Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Seni Mengajarkan Kesederhanaan pada anak di Dunia yang Serba Pamer

Seni Mengajarkan Kesederhanaan pada anak di Dunia yang Serba Pamer

  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 442
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ekonomi seringkali dipersepsikan sebagai ilmu yang rumit, penuh angka, grafik, dan istilah teknis yang hanya layak dipelajari di bangku sekolah menengah atau perguruan tinggi. Padahal, tanpa disadari, aktivitas ekonomi justru paling awal dan paling sering dijalani manusia sejak usia kanak-kanak. Saat seorang anak memilih jajanan di sekolah, menabung menggunakan celengan, atau meminta orang tuanya membelikan, pada saat itulah ia sedang berhadapan dengan permasalahan ekonomi paling mendasar yakni keterbatasan sumber daya dan keharusan membuat pilihan.

Meskipun aktivitas ekonomi sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari anak, namun pengenalan konsep ekonomi secara sadar dan terarah seringkali terabaikan dalam pendidikan dasar. Banyak anak-anak menjalani melakukan aktivitas ekonomi hanya sebagai rutinitas, tanpa pemahaman tentang makna, nilai, dan konsekuensi dari setiap kegiatan ekonomi yang mereka buat. Di tengah arus konsumerisme, pemasaran digital, dan kemudahan transaksi berbasis teknologi, kondisi ini harus menjadi menjadi perhatian serius orang tua dan guru. Pendidikan ekonomi untuk anak tidak lagi bisa ditunda, apalagi dianggap sebagai pengetahuan pelengkap. Anak harus dikenalkan sejak dini, khususnya pada jenjang sekolah dasar.

Sekolah dasar merupakan fase penting dalam pembentukan pola pikir, sikap, dan perilaku ekonomi anak. Pada usia ini, anak berada pada tahap perkembangan kognitif yang memungkinkan mereka memahami konsep konkret yang dekat dengan pengalaman hidupnya. Dengan demikian, mengenalkan konsep ekonomi pada anak SD bukanlah upaya mengajarkan teori ekonomi yang abstrak, melainkan menanamkan cara berpikir rasional, bijak, dan bertanggung jawab dalam menghadapi pilihan ekonomi  dalam kehidupan sehari-hari.

Pendidikan ekonomi untuk anak SD bukan tentang bagaimana menghafal istilah seperti produksi, distribusi, dan konsumsi, tetapi tentang membangun literasi ekonomi. Literasi ini mencakup kemampuan memahami keterbatasan sumber daya, menyusun skala prioritas, mengelola uang secara sederhana, serta menyadari bahwa setiap keputusan memiliki konsekuensi. Anak yang memiliki literasi ekonomi sejak dini akan lebih siap menghadapi tantangan kehidupan di masa depan, baik sebagai individu, anggota keluarga, maupun warga negara.

  • Penulis: Iswadi M. Ahmad Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto legendaris Lionel Messi dan Lamine Yamal bayi tahun 2007 Play Button

    Siapa Sangka Bayi yang Dimandikan Messi 19 Tahun Lalu Kini Jadi Lawan Berebut Trofi Piala Dunia?

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 124
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, ATLANTA – Ada kisah-kisah di dunia nyata yang jalannya terasa jauh lebih dramatis ketimbang skenario film fiksi terbaik Hollywood. Salah satu kisah magis itu kini sedang tersaji di panggung termegah sepak bola bumi, melibatkan sang megabintang legendaris, Lionel Messi, dan pemuda ajaib yang digadang-gadang sebagai pewaris takhtanya, Lamine Yamal. Mundur ke tahun 2007 […]

  • ketua lbh ansor Ternate

    Menegakkan Martabat Akal: Menemukan Kembali Ruh Pendidikan yang Mencerahkan

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Zulfikran Ketua LBH Ansor Kota Ternate
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Pendidikan adalah jalan untuk memuliakan manusia. Di dalamnya terkandung cita-cita agar setiap insan tumbuh menjadi pribadi yang berpengetahuan, berakhlak, dan mampu berpikir jernih dalam menghadapi kehidupan. Namun, dalam perjalanan panjang dunia pendidikan kita—baik di lembaga formal maupun di lingkungan keagamaan seperti pesantren—masih ditemukan kecenderungan hubungan yang bersifat satu arah: pendidik menyampaikan, peserta didik menerima. Pola […]

  • Darurat Abrasi di Koloray: Jarak Rumah ke Pantai Tinggal 4 Meter

    Darurat Abrasi di Koloray: Jarak Rumah ke Pantai Tinggal 4 Meter

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Jainudin Naba
    • visibility 258
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Desa Koloray di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, menghadapi ancaman serius akibat abrasi pantai yang terus menggerus daratan. Kondisi ini tidak hanya mengancam infrastruktur pemukiman, tetapi juga berpotensi menghilangkan sumber air bersih bagi sekitar 600 jiwa penduduk setempat. Berdasarkan pantauan, bangunan penahan ombak (breakwater) yang sebelumnya dibangun melalui Program Nasional […]

  • Pengaruh Teknologi dan gaya hidup, Menjadi Penyebab Obesitas?

    Pengaruh Teknologi dan gaya hidup, Menjadi Penyebab Obesitas?

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Sumber gambar : Ai Kemajuan teknologi dan globalisasi membawa dampak besar pada aktivitas manusia. Di satu sisi, teknologi mempermudah kehidupan, tetapi di sisi lain, dampak negatifnya, seperti penurunan mobilitas fisik, tak bisa diabaikan. Salah satu efek nyata adalah meningkatnya kasus obesitas, yang kini menjadi masalah kesehatan global. Kemajuan Teknologi dan Pola Hidup Instan Jika kita […]

  • Muslimat NU Maluku Utara Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Gubernur Jawa Timur dan Gubernur Maluku Utara Play Button

    Muslimat NU Maluku Utara Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Gubernur Jawa Timur dan Gubernur Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 703
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, melaksanakan kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, di Royal Resto, Ternate, pada Rabu, 12 Maret 2025. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Penggerak Tim PKK Provinsi Maluku Utara, Hj. Rusni Sarbin, […]

  • DEBUT ABUBAKAR SEBAGAI “SERVANT OF GOD”

    DEBUT ABUBAKAR SEBAGAI “SERVANT OF GOD”

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 598
    • 0Komentar

    Sahabat Abu Bakar, namanya sangat gampang dizikirkan dan mudah diingat oleh kebanyakan orang yang pernah bershilaturrahim dengannya, nama ini sama dengan sebuah nama yang berismun Abu Bakar Ashshiddiq, salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang paling dekat dan sangat dipercaya oleh Sang Nabi SAW. Khalifah pertama ini merupakan salah satu contoh model kepemimpinan umat yang […]

expand_less