Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Komunitas Magister Maluku Utara DIY Tanyakan Arah Pendidikan Malut: Apakah Kita Sedang Membangun Sekolah atau Sekadar Bangunan?

Komunitas Magister Maluku Utara DIY Tanyakan Arah Pendidikan Malut: Apakah Kita Sedang Membangun Sekolah atau Sekadar Bangunan?

  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • visibility 2.556
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Balengkospace.com, Yogyakarta, 15 Juni 2025 – Komunitas Magister Peduli Pendidikan Maluku Utara (KOMPPI-MU) di Yogyakarta menyuarakan kritik tajam terhadap arah kebijakan pendidikan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Melalui rilis pers resminya, KOMPPI menilai bahwa banyak program pendidikan yang dijalankan masih bersifat seremonial dan tidak menjawab kebutuhan riil masyarakat, khususnya di daerah terpencil.

Ketua KOMPPI Maluku Utara di Yogyakarta, Muhammad Asmar Joma, menyebut bahwa klaim-klaim seperti pendidikan gratis dan pembangunan infrastruktur sekolah di pulau-pulau kecil harus diuji secara empiris. Ia menilai pembangunan masih terlalu berfokus pada aspek fisik tanpa diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kami melihat adanya kesenjangan besar antara retorika pembangunan dan kondisi lapangan. Infrastruktur penting, tetapi kualitas pendidikan dan akses yang adil jauh lebih mendesak,” ujar Asmar Joma, Sabtu (15/6/2025).

Dalam pengamatannya, KOMPPI menemukan masih banyak sekolah di wilayah terpencil Maluku Utara yang menghadapi kondisi memprihatinkan. Fasilitas rusak, sanitasi buruk, akses listrik minim, hingga tidak adanya koneksi internet menjadi masalah klasik yang tak kunjung tuntas. Selain itu, guru-guru honorer masih digaji rendah dan bekerja di bawah tekanan tanpa perlindungan yang layak.

“Pendidikan gratis tidak boleh dimaknai sebagai pendidikan murahan. Kualitas dan kelayakan harus menjadi standar minimum,” tegas Asmar.

KOMPPI juga menyoroti lemahnya perhatian pemerintah terhadap pendidikan berbasis budaya. Erosi identitas dan punahnya bahasa daerah menjadi sinyal darurat yang, menurut mereka, tidak cukup ditanggapi serius oleh Dinas Pendidikan maupun Gubernur.

“Pendidikan bukan hanya soal akademik, tapi soal nilai, karakter, dan kebudayaan. Kalau generasi muda kehilangan jati diri, itu bukan kemajuan, tapi kemunduran,” tambahnya.

KOMPPI menyampaikan bahwa pendekatan teknokratis yang hanya mengejar capaian angka-angka, proyek, dan akreditasi tidak menjamin kualitas pendidikan secara menyeluruh. Mereka mendorong Gubernur dan Dinas Pendidikan Maluku Utara untuk mulai membangun pendidikan berbasis konteks lokal, partisipatif, dan inklusif.

“Sekolah seharusnya menjadi garda terdepan pelestarian budaya. Tetapi faktanya, banyak yang justru kehilangan fungsi itu karena kurikulum tidak relevan,” kata Asmar.

Sebagai komunitas akademik yang beranggotakan mahasiswa magister asal Maluku Utara di Yogyakarta, KOMPPI menyatakan kesiapannya untuk berdialog dan memberi masukan akademis secara konstruktif.

“Kami mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pendidikan saat ini, terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Kami siap hadir sebagai mitra kritis dan solutif,” tutup Asmar Joma.(red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fahrul Abd Muid, Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Maluku Utara.

    Positive Thinking dan Kekuasaan: Cara Gubernur Membentuk Nasib Rakyat

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Penulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Malut
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Ternyata pikiran kita bisa menciptakan realitas-kenyataan. Hal inilah yang selalu dilakukan oleh Gubernur dalam gaya kepemimpinannya. Bahwa pikiran bisa menentukan perilaku saya, anda dan kita semua. Gubernur tidak bisa berpikir siapa itu Gubernur, tetapi Gubernur bergantung pada apa yang Gubernur pikirkan tentang diri Gubernur. Gubernur itu ada, karena diadakan oleh Tuhan melalui rakyatnya. Maka dalam […]

  • Solusi Digital Containder Atasi Sampah dari Hulu ke Hilir

    Solusi Digital Containder Atasi Sampah dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, 22 Februari 2025 – Ciko Molle, Operation Manager dari Containder, melakukan kunjungan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Ternate di Kecamatan Ternate Barat hari ini. Dari kejauhan, tumpukan sampah yang semakin menggunung menyambut kedatangan tim. Ciko menegaskan, masalah sampah harus segera ditangani secara serius agar tidak menjadi boomerang di masa depan. […]

  • Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, saat berada di lokasi pengecekan stok beras di Gudang Bulog pada Kamis (8/1/2026), sebagai persiapan penyaluran bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Halmahera Barat. Sumber: Istimewa Play Button

    Pemprov Maluku Utara Mulai Salurkan Bantuan Korban Banjir di Halmahera Barat

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Sehari pasca banjir yang menerjang Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai melakukan langkah cepat penanganan dengan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Pada Kamis, 8 Januari 2026, sekitar pukul 09.10 WIT, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, melakukan pengecekan langsung stok beras di Gudang Bulog sebagai persiapan distribusi bantuan […]

  • Penulis : Fahmil Usman Source : Istimewa

    Menghadapi Obesitas Tidak Cukup Hanya dengan Edukasi

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Fahmil Usman
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Peringatan World Obesity Day 2026 kembali mengingatkan bahwa obesitas bukan sekadar persoalan gaya hidup individu. Selama ini, narasi yang berkembang di masyarakat sering kali menyederhanakan obesitas sebagai akibat dari kurangnya disiplin dalam menjaga pola makan atau kurangnya aktivitas fisik. Padahal, realitasnya jauh lebih kompleks. Lingkungan pangan, kebijakan pemerintah, serta strategi industri makanan dan minuman memiliki […]

  • LBH Ansor Ternate menyerahkan laporan ke Dewan Pers terkait pemberitaan sepihak

    LBH Ansor Ternate Laporkan Dugaan Pemberitaan Sepihak ke Dewan Pers

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 805
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO SPACE) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate melaporkan dugaan pemberitaan sepihak ke Dewan Pers Republik Indonesia. Laporan ini diajukan karena sejumlah pemberitaan media online JendelaNewsTV.com dinilai tidak berimbang dan mencederai kehormatan Yusri N. Samsudin, ASN Kementerian Agama Maluku Utara. Ketua LBH Ansor Ternate, Zulfikran Bailussy, SH, menjelaskan bahwa pihaknya menempuh jalur […]

  • Mahasiswa baru UNJAYA mengikuti Sapa Achmad Yani Muda 2025.

    BEM UNJAYA 2025 Gelar Sapa Achmad Yani Muda dan UKM Fair Sambut Mahasiswa Baru

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 711
    • 0Komentar

    BEM UNJAYA 2025 menggelar Sapa Achmad Yani Muda dan UKM Fair 2025 di Yogyakarta, Senin (8/9). Agenda ini menyambut mahasiswa baru dan memperkenalkan semangat perjuangan Jenderal Achmad Yani. Presiden Mahasiswa UNJAYA 2025, Faturahman Djaguna, menyampaikan orasi di depan mahasiswa baru. Ia menegaskan bahwa mahasiswa UNJAYA harus memegang teguh spirit perjuangan Jenderal Achmad Yani. “Musuh kita […]

expand_less