Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » JAGA BUMI » SEMAINDO Tolak Proyek Geothermal Telaga Rano, Desak Pemerintah Cabut Penetapan WKP

SEMAINDO Tolak Proyek Geothermal Telaga Rano, Desak Pemerintah Cabut Penetapan WKP

  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 359
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jakarta (BALENGKO), 23 Januari 2026 — Sentrum Mahasiswa Indonesia Halmahera Barat DKI Jakarta (SEMAINDO) menyatakan penolakan keras terhadap proyek geothermal Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Rano di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.

SEMAINDO menilai penetapan proyek oleh Kementerian ESDM RI berpotensi mengancam sekitar 16.650 hektare kawasan hutan, daerah tangkapan air, serta ruang hidup masyarakat setempat.

Ketua SEMAINDO Halmahera Barat DKI Jakarta, Sahrir Jamsin, menyebut proyek tersebut diputuskan tanpa partisipasi masyarakat, minim transparansi kajian lingkungan dan sosial, serta berisiko menimbulkan kerusakan ekologis jangka panjang.

“Atas nama energi bersih, pemerintah justru mempertaruhkan hutan, sumber air, dan keselamatan rakyat Halmahera Barat,” ujar Sahrir.

SEMAINDO juga mengkritik penunjukan PT Ormat Geothermal Indonesia, perusahaan energi asing asal Amerika Serikat, sebagai pemenang lelang WKP Telaga Rano, yang dinilai menunjukkan dominasi kepentingan investasi dibanding perlindungan lingkungan dan hak masyarakat.

Menurut SEMAINDO, proyek tersebut berpotensi menyebabkan pembukaan hutan skala besar, kerusakan ekosistem, ancaman terhadap sumber air, serta konflik sosial.

SEMAINDO menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian ESDM RI sebagai bentuk penolakan terhadap proyek tersebut.

Adapun tuntutan SEMAINDO meliputi:

  1. Mencabut penetapan WKP Telaga Rano seluas ±16.650 hektare
  2. Menghentikan seluruh tahapan eksplorasi dan eksploitasi geothermal
  3. Membuka dokumen kajian lingkungan dan sosial secara transparan kepada publik
  4. Menghentikan perampasan ruang hidup masyarakat Halmahera Barat

SEMAINDO menegaskan bahwa penolakan ini bukan terhadap energi terbarukan, melainkan terhadap model pembangunan yang dinilai tidak adil secara ekologis.

“Energi bersih tidak boleh dibangun dengan cara yang merusak. Telaga Rano harus dilindungi,” tutup Sahrir.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: SEMAINDO

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta Wacana Federal dalam Forum Konsolidasi Intelektual Play Button

    “Dijajah” di Rumah Sendiri: Mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta Gaungkan Opsi Federal hingga Tinjau Ulang Relasi Pusat

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 716
    • 1Komentar

    BALENGKOSPACE.COM, YOGYAKARTA – Kekecewaan menahun terhadap pola relasi pusat dan daerah yang dinilai timpang memicu konsolidasi terbuka dari kalangan intelektual muda. Mahasiswa asal Maluku Utara yang menempuh studi Pendidikan di Kota pelajar Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar forum akbar bertajuk “Menuju Negara Federal atau Tetap Dijajah Sentralistik”. Diskusi terbuka ini berlangsung pada Sabtu, (22/8) yang menjadi […]

  • Semangat kader muda Ansor di Pulau Obi. DTD I GP Ansor Halmahera Selatan menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan komitmen kebangsaan.

    Diklat Terpadu Dasar I GP Ansor Halsel Digelar di Obi, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Kepulauan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Halmahera Selatan (BALENGKO) – Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Halmahera Selatan menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) ke-I di Gedung Serbaguna Kecamatan Obi, Desa Laiwui, pada 17–19 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kaderisasi sekaligus konsolidasi organisasi di wilayah kepulauan. DTD yang mengusung tema “Bela Agama, Bangsa dan Negara dalam Bingkai NKRI” diikuti […]

  • Oleh: Fahrul Abd. Muid Penulis adalah Direktur Bajo Institut Maluku Utara

    Analisis Kritis 1 Tahun 8 Bulan Kepemimpinan Sherly Tjoanda

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Oleh: Fahrul Abd. Muid Penulis adalah Direktur Bajo Institut Maluku Utara
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Satu tahun delapan bulan telah berlalu sejak Sherly Tjoanda Laos resmi dilantik sebagai Gubernur Maluku Utara pada Februari 2025. Memasuki akhir 2026, nama Sherly menjadi sorotan nasional tidak hanya karena statusnya sebagai gubernur perempuan pertama di Provinsi tersebut, tetapi juga karena lonjakan tingkat kepuasan publik yang mencengangkan. Survei Indikator Politik Indonesia per Maret 2026 mencatat […]

  • Semarak HUT RI ke-81: MTs Negeri 1 Pulau Morotai Gelar Panggung Ekspresi dan Lomba Tradisional

    Semarak HUT RI ke-81: MTs Negeri 1 Pulau Morotai Gelar Panggung Ekspresi dan Lomba Tradisional

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Redaksi BS
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, PULAU MOROTAI – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, MTs Negeri 1 Pulau Morotai menggelar serangkaian kegiatan bertajuk “Semarak HUT RI Ke-81”. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan MTs Negeri 1 Pulau Morotai ini berlangsung meriah pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026. Mengusung tema “Semangat Kemerdekaan, Berkarya dan Berprestasi, […]

  • KPMG-D.I.Y mengecam keras konten video Angga Darmawan dkk yang dinilai menyepelekan tarian Cakalele. Pelaku dilaporkan telah meminta maaf.

    Dinilai Melecehkan Tarian Cakalele, KPMG-D.I.Yogyakarta Kecam Keras Konten Video Angga Darmawan dkk

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 327
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Kerukunan Pelajar Mahasiswa Galela Daerah Istimewa Yogyakarta (KPMG-D.I.Y) secara resmi melayangkan kecaman keras terhadap materi konten digital yang diproduksi oleh sejumlah kreator konten, yakni Angga Darmawan, Rahman Muhammad, dan Riski Saimama. Unggahan video yang beredar luas di platform Instagram tersebut memicu polemik lantaran dinilai telah melecehkan martabat kebudayaan Maluku Utara dengan […]

  • Polres Pulau Morotai Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan Negeri

    Polres Pulau Morotai Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan Negeri

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 285
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pulau Morotai resmi melimpahkan tersangka dan barang bukti dalam kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Morotai. Pelimpahan tahap II ini menandai berakhirnya proses penyidikan dan dimulainya tahap penuntutan oleh pihak kejaksaan. Proses serah terima dilaksanakan pada Senin (29/6/2026) pukul […]

expand_less