Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Komisariat (P) Ali Maksum Resmi Berdiri, RAKLB Ke-I Tetapkan Formatur dan Caretaker

Komisariat (P) Ali Maksum Resmi Berdiri, RAKLB Ke-I Tetapkan Formatur dan Caretaker

  • calendar_month 22 jam yang lalu
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

Yogyakarta (BALENGKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta resmi mendirikan Komisariat Persiapan (P) Ali Maksum melalui Rapat Anggota Komisariat Luar Biasa Ke-1 (RAKLB Ke-I) yang digelar pada Minggu, 8 Februari 2026 (19 Sya’ban 1447 H) bertempat di Gedung Kebudayaan Lafran Pane, Sekretariat HMI Cabang Yogyakarta.

Forum tertinggi komisariat tersebut menetapkan M. Asril Sermaf sebagai Formatur Ketua Umum Komisariat (P) Ali Maksum. Selain itu, forum juga menetapkan struktur caretaker yang terdiri dari:

  • Muhammad Al Amin sebagai Anggota Caretaker
  • K. Moh Reza sebagai Koordinator Caretaker
  • Suhail Elly sebagai Anggota Caretaker

Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta, Isra Boy, menegaskan bahwa bertambahnya satu komisariat baru di bawah naungan HMI Cabang Yogyakarta menjadi spirit baru, khususnya di lingkungan Kampus Universitas Alma Ata, untuk terus memperhatikan kondisi masyarakat sebagai bagian dari pengabdian kader HMI terhadap umat dan bangsa.

Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta, Isra Boy

“Kehadiran komisariat baru ini bukan hanya soal penambahan struktur organisasi, tetapi menjadi energi baru bagi kader HMI untuk lebih peka terhadap persoalan sosial dan memperkuat peran pengabdian di tengah masyarakat,” tegas Isra Boy.

Pendiri Komisariat (P) Ali Maksum, Suhail Elly, menyampaikan rasa bahagia dan haru atas terwujudnya gagasan yang telah diwacanakan sejak akhir tahun 2022. Ia menuturkan bahwa berdirinya komisariat ini merupakan hasil proses panjang yang direkomendasikan dalam Pleno II HMI Cabang Yogyakarta tahun 2025, sebelum akhirnya ditetapkan secara resmi melalui RAKLB Ke-I.

Pendiri Komisariat (P) Ali Maksum, Suhail Elly

“Sebagai pendiri, saya menyambut baik terbentuknya komisariat ini. Ada rasa bahagia, suka, dan haru yang bercampur menjadi satu saat RAKLB berlangsung di Gedung Kebudayaan Lafran Pane,” ujar Suhail.

Ia berharap Komisariat (P) Ali Maksum menjadi ruang kaderisasi yang konsisten, melahirkan insan akademis yang kritis, berintegritas, serta mampu mengaktualisasikan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Menurutnya, kehadiran komisariat di Universitas Alma Ata tidak boleh berhenti sebagai organisasi formal, tetapi harus menjadi wadah pembinaan intelektual dan moral mahasiswa, sekaligus mitra strategis kampus dalam menciptakan iklim akademik yang sehat dan dialogis.

“Selama komisariat ini berjalan pada koridor perjuangannya, maka keberadaannya akan menjadi aset penting, tidak hanya bagi kampus, tetapi juga bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Sementara itu, Bang Musta, pencetus, pendiri, dan pembina Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata (HIMAIT), turut mengapresiasi berdirinya Komisariat (P) Ali Maksum. Ia menilai kehadiran komisariat ini sebagai ruang strategis bagi mahasiswa untuk berproses dan mengembangkan diri melalui organisasi.

Bang Musta, pencetus, pendiri, dan pembina Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata (HIMAIT)

Menurutnya, HIMAIT sejak awal hadir sebagai wadah mahasiswa Indonesia Timur tanpa membatasi pilihan organisasi, baik eksternal seperti HMI, PMII, GMNI, maupun organisasi internal kampus.

“Mahasiswa Himpunan Timur Universitas Alma Ata Yogyakarta (HIMAIT) harus aktif berorganisasi karena tantangan dunia kerja sangat besar. Soft skill seperti manajemen emosi, public speaking, dan problem solving tidak diajarkan di ruang kelas, tetapi ditempa melalui organisasi,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pengalaman organisasi akan membentuk mahasiswa yang dewasa, berdaya saing, dan berkarakter, sehingga ketika kembali ke daerah asal mampu berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

RAKLB Ke-I Komisariat (P) Ali Maksum HMI Cabang Yogyakarta ini menjadi tonggak awal penguatan kaderisasi HMI di Universitas Alma Ata, sekaligus membuka harapan lahirnya kader-kader umat dan bangsa yang kritis, berintegritas, serta berpijak pada nilai keislaman dan keindonesiaan.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oleh : Asmaul Jinudin (Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia) Foto : Istimewa

    Menolak Lupa dalam Pusaran Janji yang Karut Marut

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Asmaul Jinudin (Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia)
    • visibility 231
    • 0Komentar

    “Di tengah gemerlap kota yang bising, disudut ruang yang hampa. Terdengar suara tangisan rakyat jelata yang menunggu dan menagih janji pemerinta terhadap kesejatraan rakyatnya.” Menolak Lupa dalam Pusaran Janji yang Karut-Marut memanifestasikan sebuah resistensi epistemologis terhadap dekadensi moral yang terbungkus dalam retorika banal. Dalam menggunakan kacamata fenomenologi Edmund Husserl, janji semestinya merupakan sebuah bentuk intensionalitas […]

  • SEKOLAH TANPA BEBAN, BELAJAR DENGAN TENANG

    SEKOLAH TANPA BEBAN, BELAJAR DENGAN TENANG

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Saya merasa takjub dengan kata-kata bijak yang dimunculkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, yakni: “Sekolah tanpa Beban, Belajar dengan Tenang”. Jika kata-kata bijak ini dialih-bahasakan kedalam bahasa Arab menjadi “madrasatun biduuni a‘baain diraasiyyatin bihuduu’in”. Saya serius memikirkan makna yang terkandung dibalik kata-kata bijak ini. Menurut ijtihad saya, ini sebuah kalam (ungkapan) yang […]

  • KONTROVERSIALITAS NUZULUL QUR’AN

    KONTROVERSIALITAS NUZULUL QUR’AN

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Turunnya al-Qur’an adalah terjemahan harfiah dari kata-kata “Nuzul al-Qur’an”. Kata “nuzul” terambil dari kata “nazala” yang secara loghawiyyah paling minimal memiliki dua ta’rif. Al-awwalu, bahwa kata “nazala” berarti singgah atau menempati, seperti dalam ungkapan bahasa arabnya, ”nazala al-amir al-madinah” yang artinya, “kepala negara itu telah singgah di kota. Al-tsani, bahwa kata “nazala” memiliki arti aktifitas […]

  • (Fahri Sibua) Sekretaris Cabang PMII Pasifik Morotai Periode 2022-2023

    Era Baru PMII: Menggugat Paradigma Gerakan atau Sekadar Romantisme Sejarah?

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle (Fahri Sibua) Sekretaris Cabang PMII Pasifik Morotai Periode 2022-2023
    • visibility 351
    • 0Komentar

    “Era Baru PMII”, yang ditandai dengan perubahan dalam arsitektur organisasi, strategi pergerakan, dan orientasi kebijakan organisasi, tampaknya masih jauh dari kenyataan dalam proses pembentukan kader saat ini. Dalam kenyataannya, sistem kaderisasi PMII masih terhambat oleh pendekatan konvensional yang mengarah dari puncak struktur ke bawah, yang lebih berfokus pada kepatuhan terhadap hierarki organisasi. Pendekatan ini gagal […]

  • Wagub Malut & Menkes Budi Gunadi Sadikin Letakkan Batu Pertama RSUD Sanana

    Wagub Malut & Menkes Budi Gunadi Sadikin Letakkan Batu Pertama RSUD Sanana

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 489
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Sanana, Kamis, 17 Juli 2025 Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan peningkatan kualitas RSUD Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Kamis (17/7/2025). Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, beserta jajaran, Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula, Ketua dan Anggota DPRD, Forkopimda, serta tenaga medis […]

  • HMPV Virus lama, ancaman baru?

    HMPV Virus lama, ancaman baru?

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Ilustrasi :Istimewa Pada akhir 2024, masyarakat dikejutkan oleh lonjakan kasus virus HMPV (Human Metapneumovirus) yang terus meningkat. Meski bukan virus baru, kemunculannya yang kembali meluas menimbulkan kekhawatiran di berbagai kalangan. Apa sebenarnya virus HMPV itu? Seberapa berbahayakah dampaknya? Menurut laporan dari Medical Review Virology, Human Metapneumovirus (HMPV) adalah anggota genus Metapneumovirus dalam famili Paramyxoviridae. Meski […]

expand_less