Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » WARTA KESEHATAN » Perjuangan Tenaga Kesehatan: Melayani di Tengah Sistem yang Tertinggal dan Akses yang Sulit

Perjuangan Tenaga Kesehatan: Melayani di Tengah Sistem yang Tertinggal dan Akses yang Sulit

  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 230
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ada rasa miris ketika melihat keluarga pasien di wilayah kerja Puskesmas Yaba, Halmahera Selatan, harus memikul anggota keluarganya menyeberangi sungai dan melewati jalan rusak demi mencapai fasilitas rujukan. Ini bukan adegan dari situasi bencana, melainkan bagian dari keseharian pelayanan kesehatan di wilayah dengan akses yang terbatas.

Di tengah kondisi itu, yang patut dicatat adalah perjuangan para tenaga kesehatan. Bahkan Kepala Puskesmas Yaba secara langsung mendampingi proses rujukan, memastikan pasien tetap mendapatkan pertolongan meski sarana dan akses sangat terbatas. Sikap ini menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab yang patut diapresiasi.

Namun apresiasi tidak boleh berhenti sebagai pujian. Ketika praktik rujukan pasien harus dilakukan secara manual karena akses jalan rusak dan transportasi tidak tersedia, di situlah pemerintah perlu dikritik secara jujur. Pelayanan kesehatan adalah urusan wajib negara. Ia tidak bisa diserahkan pada pengorbanan personal para petugas. Ketika infrastruktur dasar tidak dipastikan, maka yang dipertaruhkan adalah keselamatan warga dan martabat pelayanan publik itu sendiri.

Kasus di Yaba juga bukan peristiwa tunggal. Dalam beberapa waktu terakhir, publik berkali-kali disuguhi cerita serupa dari berbagai wilayah di Maluku Utara dan daerah kepulauan lainnya. Ada petugas kesehatan di Loloda yang harus menantang maut menyebrangi sungai untuk melaksanakan puskesmas keliling, ada pasiean yang dirujuk dengan perahu kecil, atau mereka yang menunggu rujukan berjam-jam karena akses terputus. Masalah yang selalu berulang, hanya di lokasi yang berbeda. Ini menunjukkan persoalan struktural yang belum ditangani secara serius, meski ceritanya sudah terlalu sering muncul.

Tenaga Kesehatan (Nakes) di Puskesmas Yaba, Halmahera Selatan, pasien digendongn melalui jalur darat yang sulit karena akses jalan terputus dan gelombang laut yang ekstrem. Sebuah heroisme yang lahir dari keterbatasan infrastruktur (Sumber foto) : Facebook Asthy Asmiathy

Refleksi dari rangkaian kejadian ini seharusnya membawa kita pada satu kesimpulan penting; pelayanan kesehatan tidak bisa dipisahkan dari perencanaan wilayah dan pembangunan infrastruktur. Puskesmas, tenaga medis, dan alat kesehatan akan selalu terbatas dampaknya jika jalan, jembatan, dan transportasi dibiarkan dalam kondisi yang menyulitkan. Dalam situasi seperti ini, pelayanan kesehatan seolah berjalan dalam mode darurat yang berkepanjangan.

Solusinya membutuhkan keberanian dan konsistensi kebijakan. Pemerintah daerah perlu menjadikan akses menuju fasilitas kesehatan sebagai prioritas lintas sektor, bukan cuma menjadi urusan dinas kesehatan. Pemetaan jalur rujukan berisiko tinggi, perbaikan infrastruktur penghubung, penyediaan transportasi darurat, serta perlindungan bagi tenaga kesehatan harus berjalan bersamaan. Pendekatan ini bukan hal baru, tetapi sering kali tertunda oleh minimnya keberpihakan dan keberlanjutan.

Kejadian-kejadian ini menunjukkan bahwa masalah pelayanan kesehatan bukan pada kekurangan tenaga kesehatan, melainkan absennya dukungan sistem. Negara diuji bukan saat meresmikan fasilitas, tetapi saat memastikan warganya dapat menjangkau fasilitas itu dengan aman. Selama rujukan masih dilakukan dengan cara-cara darurat, tanggung jawab itu belum sepenuhnya ditunaikan.

  • Penulis: Oleh: Ariyo Dermawan, S.Kep Koordinator TurunTangan Maluku Utara | Pemerhati Pelayanan Kesehatan Masyarakat
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Toilet Rusak, Tidur Tak Nyaman: Mahasiswa Malut di Yogyakarta Harap Gubernur Peduli Kondisi Asrama Play Button

    Toilet Rusak, Tidur Tak Nyaman: Mahasiswa Malut di Yogyakarta Harap Gubernur Peduli Kondisi Asrama

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.215
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Yogyakarta, 21 Juli 2025 — Kondisi Asrama Mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta memprihatinkan. Bangunan yang diresmikan oleh Gubernur Drs. Thaib Armayn pada 4 Maret 2005 itu kini mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari atap bocor, toilet tidak layak pakai, hingga lantai yang tergenang air saat musim hujan. Asrama yang terletak di kawasan strategis ini […]

  • Ilustrasi

    Mahasiswa Unkhair Ternate Alami Krisis Psikologis, Berhasil Diselamatkan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 666
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) — Seorang mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) Ternate berinisial T (19) dilaporkan mengalami krisis psikologis di lingkungan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) kampus setempat, Kamis (8/1/2026) dini hari. Korban berhasil diselamatkan dan kini menjalani perawatan medis di rumah sakit. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIT di Rusunawa Kampus Unkhair, Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate […]

  • Malut United Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan Usai Tahan Imbang PSBS Biak 1-1

    Malut United Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan Usai Tahan Imbang PSBS Biak 1-1

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Ternate, (18/4/25)— Malut United kembali menunjukkan ketangguhannya di kandang sendiri usai menahan imbang PSBS Biak dengan skor 1-1 dalam lanjutan kompetisi sepak bola nasional yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Pablo Arganaraz pada menit ke-15, yang berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Malut United. Namun, tim […]

  • Mantan Pelatih Timnas U-17 Iwan Setiawan Hadir Beri Coaching Clinic, Bangkitkan Semangat Pemain Muda Tidore

    Mantan Pelatih Timnas U-17 Iwan Setiawan Hadir Beri Coaching Clinic, Bangkitkan Semangat Pemain Muda Tidore

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Balengko Space – Tidore, 23 Mei 2025 – Mantan pelatih Timnas Indonesia U-17, Iwan Setiawan, hadir di Sekolah Sepak Bola (SSB) Saremo Putra, Kelurahan Tambula, Kota Tidore Kepulauan, untuk memberikan coaching clinic kepada para pemain muda di Lapangan Stadion Marimoi. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 23 Mei 2025. Iwan Setiawan datang bersama Coach Muhlis Nur […]

  • Kebakaran Ternate ilustrasi

    Kebakaran di Ternate Marak, LBH Ansor Desak Polres Lakukan Penyelidikan Menyeluruh

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Kebakaran di Ternate yang terjadi secara beruntun dalam beberapa waktu terakhir memicu perhatian serius dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menyoroti sedikitnya empat peristiwa kebakaran yang terjadi di lokasi berbeda, yakni Bastiong Talangame, kawasan Stadion, Kelurahan Takoma (Warung Bakso Fajar), serta wilayah Perikanan. […]

  • Wagub KH. Sarbin Sehe meninjau peserta kafilah Maluku Utara di STQ Nasional Sulawesi Tenggara 2025

    Tinjau Kafilah Malut di STQ Nasional, Wagub Sarbin Sehe Tekankan Dukungan dan Semangat Juara

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Kendari (BALENGKO), 11 Oktober 2025 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara yang diwakili oleh Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe beserta jajaran, meninjau langsung kehadiran para peserta dari kontingen kafilah Maluku Utara pada ajang Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Nasional di Sulawesi Tenggara. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan moril pemerintah daerah kepada para pembina dan […]

expand_less