Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » “Sembuh”: Buku Inspiratif Nurul Hafizatul untuk Perjalanan Pemulihan Diri

“Sembuh”: Buku Inspiratif Nurul Hafizatul untuk Perjalanan Pemulihan Diri

  • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
  • visibility 691
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Proses pemulihan diri adalah perjalanan panjang yang membutuhkan ketulusan, keberanian, dan introspeksi. Dalam buku terbarunya berjudul “Sembuh”, Nurul Hafizatul mengajak pembaca untuk merenung, belajar, dan memahami bahwa setiap individu memiliki cara dan waktu yang unik untuk menyembuhkan luka-luka kehidupannya.

Berikut adalah wawancara eksklusif dengan Nurul Hafizatul, yang mengungkapkan inspirasi, pesan, dan pendekatan di balik buku yang ia tulis.

Dibalik Inspirasi “Sembuh”

Ketika ditanya tentang apa yang mendorongnya menulis buku ini, Nurul mengaku bahwa pengalamannya sendiri menjadi latar belakang utama. “Aku cukup struggle dalam menyembuhkan diriku dari berbagai luka kehidupan. Selain itu, saat membuka sesi konseling untuk orang lain karena latar belakangku adalah psikologi—aku menyadari bahwa banyak orang membutuhkan tempat untuk bercerita dan memvalidasi perasaan mereka. Buku ini hadir sebagai salah satu bentuk validasi kepada pembaca,” ujar Nurul.

Pesan Inti: Waktu Setiap Orang Berbeda

Dalam buku ini, Nurul menegaskan bahwa perjalanan menuju pemulihan bukanlah perlombaan. “Enggak papah kok kalau hari ini kita belum berhasil. Semua orang punya waktu yang tepat untuk mendapatkan apa yang mereka impikan,” katanya dengan lembut. Pesan ini mengingatkan pembaca bahwa tidak apa-apa untuk berjalan pelan selama tetap bergerak maju.

Metode Refleksi Diri

Salah satu keunikan buku ini adalah pendekatannya yang berpusat pada refleksi diri. Nurul menyertakan berbagai pertanyaan yang mengundang pembaca untuk merenung. “Salah satunya adalah, ‘Apakah kamu sudah merasa bahagia?’ Pertanyaan ini terlihat sederhana, tetapi mampu membuat kita menelaah sejauh mana kita benar-benar mensyukuri hidup,” jelasnya. Dengan pendekatan ini, buku “Sembuh” tidak hanya menjadi panduan, tetapi juga teman dialog yang membimbing pembaca ke dalam perjalanan introspektif.

Pesan yang Paling Berdampak

Nurul juga berbagi bagian dalam bukunya yang menurutnya sangat berdampak. “Jangan berekspektasi tinggi terhadap urusan bersama manusia,” ungkapnya. Pernyataan ini, meskipun singkat, sarat makna. Nurul ingin mengingatkan pembaca bahwa melepaskan ekspektasi dapat membantu kita menerima kenyataan dengan lebih ikhlas.

Kesederhanaan yang Membumi

Ketika ditanya tentang perbedaan buku “Sembuh” dengan buku self-improvement lainnya, Nurul menjawab dengan rendah hati. “Enggak ada spesifikasi khusus, karena semuanya berakar dari pandangan psikologi. Hanya saja, buku ini menggunakan kata-kata yang lebih sederhana, sehingga bisa dipahami oleh semua kalangan,” ujarnya. Kesederhanaan inilah yang membuat “Sembuh” terasa begitu dekat dan relevan bagi pembaca dari berbagai latar belakang.

Melalui “Sembuh”, Nurul Hafizatul tidak hanya berbagi pengalaman pribadinya, tetapi juga menawarkan ruang aman bagi pembaca untuk merenungkan perjalanan hidup mereka sendiri. Buku ini adalah pengingat bahwa pemulihan adalah proses yang unik bagi setiap orang, dan tidak ada langkah kecil yang sia-sia dalam menuju kebahagiaan.

Apakah Anda siap untuk memulai perjalanan penyembuhan diri? “Sembuh” mungkin bisa menjadi teman setia Anda di sepanjang jalan.

