Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Tambang Bukan Segalanya: Aktivis PMII Yogyakarta Menanggapi Pemikiran Visioner Wagub Maluku Utara

Tambang Bukan Segalanya: Aktivis PMII Yogyakarta Menanggapi Pemikiran Visioner Wagub Maluku Utara

  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 518
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Baru-baru ini publik diramaikan dengan kabar yang cukup mencengangkan: pertumbuhan ekonomi Maluku Utara berhasil melesat hingga 32,09% (yoy) pada kuartal II 2025, menurut catatan Databoks yang bersumber dari Badan Pusat Statisik (BPS). Angka ini menempatkan Maluku Utara sebagai salah satu daerah dengan laju pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.

Namun, di balik euforia tersebut, ada satu pernyataan yang justru menggelitik sekaligus menyejukkan. Dalam seminar “Road to Go Public” di Ternate, Kamis (2/10/2025), Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, menegaskan bahwa:

“Kita semua tahu, tambang suatu saat akan habis. Karena itu, kita harus memikirkan sumber pertumbuhan lain yang berkelanjutan.”

Pernyataan ini, dikutip dari Tribun Ternate, bukanlah sekadar kritik terhadap pola pembangunan yang ada. Ia adalah sebuah visi jauh ke depan, lahir dari kepedulian terhadap rakyat kecil, terutama nelayan dan petani—dua kelompok yang seringkali terpinggirkan dalam riuhnya industri tambang.

Tambang: Kaya Sesaat, Rusak Berkepanjangan

Sarbin Sehe mengingatkan bahwa tambang hanyalah sumber ekonomi sementara. Cepat atau lambat, cadangan akan habis, meninggalkan kerusakan lingkungan yang tak mudah dipulihkan. Inilah mengapa beliau mendorong lahirnya kekuatan ekonomi baru yang lebih berkelanjutan.

Kelautan, perikanan, dan pertanian disebut sebagai sektor yang harus diberdayakan. Bagi beliau, nelayan dan petani bukan sekadar profesi, melainkan tulang punggung ekonomi daerah yang wajib diperhatikan dari sisi kesejahteraan, fasilitas, hingga akses pasar.

Pandangan ini sejalan dengan nilai dasar pergerakan (NDP) yang dipegang teguh kader-kader PMII: Hablumminallah, Hablumminannas, dan Hablum minal Alam. Ada kesadaran spiritual, sosial, sekaligus ekologis dalam gagasan tersebut—sebuah keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam.

Belajar dari Nauru

Kita bisa bercermin pada kisah Nauru, sebuah negara kecil di Pasifik yang dulu kaya raya karena fosfat. Di masa kejayaannya, rakyat Nauru hidup dalam kemewahan. Namun ketika tambang fosfat habis, negara itu terjerembab dalam kemiskinan, krisis kesehatan, dan ketergantungan pada bantuan luar negeri.

Jangan sampai Maluku Utara mengulangi jejak yang sama. Kaya akan tambang, tapi miskin ketika sumber daya itu habis.

Jalan Berkeadilan

Sebagai mahasiswa yang ditempa dalam gerakan PMII, saya sepakat dengan pandangan KH. Sarbin Sehe. Maluku Utara harus menyiapkan pilar ekonomi alternatif sejak dini. Jalan-jalan yang dilalui truk tambang harus diperbaiki untuk kepentingan masyarakat, laut yang tercemar akibat limbah tambang harus dipulihkan demi nelayan, dan lahan-lahan pertanian mesti diberi perhatian serius agar petani tetap sejahtera.

Pemikiran KH. Sarbin Sehe terasa relevan dan menyentuh: ia bukan hanya bicara soal pertumbuhan ekonomi, tetapi juga soal keadilan, keberlanjutan, dan keberpihakan pada rakyat kecil.

Jika tambang adalah warisan hari ini, maka sektor kelautan, perikanan, dan pertanian adalah investasi masa depan. Dan hanya dengan keberanian untuk menatap jauh ke depanlah, Maluku Utara bisa terhindar dari jebakan “kaya sesaat, miskin selamanya”.

