Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Oknum Polisi Maluku Utara Diduga Tipu Warga Morotai, HIPPMAMORO Yogyakarta Desak Kapolri Evaluasi Polda Malut

Oknum Polisi Maluku Utara Diduga Tipu Warga Morotai, HIPPMAMORO Yogyakarta Desak Kapolri Evaluasi Polda Malut

  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 182
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

YOGYAKARTA (BALENGKO) – Himpunan Pelajar Mahasiswa Morotai (HIPPMAMORO) Yogyakarta mengecam keras dugaan penipuan dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh oknum anggota aktif Polda Maluku Utara berinisial AP terhadap seorang warga sipil. Kasus yang mandek selama berbulan-bulan ini memicu desakan agar Kapolri segera turun tangan melakukan evaluasi total terhadap kinerja Polda Maluku Utara.

Kronologi Kejadian

Dilansir dari press release hIPPMAMORO YOGYAKARTA (12/2/26), kasus bermula pada Juli 2025 saat korban berminat membeli mobil Toyota Rush melalui unggahan AP di grup Facebook “Jual Beli Ternate” seharga Rp95 juta. Setelah pengecekan unit dan pelunasan pada Agustus 2025, kendaraan dibawa ke Morotai.

Namun, tak lama berselang, rekan sejawat pelaku menyita mobil tersebut dengan dalih kendaraan tidak memiliki kelengkapan surat sah. Ironisnya, korban justru diintimidasi dan diancam akan diproses pidana karena dituduh membeli barang ilegal, padahal transaksi dilakukan secara terbuka dengan oknum anggota polisi aktif.

Kritik Tajam Terhadap Penegakan Hukum

Ketua HIPPMAMORO Yogyakarta, Faturahman Adjan Djaguna, menilai penanganan kasus ini di Polda Malut jauh dari prinsip profesionalisme dan keadilan.

“Sudah tujuh bulan laporan berjalan tanpa kepastian hukum. Alasan pelaku ‘melarikan diri’ sangat tidak masuk akal mengingat statusnya sebagai anggota aktif. Ini menciptakan kesan adanya perlindungan internal atau impunitas bagi aparat,” tegas Faturahman.

Ia menambahkan bahwa kerugian Rp95 juta bagi masyarakat kecil sangatlah besar karena seringkali didapat dari hasil menggadaikan aset berharga. “Hukum tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Reformasi Polri jangan hanya menjadi narasi di atas kertas,” tambahnya.

Tuntutan Resmi HIPPMAMORO Yogyakarta:

  1. Mengecam keras penipuan dan intimidasi yang dilakukan oleh oknum anggota Polairud Polda Maluku Utara.
  2. Mendesak Kapolda Maluku Utara untuk segera memberikan kepastian hukum, membuka secara transparan perkembangan kasus ini, dan tidak memberikan ruang perlindungan terhadap pelaku.
  3. Mendesak Kapolri untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polda Maluku Utara dalam penanganan kasus ini serta memastikan proses hukum berjalan objektif dan profesional.
  4. Meminta dilakukan pemeriksaan internal dan penindakan etik maupun pidana terhadap anggota yang terlibat, termasuk pihak-pihak yang diduga melakukan intimidasi terhadap korban.
  5. Mendorong Kompolnas dan Divisi Propam Polri untuk turut mengawasi dan mengaudit penanganan perkara ini demi menjamin independensi dan keadilan.
  6. Memberikan Keadilan Terhadap Korban yang setinggi-tingginya.

