Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » PERKADERAN HMI SEBAGAI LABORATORIUM INTELEKTUAL DANGAGASAN KEBANGSAAN

PERKADERAN HMI SEBAGAI LABORATORIUM INTELEKTUAL DANGAGASAN KEBANGSAAN

  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 521
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Himpunan Mahasiswa Islam yang prakarsai oleh Ayah Handa Lafran Pane pada tanggal 5 Februari Tahun 1947 bertepatan di Sekolah Tinggi Islam (STI) di ruang mata kuliah ilmu Tafsir dengan tujuan pertama mempertahankan NKRI dan Mempertinggi derajat rakyat Indonesia, kedua Menegakkan serta mengembangkan ajaran Islam. Kedua tujuan ini sebagai dasar moral pijakan perkaderan yang harus di tanamkan pada setiap kader Himpunan Mahasiswa Islam. Perkaderan harus difahami sebagai jalan jihad intelektual kader HMI yang tumbuh dalam ruang-ruang dialektika. Ruang yang tidak hanya melahirkan pradikma politik structural, namun ruang transformasi gagasan kebangsaan sebagai wujud nyata dari tujuan HMI. Selain itu proses perkaderan tidak hanya dipahami dalam forum LKI, LKII ataupun LKIII, namun perkaderan diformulasi dalam dimensi Sosial, Sejarah, dan Alam Semesta sebagai tugas yang di embang oleh kader HMI. Wacana kebanggsaan akan menjadi tanda tanya, bahkan kehilangan makna seketika pola perkaderan tidak mampu membangun kepekaan kader HMI dalam membaca problem sosial yang hari ini terjadi. Mempertahankan NKRI dan mempertinggi derajat rakyat Indonesia merupakan tanggung jawab moral yang melahirkan komitmen kebangsaan dalam setiap nadi perjuangan. Sehingga perkaderan menjadi peran penting dalam mewujudkan tujuan suci yang tertulis dalam tintah sejarah.

Dalam merumuskan gagasan kebangsaan yang lahir dari Himpunan Mahasiswa Islam lebih khususnya Cabang Yogyakarta, membutuhkan pola perkaderan yang sistematis tidak hanya berada dalam Traning-Traning formal, namun gagasan kebangsaan harus berangkat dari derita luka dan air mata kaum miskin sebagai jembatan jihad intelektual kader Hmi. Sehingga tolak ukur keberhasilan perkaderan yaitu kader yang mempunyai lima kualitas cita. Selain itu, perkaderan HMI sebagai laboratorium intelektual menjadi jembatan dalam menumbuhkan kesadaran kader sebagaimana yang dijelaskan dalam tujuan Latihan Kader I “membentuk kepribadian muslim yang berkualitas akademis, sadar akan fungsi serta perannya dalam berorganisasi, serta bertanggung jawab sebagai kader umat dan bangsa”. Sehingga mampu melahirkan wawasan ke-Islaman, ke-Indonesiaan, dan keMahasiswaan yang utuh sebagai dasar merumuskan gagasan kebangsaan. Menurut Agusalim Sitompul dalam bukunya Menyatu dengan Umat, Menyatuh dengan Bangsa (Pemikiran Keislaman-Keindonesiaa), tidak hanya minitik beratkan kepada penyatuan solidaritas yang kaku, dogma, ataupun doktrin. Namun proses penyatuan antara keumatan dan kebangsaan sebagai spirit yang mempunyai metodologi sistematis yang dirumuskan melalui ruang-ruang perkaderam Himpunan Mahasiswa Islam (Hmi). Perkaderan HMI harus mampu tumbuh dan berkembangan dalam ruang sosial dan keagamaan sebagai bentuk implementasi insan pengabdi, yang dilandasi dengan tanggung jawab yang lahir secara sadar pada diri kader, Fungsi HMI sebagai organisasi kader menjadikan gerak langkah keorganisasian menitikberatkan pada pengembangan kualitas SDM kader sebagaimana yang diharapkan Pedoman Perkaderan HMI. 