  • Penulis: Muzsta Oscar
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto tulisan tangan milik YBS (10), korban dugaan bunuh diri di Kabupaten Ngada, NTT, yang tersebar di kalangan media, Kamis (29/1/2026). Korban merupakan siswa kelas IV sekolah dasar yang tinggal bersama neneknya. (Foto: HUMAS POLRES NGADA/Kompas.id)

    Diduga Kecewa Tak Bisa Beli Pena, Siswa SD di Ngada Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle balengko space
    • visibility 251
    • 0Komentar

    NGADA NTT (BALENGKO) — Seorang siswa sekolah dasar (SD) berinisial YBS (10) ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengakhiri hidup di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (29/1/2026). Peristiwa memilukan ini dipicu oleh kesedihan korban yang tidak bisa membeli perlengkapan sekolah karena keterbatasan ekonomi keluarga. Kronologi Penemuan Dilansir dari tribunnews.com Jasad YBS ditemukan di sebuah […]

  • DLH Morotai Disorot, Presiden BEM Unipas Minta DPRD Bertindak

    DLH Morotai Disorot, Presiden BEM Unipas Minta DPRD Bertindak

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Muzijad Mandea
    • visibility 294
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasifik (BEM Unipas) Morotai, Rifaldi Majid, mendesak DPRD Kabupaten Pulau Morotai segera memanggil Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Nurhayati, untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan lemahnya pengawasan terhadap aktivitas pembukaan lahan milik PT Intimkara di Desa Cucumare, Kecamatan Morotai Selatan Barat. Rifaldi menilai DLH […]

  • Kebakaran Ternate ilustrasi

    Kebakaran di Ternate Marak, LBH Ansor Desak Polres Lakukan Penyelidikan Menyeluruh

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Kebakaran di Ternate yang terjadi secara beruntun dalam beberapa waktu terakhir memicu perhatian serius dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menyoroti sedikitnya empat peristiwa kebakaran yang terjadi di lokasi berbeda, yakni Bastiong Talangame, kawasan Stadion, Kelurahan Takoma (Warung Bakso Fajar), serta wilayah Perikanan. […]

  • foto penulis

    Di Balik Sambutan Manis Kampus: Ketakutan Mahasiswa Baru untuk Bersikap Kritis

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Momentum paling istimewa bagi perguruan tinggi adalah kedatangan mahasiswa baru setiap tahun. Mereka datang dari berbagai daerah dengan semangat tinggi, membawa harapan tentang kehidupan kampus yang kerap digambarkan sebagai ruang yang membebaskan, mencerahkan, dan membentuk karakter. Mahasiswa baru yang telah memilih jurusan di berbagai fakultas disambut dengan senyum ramah serta narasi manis tentang dunia perkuliahan […]

  • Tampil di Pelantikan Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Kota Ternate IKPMKT DIY, Puisi Mahasiswa Halmahera Timur Getarkan Hati: Dari Sultan Khairun hingga Maba Sangaji

    Tampil di Pelantikan Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Kota Ternate IKPMKT DIY, Puisi Mahasiswa Halmahera Timur Getarkan Hati: Dari Sultan Khairun hingga Maba Sangaji

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.564
    • 0Komentar

    balengkospace.com Yogyakarta, 16 Juni 2025 – Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Kota Ternate (IKPMKT) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2025–2026 dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di Kantor Kalurahan Balecatur, Sleman, pada Minggu (15/6). Acara ini dihadiri puluhan mahasiswa asal Maluku Utara yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Yogyakarta. Sejumlah organisasi […]

  • Doa dan Zikir Hari Santri di Morotai, Perkuat Spiritual dan Cinta Tanah Air

    Doa dan Zikir Hari Santri di Morotai, Perkuat Spiritual dan Cinta Tanah Air

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 69
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai menggelar doa dan zikir bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Pondok Pesantren Nurussabah Usbar, Rabu (21/10/2026) malam. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat spiritualitas, menumbuhkan rasa syukur, serta meneguhkan peran santri dalam membangun bangsa. Kegiatan yang berlangsung setelah salat Isya tersebut […]

expand_less