Cegah Radikalisme di Media Sosial, Densus 88 Gelar Sosialisasi di SMA Al-Khairaat Ternate
- calendar_month Sen, 2 Feb 2026
- visibility 182
- comment 0 komentar

EDUKASI DIGITAL: Tim Satgaswil Maluku Utara membagikan brosur "Bebas Bersosmed dengan Aman dan Bijak" kepada murid SMA Al-Khairat Ternate sebagai bagian dari upaya preventif menangkal modus baru rekrutmen teroris melalui platform digital, Senin (2/2/2026). (Foto: Source Istimewa)
TERNATE (BALENGKO) – Tim Pencegahan Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Maluku Utara Densus 88 AT Polri melaksanakan kegiatan “Densus Goes to School: Save Generation” di SMA Al-Khairaat Kota Ternate, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini bertujuan membentengi generasi muda dari bahaya paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET), khususnya melalui media sosial dan game online.
Sosialisasi yang dimulai pukul 10.00 WIT ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA Al-Khairaat, Ibu Nandrah, serta diikuti oleh sekitar 35 murid kelas 3. Dalam sambutannya, Ibu Nandrah mengapresiasi kehadiran Tim Densus 88 dan menekankan pentingnya edukasi ini bagi siswa agar lebih bijak dalam bermedia sosial.
“Kami berharap murid-murid dapat membentengi diri dari paham IRET. Di sekolah ini, kami juga memiliki program ‘Budaya Sekolah’ seperti Sholat Dhuha dan zikir harian untuk membentuk karakter religius dan disiplin siswa,” ujar Ibu Nandrah.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Bripka M. Novrijal, S.H., didampingi Briptu Andi Riski Putra. Dalam paparannya, Bripka Novrijal mengungkap adanya modus baru rekrutmen terorisme yang kini menyasar anak usia sekolah (SMP-SMA) melalui platform game online.
Beberapa poin penting yang disampaikan dalam materi tersebut meliputi:
- Identifikasi Dini: Mengenali ciri-ciri anak muda yang mulai terpapar paham radikal.
- Modus Operandi: Rekrutmen kaum milenial melalui media sosial dan game online yang memanfaatkan fase pencarian jati diri.
- Faktor Kerentanan: Anak yang kurang perhatian orang tua (broken home) dan korban perundungan (bullying) menjadi target yang rentan.
- Peran Pengawasan: Pentingnya komunikasi terbuka dan pengawasan orang tua terhadap aktivitas digital anak.
Sebagai langkah konkret pencegahan, Tim Satgaswil Maluku Utara juga membagikan brosur bertajuk “Bebas Bersosmed dengan Aman dan Bijak” kepada seluruh peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka penyebaran paham radikal di lingkungan pendidikan dan masyarakat luas.
- Penulis: Redaksi Balengko Space
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media
- Sumber: Mursid Puko

Saat ini belum ada komentar