  • Penulis: Madarudin Lapandewa
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Hari Gizi Nasional ke-65: Tidak hanya Hiburan tetapi harus menjadi Momen Penting untuk Edukasi Gizi dan Kesehatan

    Gelar Hari Gizi Nasional ke-65: Tidak hanya Hiburan tetapi harus menjadi Momen Penting untuk Edukasi Gizi dan Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Hari Gizi Nasional ke-65 yang mengusung tema “Pilih Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat” menjadi salah satu momen strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dalam kehidupan sehari-hari. Tema ini sangat relevan mengingat tingginya angka permasalahan gizi di Indonesia, seperti stunting, obesitas, dan kekurangan zat gizi mikro yang masih menjadi tantangan […]

  • Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara

    LBH Ansor Maluku Utara: Status Kuasa Pengguna Anggaran Bukan Penentu atau Pengendali Anggaran Tunjangan DPRD

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 2.014
    • 0Komentar

    Maluku utara (BALENGKO)— Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menanggapi dinamika pemberitaan mengenai dugaan penyimpangan tunjangan operasional dan rumah tangga DPRD Maluku Utara periode 2019–2024, khususnya yang mengaitkan mantan Sekretaris DPRD, Abubakar Abdullah, dengan posisi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam proses penganggaran tunjangan DPRD. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, S.H., menegaskan bahwa […]

  • Suasana penyuluhan bahaya narkoba di Balai Desa Karangmanggis bersama mahasiswa KKN dan BNN Kendal

    Mahasiswa KKN Universitas Alma Ata dan BNN Kendal Edukasi Generasi Muda di Desa Karangmanggis

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 866
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Karangmanggis, Kendal Kamis (14/8/25)– Pemerintah Desa Karangmanggis bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 4 Universitas Alma Ata Yogyakarta dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kendal menggelar penyuluhan bahaya narkoba. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Karangmanggis dan menghadirkan Kepala Desa, perangkat desa, Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (BabinKamtibmas), […]

  • Source : www.vice.com

    Belajar Nasionalisme dari Etnis Tionghoa

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Malut
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Komunitas Tionghoa sangat menarik untuk dicatat karena terdapat beberapa literatur menegaskan perihal asal-muasal etnis Tionghoa di Indonesia. Etnis ini berawal dari para migran yang masuk ke nusantara ratusan tahun yang lalu. Mereka datang dengan latar belakang sejarah Tiongkok yang tua dan besar-empat ribu tahun yang lalu. Implikasinya, etnis Tionghoa yang tersebar di seluruh Asia Tenggara-bahkan […]

  • THE BAM dan Pesan Berani dari Single “Laga Papi Tampil”

    THE BAM dan Pesan Berani dari Single “Laga Papi Tampil”

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram Iqbalns Rapper asal Bandung, The Bam, kembali menggebrak dengan single terbarunya yang berjudul “Laga Papi Tampil.” Lagu ini hadir sebagai medium untuk menyuarakan keresahan para “Papi,” atau pria dewasa yang seringkali menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan. The Bam menggambarkan lagu ini sebagai cerminan pengalaman pribadi dan kisah-kisah teman-temannya. “Pesan utamanya jelas […]

  • Suasana pembukaan Konfercab II dan PKD III GP Ansor Halmahera Selatan

    Konfercab II dan PKD III GP Ansor Halmahera Selatan Resmi Dibuka

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 263
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, BACAN – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Halmahera Selatan resmi menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) II sekaligus Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) III. Hajatan akbar organisasi kepemudaan ini dipusatkan di Aula Hotel Buana Lipu, Bacan, pada Jumat (17/07/2026). Mengusung tema “Merawat Nilai, Memperkuat Khidmat dan Meneguhkan Kepemimpinan Menuju Ansor Masa Depan”, forum […]

expand_less