Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » GP Ansor Tidore Tutup 2025 dengan Rapat Evaluasi dan Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih

GP Ansor Tidore Tutup 2025 dengan Rapat Evaluasi dan Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih

  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 565
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tidore Kepulauan (BALENGKO) – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Tidore Kepulauan menutup akhir tahun 2025 dengan menggelar rapat pengurus di Basecamp Sudut Literasi, Desa Garajou, Kecamatan Oba Utara, Kamis (25/12/2025). Rapat ini difokuskan pada evaluasi kinerja organisasi selama satu tahun kepengurusan serta tindak lanjut pokok-pokok pikiran strategis dari sembilan kader terbaik pasca Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) V.

Ketua GP Ansor Kota Tidore Kepulauan, Jafar Noh Idrus, menyampaikan bahwa Desember 2025 menandai satu tahun masa kepemimpinannya. Ia menegaskan komitmen organisasi untuk menuntaskan program yang belum selesai dan mempercepat langkah strategis pada awal 2026.

“Seluruh pokok pikiran strategis dari kader PKL V akan menjadi langkah cepat dan tegas yang kami selesaikan pada bulan pertama tahun 2026,” ujar Jafar.

Usai rapat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat Pelatihan Kader Dasar (PKD) III kepada peserta yang dinyatakan lulus. Selanjutnya, digelar Dialog Humanis bertema Penguatan Ekonomi Desa, Mewujudkan Kemandirian Rakyat.

Dalam dialog tersebut, Jafar menyoroti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang pembentukan 80.000 Koperasi Merah Putih. Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan visi GP Ansor dalam penguatan ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan.

Ia meminta Pemerintah Kota Tidore Kepulauan segera mengambil langkah konkret dalam pengembangan koperasi di desa dan kelurahan, serta mengevaluasi dinas terkait. Jafar menekankan perlunya kolaborasi antara Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

“Kritik terhadap Koperasi Desa Merah Putih bukan penolakan, tetapi upaya meluruskan agar benar-benar menopang ekonomi daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) Kota Tidore Kepulauan, Alfarisi Kadir, berharap koperasi yang telah dibentuk mampu menjadi penopang ekonomi daerah dan tidak dikuasai oleh kepentingan segelintir pihak.

“Koperasi Merah Putih harus dikelola secara profesional dan berpihak pada masyarakat desa agar mampu mewujudkan kemandirian ekonomi pada 2026,” pungkas Alfarisi.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Noke

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanah Yang Dirampas, Kriminalisasi Rakyat

    Tanah Yang Dirampas, Kriminalisasi Rakyat

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Mursid Ruko
    • visibility 890
    • 0Komentar

    Maluku Utara sangat memprihatinkan, tidak ada pulau yang benar-benar terbebas dari aktifitas tambang. Disetiap tanah Maluku Utara yang menyimpan sumber daya mineral mulai dipetakan karena dihitung berapa nominal nilai keuangannya yang nantinya dimasukkan didalam skema besar eksploitasi nasional. Mulai dari Hutan, gunung, pesisir, hingga laut, jadi sasaran investasi atas nama pembangunan yang dimana itu sudah […]

  • Kolaborasi DKP dan Warga, Taman Lelong Ternate Dibersihkan dari Tanaman Air

    DKP Ternate Bersihkan Taman Lelong dari Tanaman Air pada Hari Clean Up Day

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Agung Selang
    • visibility 1.034
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Taman Lelong, salah satu ikon ruang publik di Kota Ternate, dipenuhi tanaman air yang mengganggu estetika dan fungsi kolam. Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ternate turun tangan langsung melakukan aksi pembersihan pada Sabtu sore (27/9/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Clean Up Day. Kepala DKP Kota Ternate, Faisal Harun […]

  • Dunia Tanpa Rem: Geopolitik Sebagai Arena Kekuasaan

    Dunia Tanpa Rem: Geopolitik Sebagai Arena Kekuasaan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Subhan Samsudin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Tatanan dunia bekerja seperti mesin besar yang kehilangan tuas pengaman. Roda-roda ekonomi, teknologi, dan militer berputar semakin cepat, sementara sistem pengendali justru aus oleh kepentingan sempit. Ketika rem institusional melemah, geopolitik berubah dari mekanisme stabilisasi menjadi arena uji nyali para pemegang kuasa.

  • Bela 11 Masyarakat Adat Maba Sangaji, LBH Ansor Susun Nota Keberatan dan Siap Ajukan Amicus Curiae

    Bela 11 Masyarakat Adat Maba Sangaji, LBH Ansor Susun Nota Keberatan dan Siap Ajukan Amicus Curiae

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 678
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE, 29 Juli 2025 — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate menyampaikan sikap solidaritas dan keprihatinan atas proses hukum yang menimpa 11 warga adat Maba Sangaji, Kabupaten Halmahera Timur, serta seorang aktivis Front Nahdliyyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam (FNKSDA) Kota Ternate. Mereka saat ini tengah diproses secara hukum terkait aksi penolakan […]

  • PENDIDIKAN CUMA-CUMA

    PENDIDIKAN CUMA-CUMA

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Pendidikan gratis terdiri dari dua kata yaitu pendidikan dan gratis. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pendidikan diartikan dengan proses perubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok dalam usaha pendewasaan manusia dengan cara pengajaran, pelatihan, proses, dan cara/metode. Pendidikan juga diartikan sebagai perbuatan mendidik bagi peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan […]

  • Fahrul Abd Muid, Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Maluku Utara.

    Positive Thinking dan Kekuasaan: Cara Gubernur Membentuk Nasib Rakyat

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Penulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Malut
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Ternyata pikiran kita bisa menciptakan realitas-kenyataan. Hal inilah yang selalu dilakukan oleh Gubernur dalam gaya kepemimpinannya. Bahwa pikiran bisa menentukan perilaku saya, anda dan kita semua. Gubernur tidak bisa berpikir siapa itu Gubernur, tetapi Gubernur bergantung pada apa yang Gubernur pikirkan tentang diri Gubernur. Gubernur itu ada, karena diadakan oleh Tuhan melalui rakyatnya. Maka dalam […]

expand_less