Yuk bagian kalian mau memesan buku ini silahkan hubungi kontak dibawah ini, atau Dm ke akun Instagram @pustakariyadz @nrlhafizatul

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Provinsi Maluku Utara Tunjukkan Komitmen Nyata Dampingi Jamaah Haji 2025

    Pemerintah Provinsi Maluku Utara Tunjukkan Komitmen Nyata Dampingi Jamaah Haji 2025

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.090
    • 1Komentar

    Makassar, 10 Mei 2025 (balengkospace.com) – Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi jamaah haji. Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, secara resmi melepas keberangkatan Kloter 13 yang terdiri dari calon jamaah haji asal Kota Ternate, Kepulauan Sula, Halmahera Barat, dan Halmahera Utara, Jumat malam, 9 Mei 2025. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat […]

  • Himpunan Mahasiswa Islam Yogyakarta menuntut keadilan bagi aktivis Madarudin Lapandewa korban kekerasan"

    Kekerasan Madarudin Lapandewa: HMI Yogyakarta Desak Pihak berwajib Tindak Tegas Pelaku di Desa Ilath

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.633
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA (22/8/25) Kekerasan terhadap Madarudin Lapandewa di Desa Ilath, Pulau Buru, Maluku, memicu respon keras dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta. Pada 17 Agustus lalu, sekelompok orang memukul Madarudin hingga ia mengalami luka serius. korban menjalani perawatan di rumah sakit akibat insiden tersebut. Formatur Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta, Isra Boy, mengecam […]

  • Mahasiswa Kota Ternate menari kegiatan JKPI 2025. Play Button

    Meriah di Panggung, Terlupakan di Belakang Layar: Curhat Mahasiswa Ternate di Yogyakarta Terhadap Pemkot

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.881
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Rabu (13/8/25) Harapan mahasiswa Kota Ternate untuk mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Ternate saat gelaran Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2025 di Yogyakarta pupus sudah. Meski ikut memeriahkan acara dengan menampilkan tarian khas daerah, mereka justru pulang membawa rasa kecewa. Penetapan Ternate sebagai tuan rumah JKPI 2026 memang menjadi momen penting. […]

  • AKU DIPAKSA MERDEKA: KETIKA PAJAK MENJADI HARGA SEBUAH NEGARA

    AKU DIPAKSA MERDEKA: KETIKA PAJAK MENJADI HARGA SEBUAH NEGARA

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Fahri Sibua, Pegiat Literasi Yogyakarta
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Ada sebuah ironi yang sering kita lewati setiap kali merayakan kemerdekaan. Setiap 17 Agustus, bangsa ini mengibarkan bendera merah putih sebagai simbol kemenangan atas penjajahan. Kita mengenang perjuangan para pendiri bangsa yang mengorbankan harta, tenaga, bahkan nyawa demi sebuah negara yang berdaulat. Namun, di tengah perayaan itu, ada satu pertanyaan yang jarang diajukan secara terbuka: […]

  • Sherly Play Button

    Sherly Tjoanda Disorot, “Jakarta” Digugat: Membaca Federalisme Fiskal dan Aksi Mahasiswa di Jogja

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Dalam episode Balengko Space kali ini, kami berbincang bersama Hendra Kasim, akademisi asal Maluku Utara yang sedang melanjutkan studi doktoral (S3) di Yogyakarta. Kami membahas sejumlah isu yang sedang menjadi perhatian publik: mulai dari kebijakan pemerintah daerah di bawah Sherly Tjoanda, ketimpangan hubungan fiskal pusat dan daerah hingga aksi mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta. Nonton […]

  • Penanaman mangrove di Ternate bersama PKK Malut dan pelajar untuk pelestarian pesisir

    Penanaman Mangrove Ternate, PKK Malut Ajak Warga Jaga Pesisir

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 721
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate – TP PKK Pusat, TP PKK Provinsi Maluku Utara, dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara menanam 250 bibit mangrove di pesisir Pantai Gambesi, Kecamatan Kota Ternate Selatan, Sabtu (9/8/2025). Kegiatan ini juga diisi dengan aksi bersih pantai dan kampanye bebas sampah. Selain itu, acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT RI ke-80. […]

expand_less