Legislator PAN Temukan Harga Minyak Tanah di Morotai Jaya Tembus Rp9.000, Desak Evaluasi Total Agen
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 133
- comment 0 komentar

Source : Istimewa
PULAU MOROTAI (BALENGKO) – Ketua Formatur DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Pulau Morotai, Moh. Akbar Mangoda, kembali sorot dugaan permainan Minyak tanah bersubsidi. Ia meminta Polres pulau Morotai juga harus fokus dugaan minyak tanah bersubsidi.
Menurut Akbar, pengurangan kuota dan permainan harga BBM minyak tanah bersubsidi ini suda menjadi masalah klasik, Ia berharap masalah ini menjadi perhatian khusus polres kabupaten Pulau Morotai, sebagaimana perhatiannya soal kasus minyak kita bersubsidi.
Akbar, mengakui bahwa banyak aduan masyarakat yang di sampaikan mulai dari persoalan harga yang tidak sesuai sampai dengan pengurangan kuota per Kepala Keluarga (KK). Menurutnya persoalan ini tidak bisa kita tutup mata karena ini suda menjadi keresahan rakyat dari tahun ke tahun.
“Lemahnya tingkat pengawasan minyak tanah bersubsidi dan rasa takut Perindagkop melakukan penindakan atas dugaan kejahatan terhadap hak-hak rakyat ini menjadi masalah serius yang harus segera dihentikan,” tegas Akbar dalam keterangannya, Kamis (26/2).
Akbar Mangoda, anggota komisi II yang membidangi ini, suda berulang kali menyampaikan ke dinas terkait (Perindagkop) agar segera mangambil langka mengevaluasi mulai dari agen, sub agen hingga pangkalan, tapi disayangkan dinas Perindagkop kelihatannya ada rasa takut.
“Saya mempertanyakan sikap Perindagkop yg inkonsisten dengan pernyataannya beberapa hari di media akan memberikan sanksi ke Pengkalan nakal” ujar Akbar
Penegasan ini saya sampaikan tidak hanya merespon aduan masyarakat, tetapi beberapa kali kami dari komisi II melakukan sidak di beberapa desa kami temui masalah yang memang benar apa yang dikeluhkan oleh masyarakat.
Ada beberapa kasus di kecamatan Morotai jaya harga berdasarkan SK bupati nomor 100.3.3.2/227/KPTS/PM/2025. Morotai jaya 6,300 tetapi di lapangan setiap pangkalan menjual bervariasi ada yang 7000 bahkan 9000.
- Penulis: Muhammad Muzijad Mandea
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar