Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Bisa Ganggu Proses Hukum, GP Ansor Morotai Soroti Tekanan Opini Kasus Tunjangan DPRD

Bisa Ganggu Proses Hukum, GP Ansor Morotai Soroti Tekanan Opini Kasus Tunjangan DPRD

  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 267
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

MOROTAI (BALENGKO) – Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Pulau Morotai, Safrudin Boy, memberikan pernyataan tegas terkait perkembangan dugaan persoalan tunjangan di DPRD Provinsi Maluku Utara periode 2019–2024. Ia menekankan bahwa penanganan perkara yang kini tengah diproses oleh Kejaksaan Tinggi Maluku Utara harus tetap berada dalam koridor negara hukum yang murni.

Dalam keterangannya di Pulau Morotai pada Selasa (17/2/2026), Safrudin mengingatkan bahwa setiap proses hukum memiliki tahapan yang diatur ketat dalam sistem peradilan pidana. Menurut pandangan GP Ansor Pulau Morotai, tahap penyidikan saat ini bertujuan untuk mencari serta mengumpulkan alat bukti yang sah guna membuat terang suatu tindak pidana.

Safrudin menjelaskan bahwa tahap penyidikan bersifat investigatif dan belum merupakan sebuah kesimpulan akhir yang bisa dihakimi oleh massa. Ia menilai pembentukan opini publik yang mengarah pada penetapan kesalahan sebelum adanya keputusan resmi berpotensi mencederai sistem hukum kita.

“Proses ini adalah ruang bagi penyidik untuk bekerja secara profesional. GP Ansor Pulau Morotai memandang bahwa opini yang berkembang terlalu dini justru berisiko bertentangan dengan asas praduga tak bersalah (presumption of innocence), yang merupakan prinsip fundamental dalam hukum pidana modern,” ujar Safrudin.

  • Penulis: Mursid Puko
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menggali Api Islam Cak Nur

    Menggali Api Islam Cak Nur

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Arsrhum
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Dikisahkan dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Faudi, suatu ketika Mintaredja, seorang politisi dan pejabat pemerintahan pada masa Orde Baru, mengajukan pertanyaan kepada Lafran Pane: mengapa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) harus bersikap independen? “Kami independen tidak bergabung dan menjadi bagian dari partai politik untuk membuktikan kesungguhan kami mempersatukan semua bagian umat tidak peduli partai […]

  • Integrasi Teori Sastra dalam Pendidikan: Mengasah Cipta, Rasa, dan Nilai Moral untuk Kehidupan Sehari-hari

    Integrasi Teori Sastra dalam Pendidikan: Mengasah Cipta, Rasa, dan Nilai Moral untuk Kehidupan Sehari-hari

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea Guru MTs Negeri 1 Pulau Morotai
    • visibility 170
    • 0Komentar

    pendidikan sering kali disalahartikan sebagai proses transfer pengetahuan semata, di mana keberhasilan diukur dari kemampuan kognitif siswa dalam menyerap fakta dan data. Namun, esensi pendidikan yang sejati terletak pada pembentukan manusia yang utuh individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional, sosial, dan moral. Dalam konteks inilah, pembelajaran sastra memegang peranan […]

  • Abdurahman bin Kamel Assegaf Kecam Keras Pernyataan Rasis Muhammad Fuad Riyadi terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri

    Abdurahman bin Kamel Assegaf Kecam Keras Pernyataan Rasis Muhammad Fuad Riyadi terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Nurul Hafizatul
    • visibility 681
    • 0Komentar

    Ternate, (28/3/25), Melalui pesan WhatsApp yang diterima pada 28 Maret 2025, Abdurahman bin Kamel Assegaf, Mudir Pondok Pesantren Al-Khairat Sasa dan anggota Abnul Khoirat, dengan tegas mengecam tindakan pernyataan rasis yang dilontarkan oleh Muhammad Fuad Riyadi, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Fuad Plered, terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri. Dalam pesan […]

  • Asril Sermaf berpose usai ditetapkan sebagai Formatur Ketua Umum Komisariat Persiapan (P) Ali Maksum HMI Cabang Yogyakarta dalam Rapat Anggota Komisariat Luar Biasa (RAKLB) Ke-I yang digelar di Gedung Kebudayaan Lafran Pane, Sekretariat HMI Cabang Yogyakarta, Minggu (8/2/2026).

    Komisariat (P) Ali Maksum Resmi Berdiri, RAKLB Ke-I Tetapkan Formatur dan Caretaker

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta resmi mendirikan Komisariat Persiapan (P) Ali Maksum melalui Rapat Anggota Komisariat Luar Biasa Ke-1 (RAKLB Ke-I) yang digelar pada Minggu, 8 Februari 2026 (19 Sya’ban 1447 H) bertempat di Gedung Kebudayaan Lafran Pane, Sekretariat HMI Cabang Yogyakarta. Forum tertinggi komisariat tersebut menetapkan M. Asril Sermaf sebagai […]

  • (Fahri Sibua) Sekretaris Cabang PMII Pasifik Morotai Periode 2022-2023

    Era Baru PMII: Menggugat Paradigma Gerakan atau Sekadar Romantisme Sejarah?

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle (Fahri Sibua) Sekretaris Cabang PMII Pasifik Morotai Periode 2022-2023
    • visibility 943
    • 0Komentar

    “Era Baru PMII”, yang ditandai dengan perubahan dalam arsitektur organisasi, strategi pergerakan, dan orientasi kebijakan organisasi, tampaknya masih jauh dari kenyataan dalam proses pembentukan kader saat ini. Dalam kenyataannya, sistem kaderisasi PMII masih terhambat oleh pendekatan konvensional yang mengarah dari puncak struktur ke bawah, yang lebih berfokus pada kepatuhan terhadap hierarki organisasi. Pendekatan ini gagal […]

  • Abyakto: Perjalanan Fotografi di Dunia Hiphop yang Penuh Inspirasi

    Abyakto: Perjalanan Fotografi di Dunia Hiphop yang Penuh Inspirasi

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Abaykto sedang memotret rapper dengan teknik fisheye di sebuah studio hiphop.

expand_less