Kurikulum Aswaja Tak Diterapkan, Kader NU Sula Desak Evaluasi Kepala MA Maarif NU Wailau
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 102
- comment 0 komentar

Source : Istimewa
SANANA (BALENGKO), 3 Februari 2026 – Kader Muda Nahdlatul Ulama (NU) Kepulauan Sula menyoroti kinerja Kepala Madrasah Aliyah (MA) Maarif NU Wailau terkait pengabaian kurikulum organisasi. Lembaga pendidikan yang berdiri sejak 2020 tersebut dinilai tidak menjalankan proses pembelajaran sesuai ketentuan dan aturan Nahdlatul Ulama.
Kader Muda NU Kepulauan Sula, Ahmad Sapsuha, S.Hi., menyatakan bahwa pengelolaan madrasah di bawah naungan NU yang tidak sejalan dengan nilai dan norma organisasi merupakan pelanggaran berat. Hal ini merujuk pada Keputusan LP Ma’arif PBNU Nomor: 680/PP/SU/LPM-NU/IX/2024 tentang Pedoman Kurikulum Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja).
“Kepala Madrasah seharusnya memahami bahwa setiap lembaga pendidikan di bawah naungan NU wajib memperkuat pendidikan dengan nilai-nilai ajaran Ahlussunnah Waljamaah,” tegas Ahmad dalam keterangannya, Senin (2/2).
Ahmad menambahkan bahwa penguatan nilai Aswaja melalui jalur formal adalah alasan utama pendirian lembaga pendidikan NU. Oleh karena itu, ketidaksiapan pimpinan sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum tersebut menjadi catatan serius bagi pengurus cabang.
“Ini menjadi catatan bagi Pengurus Cabang NU Kepulauan Sula melalui LP Ma’arif NU untuk segera melakukan evaluasi sistem pengelolaan madrasah di lingkup MA Maarif NU Wailau,” pungkasnya.
- Penulis: Redaksi Balengko Space
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media
- Sumber: Mursid Puko

Saat ini belum ada komentar