PERKADERAN HMI SEBAGAI LABORATORIUM INTELEKTUAL DANGAGASAN KEBANGSAAN
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 164
- comment 0 komentar

Source : Istimewa
Proses untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), membutuhkan metodologi dan kerja sama dari berbagai pihak baik itu dari Pengurus Cabang, Badan Pengelolah Latihan (BPL), dan pengurus komsarit. Saya yakin melalui proses kerja sama yang efektif dan saling menundukung, akan melahirkan lima kualitas pada diri kader, namun hal tersebut membutuhkan kesabaran dan kesadaran mendalam para tim pengajar, pengurus-pengurus cabang dan komsariat yang suda siap menghibakan dirinya di jihad intelektual demi kemajuan Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Yogyakarta. Oleh karena itu, pradikma berfikir kader harus mampu ditatah secara sistematis bahwa lima kualitas insan cita adalah tujuan yang harus di capai. Capaikan lima kualitas insan cita harus mempunyai basis Metodologi dan materi dalam proses LK I untuk anggota baru sudah harus mulai disesuaikan dengan era digitalisasi saat ini, karena tantangan era digitalisasi dan era sebelumnya sangat berbeda sehingga muatan materi dalam LK I juga harus menyesuaikan dengan era saat ini. Materi tentang digitalisasi atau AI untuk saat ini sudah harus masuk dalam kurikulum LK I. Selaian itu, keterbaruan dalam proses perkaderan dapat dilakukan dari jenjang SMA, pada jenjang SMA dapat dilakukan Latihan Kader Siswa (LKS) dalam upaya mensosialisasikan HMI kepada siswa sebelum masuk ke perguruan tinggi. LKS dapat dilakukan dengan bekerjasama dengan pihak sekolah, organisasi siswa intra sekolah (OSIS), Badan Pengelola Latihan (BPL) HMI. Tahapan selanjutnya siswa yang telah mengikuti LKS dan terdaftar di perguruan tinggi akan di follow up untuk mengikuti LKI. Dengan penuh keyakinan melalui penjabaran di atas bahwa perkaderan sebagai laboratorium intelektual kader HMI akan mampu melaharikan gagasan kebangasaan yang itu muncul dari HMI Cabang Yogyakarta buat Indonesia.
- Penulis: Madarudin Lapandewa
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar