Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » PERKADERAN HMI SEBAGAI LABORATORIUM INTELEKTUAL DANGAGASAN KEBANGSAAN

PERKADERAN HMI SEBAGAI LABORATORIUM INTELEKTUAL DANGAGASAN KEBANGSAAN

  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 459
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Secara umum, perkaderan sebagai pelatihan di HMI bertujuan untuk mencapai tujuan pelatihan itu sendiri dengan kerangka materi sebagai sumber wawasan dan aktualisasinya pada sesi bersama instruktur. Maka peran instruktur dan fungsi sesi MoT menjadi kunci dalam keberhasilan pelatihan di HMI dan instruktur harus benar-benar menguasai materi serta metode penilaian peserta. Relevan pada metode penilaian pada pendidikan orang dewasa dengan memadukan aspek pengetahuan, kecakapan, dan sikap, sesuai dengan kerangka penilaian kognitif, psikomotorik, dan afektif (Djumena, 2016; Noviansah 2020). Dalam proses pengembangan kualitas instruktur dan kader dalam memahami materi dapat ditinjau dari kehadiran peserta serta aktivitas peserta selama sesi materi berlangsung, yaitu kedisiplinan, keaktifan, kontribusi menjadi moderator, dan pemahaman yang diuji menggunakan penugasan berupa review materi. Aktivitas peserta yang dapat ditinjau dari sesi MoT yang diisi dengan FGD atau pengayaan materi dapat berupa gagasan yang dikemukakan oleh peserta dan rasa tanggung jawab berupa sikap yang konstruktif pada sesi kegiatan dan tenggang rasa pada sesama. Kita tahu berasama bahwa Latihan Kader I merupakan gerbang awal yang krusial bagi setiap anggota baru untuk menempa diri, membentuk karakter dan menancapkan pondasi kesadaran serta integritas yang tinggi dan kuat. Namun yang selalu menjadi problematic di tubuh yaitu Komsariat mengunakan pola perkaderan yang hanya menghadirkan Follow Up tanpa mengetahui kulturl komsariat dari 25 komsariat di bawa naungan HMI Cabang Yogyakarta. Follow Up selalu dikenal sebagai rutinitas pasca Latihan Kader I, namun yang harus dipikirkan adalah bagamana cara menjawab kebutuhan-kebutuhan kader yang memiliki bigron jurusan yang berbeda-beda.

Proses pembinaan anggota baru HMI merupakan tugas dan tanggung jawab dari komisariat dan cabang. Bentuk-bentuk pembinaan kader HMI seperti, Latihan Kader: LK I, LK II, dan LK III; kegiatan informal: diskusi, bakti sosial, kepanitiaan dan lain-lain; penguatan: follow up, pelatihan, up grading. Dalam kondisi pembinaan anggota di HMI Cabang Yogyakarta dalam rentang waktu tahun 2024-2026 mengalami kemunduran di mana organ-organ yang ada di HMI Cabang Yogyakarta baik bidang maupun Lembaga Badan Pengelolah Latihan (BPL) tidak menjalankan fungsinya secara maksimal. Kondisi ini membuat anggota HMI Cabang Yogyakarta kehilangan wadah untuk menemukan dan mengembangkan potensi dirinya, apalagi setelah pasca LKI, LKII dan SC tidak ada lagi kelas-kelas pengembagan dan pendalaman materi yang mempersipakan regenerasi di kemudiam hari. Saya menganggap ini adalah masa transisi bagi Badan Pengelolah Latihan HMI (BPL) Cabang Yogyakarta, untuk menatah ulang pola perkaderan yang selalu adaptif dan progresif sesuai dengan kemajuan zaman dan memperhatikan pengembangan sumber daya manusia (SDM) demi mengembalikan marwah HMI Cabang Yogyakarta sebagai titik nadi pradaban HMI.

  • Penulis: Madarudin Lapandewa
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarif Robo: Dari Inspirasi Kampung Hingga Menjadi Dosen dan Kandidat Doktor

    Sarif Robo: Dari Inspirasi Kampung Hingga Menjadi Dosen dan Kandidat Doktor

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Sarif Robo, putra sulung dari pasangan alm. Lukman Robo dan Nurain Hadad, tumbuh sebagai sosok yang menginspirasi di kampung halamannya Kulaba. Lahir sebagai anak pertama dari lima bersaudara, Sarif tidak hanya menjadi panutan bagi adik-adiknya, tetapi juga bagi banyak anak muda di sekitarnya. Dengan perjalanan pendidikan yang penuh tekad, ia kini menjadi seorang dosen sekaligus […]

  • Aktivitas pembukaan lahan seluas lebih dari satu hektare di Desa Cucumare, Kabupaten Pulau Morotai, untuk pembangunan mess serta lokasi penampungan material Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Intimkara diduga telah berlangsung sejak dua pekan terakhir tanpa keterbukaan informasi dan kejelasan persyaratan administrasi.

    Aktivitas Pembukaan Lahan AMP PT Intimkara di Cucumare Disorot, Izin Lingkungan Dipertanyakan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 189
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Aktivitas pembukaan lahan seluas lebih dari satu hektare di Desa Cucumare, Kabupaten Pulau Morotai, untuk pembangunan mess serta lokasi penampungan material Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Intimkara diduga telah berlangsung sejak dua pekan terakhir tanpa keterbukaan informasi dan kejelasan persyaratan administrasi. Kegiatan tersebut bahkan belum diketahui memiliki dokumen lingkungan yang […]

  • Forum BEM Se-DIY menggelar aksi damai memperingati Hari HAM Sedunia di Perempatan Gondomanan, Yogyakarta, disertai sholat ghoib dan doa bersama untuk korban banjir bandang di Sumatera, 10 Desember 2025.”

    Forum BEM Se-DIY Gelar Aksi Hari HAM Sedunia, Sholat Ghoib, dan Penggalangan Dana Akbar untuk Sumatera

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Daftar Tuntutan Aksi Hari HAM Sedunia Dalam aksi 10 Desember tersebut, Forum BEM Se-DIY membawa sembilan tuntutan utama: Aksi berlangsung tertib, diakhiri dengan doa bersama dan penggalangan dana yang mengajak seluruh masyarakat untuk menunjukkan solidaritas bagi para korban bencana di Sumatera.

  • Kasus Kekerasan Daycare Jogja

    Kasus Kekerasan Daycare Jogja: Praktisi Hukum Desak Polisi Gerak Cepat Lindungi Hak Anak

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA, BALENGKO SPACE – Mencuatnya dugaan Kasus Kekerasan Daycare Jogja yang melibatkan lebih dari satu korban memantik kekhawatiran publik. Praktisi hukum mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan tidak setengah hati dalam mengusut tuntas perkara yang mencederai hak-hak anak tersebut. Ketua Bidang Hukum dan HAM PB PII sekaligus Advokat GRS Law Office, Gusti Rian […]

  • BEM UNIPAS Morotai Desak Polres Usut Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT Intimkara

    BEM UNIPAS Morotai Desak Polres Usut Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT Intimkara

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pasifik (UNIPAS) Morotai secara resmi mendesak Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai untuk segera mengambil tindakan hukum terkait dugaan pelanggaran tata ruang dan lingkungan oleh PT Intimkara. Desakan ini muncul menyusul adanya pengakuan dari pihak perusahaan serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulau Morotai bahwa aktivitas pembukaan […]

  • Korban Kecelakaan di Morotai Mengaku Ditekan Saat Teken Surat Damai, Kaki Terancam Infeksi

    Korban Kecelakaan di Morotai Mengaku Ditekan Saat Teken Surat Damai, Kaki Terancam Infeksi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 411
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Seorang ibu rumah tangga berinisial CMB, warga Kabupaten Pulau Morotai, mengalami patah kaki serius setelah diduga ditabrak sepeda motor yang dikendarai seorang oknum anggota polisi berinisal AS (24/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIT. Kecelakaan tersebut terjadi di pertigaan depan Kantor Samsat Daruba, tepatnya di depan Toko Haji Murni. Saat itu, korban baru […]

expand_less