Gugat Perusakan Sekretariat PB PMII, Abdul Haris Nepe Bacakan Maklumat “Selamatkan Marwah Organisasi”
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 201
- comment 0 komentar

MAKLUMAT PERGERAKAN: Perwakilan Sahabat Peduli Marwah PMII, Abdul Haris Nepe (tengah), saat membacakan Maklumat Pergerakan di depan awak media di Jakarta, Senin (16/2/2026). Dalam maklumatnya, ia mengecam keras aksi vandalisme terhadap Sekretariat PB PMII dan mendesak pengurus pusat segera melakukan evaluasi total dalam waktu 3x24 jam demi menjaga marwah organisasi. Source : Istimewa
Empat Poin Tuntutan Maklumat Pergerakan
Melalui Sahabat Peduli Marwah PMII, terdapat empat poin sikap tegas yang dinyatakan kepada publik dan internal organisasi:
- Kecaman Keras: Mengutuk segala bentuk vandalisme dan anarkisme terhadap aset organisasi PMII.
- Desakan Perlindungan Aset: Meminta Badan Pengurus Harian (BPH) PB PMII bersikap tegas melindungi Sekretariat PB PMII sebagai tanggung jawab moral menjaga martabat organisasi.
- Ultimatum Rapat Pleno: Mendesak PB PMII segera menggelar Rapat Pleno dalam waktu 3×24 jam untuk menyelesaikan konflik di tingkat PKC dan PC se-Indonesia guna menghentikan dinamika yang destruktif.
- Evaluasi Total: Apabila tuntutan tidak dipenuhi, Sahabat Peduli Marwah PMII akan mengonsolidasikan PKC dan PC se-Indonesia untuk melakukan evaluasi total terhadap kepemimpinan PB PMII.
Kembali ke Nilai Dasar Pergerakan
Abdul Haris Nepe mengingatkan bahwa tindakan anarkis bertentangan dengan prinsip Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah dan Nilai Dasar Pergerakan (NDP) yang selama ini menjadi kompas kader PMII.
“Mengawal proses organisasi tidak harus dengan kegaduhan yang merusak. Kami mengajak seluruh sahabat untuk kembali pada kesadaran kritis yang beretika. Namun, jika rumah kita dirusak, harga diri kita dipertaruhkan, maka tidak ada kata lain selain lawan!” pungkasnya.
- Penulis: Mursid Puko
- Editor: Muzsta

Saat ini belum ada komentar