum ini tidak sekadar menjadi ajang menjaga stabilitas harga, tetapi juga instrumen untuk menyejahterakan petani lokal.
Akbar menyarankan agar komoditas yang dijual dalam pasar murah tersebut bersumber langsung dari hasil produksi petani lokal di Morotai. Menurutnya, langkah ini akan menciptakan ekosistem ekonomi yang saling menguntungkan antara ketersediaan stok pangan bagi konsumen dan kepastian pendapatan bagi produsen.
“Jika Pemda memanfaatkan hasil produksi petani lokal, ini sangat membantu dari sisi pendapatan. Contoh konkretnya petani sawah di Desa Aha. Masalah serius yang mereka hadapi setiap masa panen adalah soal penyerapan pasar,” ujar Akbar saat memberikan keterangan kepada media melalui jurnalis Balengko Space.
Anggota Komisi II DPRD Pulau Morotai ini menilai, kehadiran pemerintah dalam Gerakan Pasar Murah seharusnya menjadi jawaban atas persoalan klasik petani. Dengan membeli hasil panen petani untuk disalurkan ke pasar murah, pemerintah menjalankan peran strategis sebagai jembatan ekonomi.
“Pemerintah harus hadir di tengah petani untuk menyelesaikan masalah mereka. Sangat tepat jika pasar murah ini dijadikan instrumen untuk menjawab kendala pemasaran yang selama ini menghantui petani di Desa Aha,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Akbar mengingatkan bahwa program ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas utama Presiden. Ia menegaskan, kesuksesan program ini tidak boleh hanya berhenti pada imbauan agar petani giat menanam, tetapi harus dibarengi dengan solusi nyata di lapangan.
“Semangat petani untuk menanam harus didukung dengan kehadiran pemerintah sebagai pemberi solusi. Keberhasilan ketahanan pangan tidak hanya diukur dari kehadiran kita di sawah, tapi dari kemampuan kita mencari jalan keluar atas setiap masalah dasar yang dihadapi petani,” tegas politisi PAN tersebut.
Menutup keterangannya, Akbar mengakui masih banyak kebutuhan dasar petani yang perlu diseriusi bersama. Ia berkomitmen untuk terus mengawal isu ini agar program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya dari hulu hingga ke hilir.
- Penulis: Redaksi Balengko Space
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media
- Sumber: Muhammad Muzijad Mandea

Saat ini belum ada komentar