Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Komunitas Magister Maluku Utara DIY Tanyakan Arah Pendidikan Malut: Apakah Kita Sedang Membangun Sekolah atau Sekadar Bangunan?

Komunitas Magister Maluku Utara DIY Tanyakan Arah Pendidikan Malut: Apakah Kita Sedang Membangun Sekolah atau Sekadar Bangunan?

  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • visibility 2.654
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Balengkospace.com, Yogyakarta, 15 Juni 2025 – Komunitas Magister Peduli Pendidikan Maluku Utara (KOMPPI-MU) di Yogyakarta menyuarakan kritik tajam terhadap arah kebijakan pendidikan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Melalui rilis pers resminya, KOMPPI menilai bahwa banyak program pendidikan yang dijalankan masih bersifat seremonial dan tidak menjawab kebutuhan riil masyarakat, khususnya di daerah terpencil.

Ketua KOMPPI Maluku Utara di Yogyakarta, Muhammad Asmar Joma, menyebut bahwa klaim-klaim seperti pendidikan gratis dan pembangunan infrastruktur sekolah di pulau-pulau kecil harus diuji secara empiris. Ia menilai pembangunan masih terlalu berfokus pada aspek fisik tanpa diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kami melihat adanya kesenjangan besar antara retorika pembangunan dan kondisi lapangan. Infrastruktur penting, tetapi kualitas pendidikan dan akses yang adil jauh lebih mendesak,” ujar Asmar Joma, Sabtu (15/6/2025).

Dalam pengamatannya, KOMPPI menemukan masih banyak sekolah di wilayah terpencil Maluku Utara yang menghadapi kondisi memprihatinkan. Fasilitas rusak, sanitasi buruk, akses listrik minim, hingga tidak adanya koneksi internet menjadi masalah klasik yang tak kunjung tuntas. Selain itu, guru-guru honorer masih digaji rendah dan bekerja di bawah tekanan tanpa perlindungan yang layak.

“Pendidikan gratis tidak boleh dimaknai sebagai pendidikan murahan. Kualitas dan kelayakan harus menjadi standar minimum,” tegas Asmar.

KOMPPI juga menyoroti lemahnya perhatian pemerintah terhadap pendidikan berbasis budaya. Erosi identitas dan punahnya bahasa daerah menjadi sinyal darurat yang, menurut mereka, tidak cukup ditanggapi serius oleh Dinas Pendidikan maupun Gubernur.

“Pendidikan bukan hanya soal akademik, tapi soal nilai, karakter, dan kebudayaan. Kalau generasi muda kehilangan jati diri, itu bukan kemajuan, tapi kemunduran,” tambahnya.

KOMPPI menyampaikan bahwa pendekatan teknokratis yang hanya mengejar capaian angka-angka, proyek, dan akreditasi tidak menjamin kualitas pendidikan secara menyeluruh. Mereka mendorong Gubernur dan Dinas Pendidikan Maluku Utara untuk mulai membangun pendidikan berbasis konteks lokal, partisipatif, dan inklusif.

“Sekolah seharusnya menjadi garda terdepan pelestarian budaya. Tetapi faktanya, banyak yang justru kehilangan fungsi itu karena kurikulum tidak relevan,” kata Asmar.

Sebagai komunitas akademik yang beranggotakan mahasiswa magister asal Maluku Utara di Yogyakarta, KOMPPI menyatakan kesiapannya untuk berdialog dan memberi masukan akademis secara konstruktif.

“Kami mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pendidikan saat ini, terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Kami siap hadir sebagai mitra kritis dan solutif,” tutup Asmar Joma.(red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fahrul Abd Muid, Dosen IAIN Ternate dan Wakil Ketua GP Ansor Maluku Utara

    Ansor Maluku Utara Ketahanan Pangan Menuju Kemandirian

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 1.263
    • 0Komentar

    Kata ‘Ansor’ diambil dari ismun-nama organisasi yang menaungi gerakan pemuda Nahdlatul Ulama. Dalam paruh pertama tahun 1900-an, ismun-nama ini dipilih oleh para ulama dan pendiri Gerakan Pemuda Ansor untuk organisasi pemuda NU. Penentuan ismun-nama ini bukan dilakukan secara asal-asalan-sembarangan, tetapi melalui proses tafakkur arrasikhun yang syamilah-mendalam. Organisasi pemuda NU ini pada akhirnya diberi ismun-nama ‘Ansor’, […]

  • Tampil di Pelantikan Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Kota Ternate IKPMKT DIY, Puisi Mahasiswa Halmahera Timur Getarkan Hati: Dari Sultan Khairun hingga Maba Sangaji

    Tampil di Pelantikan Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Kota Ternate IKPMKT DIY, Puisi Mahasiswa Halmahera Timur Getarkan Hati: Dari Sultan Khairun hingga Maba Sangaji

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.562
    • 0Komentar

    balengkospace.com Yogyakarta, 16 Juni 2025 – Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Kota Ternate (IKPMKT) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2025–2026 dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di Kantor Kalurahan Balecatur, Sleman, pada Minggu (15/6). Acara ini dihadiri puluhan mahasiswa asal Maluku Utara yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Yogyakarta. Sejumlah organisasi […]

  • Alfirdah Rap bersama komunitas Ngova Ngare Tidore saat perilisan single Wakanda Tercinta Play Button

    Ngova Ngare Jadi Rumah Kreatif Anak Muda Tidore, Rilis Single Rap “Wakanda Tercinta”

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 966
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Tidore – Nama Alfirdah Rap bukanlah nama baru di telinga penikmat musik hiphop Maluku Utara. Sejak era 2013–2015, ia sudah mencuri perhatian dengan karya rap khasnya yang penuh energi, lirik kuat, dan cara nge-rap yang berbeda dari lainnya. Setelah sekian lama vakum, kini ia mengejutkan publik dengan single terbaru berjudul “Wakanda Tercinta”. Single […]

  • DPRD Halmahera Barat Bentuk Pansus RSUD Jailolo, F. Glen Balatjai: Tak Ada Lagi yang Ditutup-tutupi

    DPRD Halmahera Barat Bentuk Pansus RSUD Jailolo, F. Glen Balatjai: Tak Ada Lagi yang Ditutup-tutupi

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Jailolo (BALENGKO) – DPRD Kabupaten Halmahera Barat resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) RSUD Jailolo dalam rapat paripurna, Kamis (16/4/2026). Langkah ini diambil untuk menelusuri berbagai persoalan yang mencuat, mulai dari pelayanan hingga pengelolaan rumah sakit. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Halmahera Barat, F. Glen Balatjai, mengapresiasi seluruh fraksi yang telah bersepakat hingga pansus terbentuk. “Ini […]

  • Skandal klaim lahan 700 hektar di Mamboro, Sumba Barat, dilaporkan ke Polda NTT atas dugaan penggunaan dokumen palsu yang menabrak aturan batasan lahan UUPA. Source : Istimewa

    Sengketa Lahan 700 Ha di Sumba Tengah: Diduga Gunakan Dokumen Palsu, Lima Orang Dilaporkan ke Polda NTT

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 2.381
    • 1Komentar

    SUMBA TENGAH, BALENGKO SPACE – Dugaan praktik mafia tanah dalam skala besar mencuat di wilayah Sumba Tengah. Skandal klaim lahan seluas 700 hektar yang berlokasi di Sawirara Undu Watu, Desa Wendewa Barat, Kecamatan Mamboro, kini resmi dilaporkan ke Mapolda NTT terkait dugaan penggunaan dokumen palsu. Daniel Ndala Wunu, warga Desa Wendewa Barat, melaporkan lima orang […]

  • Sejumlah pengurus IKA PMII Maluku Utara berfoto bersama perwakilan Harita Grup usai menggelar audiensi di Ternate.

    Perkuat Sinergitas, PW IKA PMII Malut Gelar Audiensi dengan Harita Grup

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 562
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) — Pengurus Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Muhajirin Bailussy terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen strategis di daerah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen organisasi untuk mendukung pembangunan Maluku Utara. “Selain membangun soliditas internal, kami juga terus menjalin konsolidasi dan […]

expand_less