Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » PERKADERAN HMI SEBAGAI LABORATORIUM INTELEKTUAL DANGAGASAN KEBANGSAAN

PERKADERAN HMI SEBAGAI LABORATORIUM INTELEKTUAL DANGAGASAN KEBANGSAAN

  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 458
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Himpunan Mahasiswa Islam yang prakarsai oleh Ayah Handa Lafran Pane pada tanggal 5 Februari Tahun 1947 bertepatan di Sekolah Tinggi Islam (STI) di ruang mata kuliah ilmu Tafsir dengan tujuan pertama mempertahankan NKRI dan Mempertinggi derajat rakyat Indonesia, kedua Menegakkan serta mengembangkan ajaran Islam. Kedua tujuan ini sebagai dasar moral pijakan perkaderan yang harus di tanamkan pada setiap kader Himpunan Mahasiswa Islam. Perkaderan harus difahami sebagai jalan jihad intelektual kader HMI yang tumbuh dalam ruang-ruang dialektika. Ruang yang tidak hanya melahirkan pradikma politik structural, namun ruang transformasi gagasan kebangsaan sebagai wujud nyata dari tujuan HMI. Selain itu proses perkaderan tidak hanya dipahami dalam forum LKI, LKII ataupun LKIII, namun perkaderan diformulasi dalam dimensi Sosial, Sejarah, dan Alam Semesta sebagai tugas yang di embang oleh kader HMI. Wacana kebanggsaan akan menjadi tanda tanya, bahkan kehilangan makna seketika pola perkaderan tidak mampu membangun kepekaan kader HMI dalam membaca problem sosial yang hari ini terjadi. Mempertahankan NKRI dan mempertinggi derajat rakyat Indonesia merupakan tanggung jawab moral yang melahirkan komitmen kebangsaan dalam setiap nadi perjuangan. Sehingga perkaderan menjadi peran penting dalam mewujudkan tujuan suci yang tertulis dalam tintah sejarah.

Dalam merumuskan gagasan kebangsaan yang lahir dari Himpunan Mahasiswa Islam lebih khususnya Cabang Yogyakarta, membutuhkan pola perkaderan yang sistematis tidak hanya berada dalam Traning-Traning formal, namun gagasan kebangsaan harus berangkat dari derita luka dan air mata kaum miskin sebagai jembatan jihad intelektual kader Hmi. Sehingga tolak ukur keberhasilan perkaderan yaitu kader yang mempunyai lima kualitas cita. Selain itu, perkaderan HMI sebagai laboratorium intelektual menjadi jembatan dalam menumbuhkan kesadaran kader sebagaimana yang dijelaskan dalam tujuan Latihan Kader I “membentuk kepribadian muslim yang berkualitas akademis, sadar akan fungsi serta perannya dalam berorganisasi, serta bertanggung jawab sebagai kader umat dan bangsa”. Sehingga mampu melahirkan wawasan ke-Islaman, ke-Indonesiaan, dan keMahasiswaan yang utuh sebagai dasar merumuskan gagasan kebangsaan. Menurut Agusalim Sitompul dalam bukunya Menyatu dengan Umat, Menyatuh dengan Bangsa (Pemikiran Keislaman-Keindonesiaa), tidak hanya minitik beratkan kepada penyatuan solidaritas yang kaku, dogma, ataupun doktrin. Namun proses penyatuan antara keumatan dan kebangsaan sebagai spirit yang mempunyai metodologi sistematis yang dirumuskan melalui ruang-ruang perkaderam Himpunan Mahasiswa Islam (Hmi). Perkaderan HMI harus mampu tumbuh dan berkembangan dalam ruang sosial dan keagamaan sebagai bentuk implementasi insan pengabdi, yang dilandasi dengan tanggung jawab yang lahir secara sadar pada diri kader, Fungsi HMI sebagai organisasi kader menjadikan gerak langkah keorganisasian menitikberatkan pada pengembangan kualitas SDM kader sebagaimana yang diharapkan Pedoman Perkaderan HMI. 