HIPPMAMORO Yogyakarta menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga korban mendapatkan keadilan. Jika dalam waktu dekat tidak ada progres nyata, organisasi mahasiswa ini siap melakukan konsolidasi gerakan moral dan langkah advokasi yang lebih luas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana interaktif saat personel Densus 88 AT Polri berdialog dengan pelajar di Ternate terkait kreativitas digital. Fokus utama kegiatan adalah menekan angka anak terpapar radikalisme yang pada tahun 2025 mencapai 112 anak di Indonesia. (Source: Istimewa)

    Waspada Digital Grooming, Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri Edukasi Siswa SMA Islam Ternate Terkait Bahaya Radikalisme Online

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 228
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Maluku Utara Densus 88 Anti Teror (AT) Polri terus memperkuat benteng pertahanan generasi muda terhadap ancaman radikalisme. Kali ini, Tim Pencegahan Satgaswil Malut menggelar sosialisasi dan edukasi intensif bagi siswa-siswi SMA Islam Kota Ternate guna mengantisipasi penyebaran paham radikal melalui media daring, Selasa (10/2). Dalam kegiatan tersebut, Anggota […]

  • Ketika Industri Melambat: Risiko di Balik Isu Karyawan IWIP Dirumahkan

    Ketika Industri Melambat: Risiko di Balik Isu Karyawan IWIP Dirumahkan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Andika Putra Pratama
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Beberapa waktu terakhir, masyarakat Maluku Utara dihadapkan pada kabar yang cukup mengusik: sebagian karyawan di kawasan industri nikel dikabarkan dirumahkan. Perhatian banyak orang tertuju pada Indonesia Weda Bay Industrial Park, salah satu pusat industri nikel terbesar di Indonesia. Informasi yang beredar memang belum sepenuhnya seragam. Ada yang menyebut efisiensi, ada juga yang mengaitkannya dengan penurunan […]

  • Membaca Buku di Atas Perahu Bocor

    Membaca Buku di Atas Perahu Bocor

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Subhan Samsudin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Pendidikan kerap dipuji sebagai jalan utama menuju kemajuan. Ia disebut jembatan masa depan, tangga mobilitas sosial, bahkan mesin peradaban. Namun, di balik retorika yang berulang, ada kenyataan yang jarang diucapkan dengan jujur: banyak anak Indonesia hari ini sedang belajar dalam kondisi yang rapuh, seolah membaca buku di atas perahu bocor. Perahu itu tidak selalu tampak […]

  • PMII DAN FIQIH SOSIAL PERJUDIAN DI INDONESIA

    PMII DAN FIQIH SOSIAL PERJUDIAN DI INDONESIA

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 675
    • 0Komentar

    Perjudian online dan offline kini menjadi salah satu bidikan utama pemerintah Republik Indonesia belakangan ini. Dan tampaknya gerakan anti perjudian online dan offline berhubungan erat dengan gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia. Sebenarnya, rezim pemerintah saat ini hendak menunjukkan komitmennya yang goodwill (memiliki nilai tambah) untuk mempercepat good government atau untuk menciptakan pemerintahan yang baik dan […]

  • Source : Istimewa

    Gal-Da: Ruang Hidup Elit vs Mimpi Otonomi Rakyat

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Asbar Kuseke
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Semangat Perjuangan yang Tersandera DOB Galela Loloda (Galda) bukan sekadar wacana administratif; ia adalah “lonceng pengingat” sejak Deklarasi 2011 di Galela Selatan. Perjuangan ini lahir dari kolektivisme moral dan ekonomi masyarakat yang masif. Namun, sangat disayangkan jika energi besar dari para tokoh lintas sektor—politik, intelektual, hingga agamawan—kini seolah terbentur tembok kepentingan elit yang tidak linier […]

  • KONTROVERSIALITAS NUZULUL QUR’AN

    KONTROVERSIALITAS NUZULUL QUR’AN

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Turunnya al-Qur’an adalah terjemahan harfiah dari kata-kata “Nuzul al-Qur’an”. Kata “nuzul” terambil dari kata “nazala” yang secara loghawiyyah paling minimal memiliki dua ta’rif. Al-awwalu, bahwa kata “nazala” berarti singgah atau menempati, seperti dalam ungkapan bahasa arabnya, ”nazala al-amir al-madinah” yang artinya, “kepala negara itu telah singgah di kota. Al-tsani, bahwa kata “nazala” memiliki arti aktifitas […]

expand_less