  • Penulis: Madarudin Lapandewa
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pulau Morotai Gelar Doa Lintas Agama untuk Perkuat Persatuan dan Toleransi

    Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pulau Morotai Gelar Doa Lintas Agama untuk Perkuat Persatuan dan Toleransi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, PULAU MOROTAI – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai menggelar kegiatan Doa Lintas Agama. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan sinergitas antarumat beragama di wilayah Kabupaten Pulau Morotai. Kegiatan yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” tersebut berlangsung khidmat di Aula Polres Pulau Morotai, Desa Darame, […]

  • HERMENEUTIKA PEMBEBASAN DAN PERAN STRATEGIS TOKOH AGAMA

    HERMENEUTIKA PEMBEBASAN DAN PERAN STRATEGIS TOKOH AGAMA

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sahrul Ali Poipessy
    • visibility 913
    • 0Komentar

    Hermeneutika pembebasan berangkat dari pendekatan yang ditawarkan oleh Hasan Hanafi dalam rangka untuk memahami Al-Qur’an. Pendekatan ini merupakan salah satu cara dan alternatif baru dalam menafsirkan teks suci dengan tujuan untuk membebaskan manusia dari berbagai bentuk ketidakadilan, penindasan, dan eksploitasi. Dalam pengembangannya, Hanafi banyak dipengaruhi oleh pemikiran Hans-Georg Gadamer dan Edmund Husserl yang merupakan dua […]

  • Ketua PC PMII D.I. Yogyakarta

    Muh Faisal Terpilih sebagai Ketua PC PMII D.I. Yogyakarta dalam Konfercab XLVI

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Muzsta
    • visibility 586
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) – Konferensi Cabang (Konfercab) PMII D.I. Yogyakarta ke-46 resmi menetapkan Muh Faisal sebagai Ketua PC PMII DIY terpilih. Proses pemilihan berlangsung pada Senin pagi, 8 Desember 2025, bertempat di Pondok Pesantren Al Kodir, Kaliurang. Pemilihan berlangsung demokratis dengan menghadirkan dua pasangan calon: Setelah melalui proses pemungutan suara, Muh Faisal unggul dan dinyatakan sebagai […]

  • Ketua Ansor Malut Tegaskan Komitmen: Kritik Membangun untuk Kemajuan Maluku Utara

    Ketua Ansor Malut Tegaskan Komitmen: Kritik Membangun untuk Kemajuan Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Nurul Hafizatul
    • visibility 814
    • 0Komentar

    Ternate, 25 April 2025 – GP Ansor Maluku Utara menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan pengawal kepentingan rakyat dalam puncak peringatan Harlah ke-91, Kamis (24/4/2025) di Ballroom Muara Ternate. Ketua GP Ansor Maluku Utara Syarif Abdullah menekankan peran strategis organisasi dalam penguatan sektor pangan dan pelestarian nilai-nilai kebhinekaan. “GP Ansor akan terus memperkuat kemandirian pangan Maluku Utara. […]

  • Jais tagih janji kampanye Rusli-Rio yang sempat menjanjikan program lansia hingga Rp2 juta.

    Jais tagih janji kampanye Rusli-Rio yang sempat menjanjikan program lansia hingga Rp2 juta.

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 477
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kebijakan alokasi anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai memicu polemik hangat. Langkah daerah menggelontorkan anggaran hingga Rp891,9 juta untuk operasional Satuan Tugas (Satgas) tahun 2026 dinilai mencederai rasa keadilan publik, terutama di tengah mandeknya realisasi janji politik peningkatan bantuan sosial (bansos) bagi para lanjut usia (lansia). Sorotan tajam tersebut dilayangkan oleh […]

  • Anak Sultan Ternate

    Sultan Ternate Suarakan Hak Masyarakat Adat di DPD RI, Gemusba: Negara Harus Paham Sejarah

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 484
    • 0Komentar

    JAKARTA, BALENGKO SPACE – Persoalan agraria dan hak masyarakat adat kembali menjadi sorotan nasional. Sultan Ternate ke-49, Sultan Hidayatullah Mudaffar Sjah, menyampaikan pandangan mendalam mengenai kedudukan tanah adat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI di Jakarta, Rabu (15/4/2026). Penyampaian Sultan tersebut dipandang bukan sekadar urusan lahan, melainkan ujian […]

expand_less