Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

  • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
  • visibility 1.296
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Gerakan mahasiswa selama ini dikenal sebagai agen perubahan sosial-politik yang membawa aspirasi rakyat dan menjadi suara moral bangsa. Akan tetapi dalam perkembangan kontemporer gerakan mahasiswa menghadapi tantangan serius berupa degradasi semangat, tujuan, dan bentuk perjuangan. Gerakan yang dahulu bersifat ideologis dan transformatif kini kerap terjebak dalam agenda pragmatis, partisan, bahkan kooptatif. Dalam banyak kasus kekinian mahasiswa terlihat tidak lagi sebagai kekuatan penekan yang independen melainkan menjadi instrumen kekuasaan atau bagian dari permainan elite politik. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mendasar apakah gerakan mahasiswa masih berjuang untuk merebut kemenangan rakyat atau justru tunduk pada logika kekuasaan yang menindas.

Penurunan daya kritis ini tidak muncul dalam ruang hampa semata ia merupakan bagian dari transformasi historis panjang gerakan mahasiswa. Sebab itu untuk memahami degradasi hari ini kita perlu menengok kembali kompas sejarah panjang gerakan mahasiswa, serta bagaimana mengupas akar dominasi sistemik dalam masyarakat modern. Sehingas kita membutuhkan semacam formulasi gerakan alternatif yang relevan dengan konteks zaman hari ini demi mengembalikan watak emansipatoris gerakan mahasiswa.

Melemahnya Gerakan Aliansi Mahasiswa yang Elitis

Fenomena yang memperparah degradasi gerakan mahasiswa kontemporer adalah menguatnya kecenderungan elitis dalam tubuh aliansi mahasiswa. Alih-alih memperluas basis massa dan memperjuangkan aspirasi akar rumput, banyak aliansi mahasiswa hari ini terjebak dalam manuver-manuver elitis yang terbatas pada kalangan pemimpin organisasi intra kampus, serta orientasi politik yang cenderung kompromistis terhadap kekuasaan. Kecenderungan ini mengakibatkan gerakan mahasiswa kehilangan legitimasinya di mata publik terutama kalangan mahasiswa umum dan masyarakat sipil yang merasa tidak lagi terwakili.

Dalam sosiolog gerakan sosial Charles Tilly menekankan pentingnya “mobilization structure” yang kuat dalam menjaga keberlanjutan gerakan. Tanpa basis sosial yang luas dan partisipasi horizontal gerakan akan mengalami stagnasi. Hal ini diperkuat oleh Donatella della porta yang menyatakan bahwa eksklusivitas dalam gerakan akan menghambat kapasitas mobilisasi dan menjauhkan gerakan dari tujuan transformasionalnya. aliansi mahasiswa seringkali tidak mencerminkan keterbukaan, partisipasi demokratis, maupun akuntabilitas terhadap basisnya sendiri.

Munculnya elitisme juga berdampak pada menurunnya kreativitas dan militansi gerakan aliansi mahasiswa yang kerap berputar di lingkaran wacana formalistik dan retorika simbolik namun minim aksi substantif. Situasi ini diperburuk oleh relasi personal dengan elite partai politik atau pejabat negara yang seringkali menciptakan konflik kepentingan dan mereduksi independensi gerakan. Dalam jangka panjang jika gerakan mahasiswa tidak mampu mereformasi struktur aliansinya maka sulit berharap pada lahirnya gerakan progresif yang berakar dan berdampak luas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Tuntut Penyelesaian Sengketa Lahan, Massa SMIT Desak Kementerian ESDM Cabut IUP PT Arumba Jaya Perkasa

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 289
    • 0Komentar

    JAKARTA, 13 Februari 2026 (BALENGKO) – Solidaritas Masyarakat Indonesia Timur (SMIT) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Jumat (13/2). Massa menuntut intervensi pemerintah pusat terkait sengketa pembebasan lahan yang melibatkan PT Arumba Jaya Perkasa di Desa Saramaake, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Koordinator […]

  • Sudah Bersurat ke Pusat: Kepala Balai Bahasa Dukung Status Bahasa dalam Peta Nasional

    Sudah Bersurat ke Pusat: Kepala Balai Bahasa Dukung Status Bahasa dalam Peta Nasional

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, S.S., M.Hum., menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pengakuan status Bahasa Tidore sebagai entitas bahasa yang tercatat dengan baik dalam peta bahasa nasional, bukan sekadar dialek. Pernyataan ini disampaikan saat ia menjadi narasumber dalam seminar kebahasaan pada rangkaian kegiatan Bulan Bahasa yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa […]

  • PW GP Ansor Maluku Utara menggelar audiensi dengan Perum Bulog Cabang Ternate

    Tindak Lanjuti MoU Pusat, PW GP Ansor Maluku Utara Audiensi Bulog Ternate

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 410
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Provinsi Maluku Utara terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemandirian ekonomi organisasi sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Perum Bulog Kantor Cabang Ternate pada Selasa (13/10/2026). Audiensi ini merupakan langkah strategis dalam menindaklanjuti Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Perum […]

  • PKB Pulau Taliabu Apresiasi Terpilihnya Muhajrin Bailusy sebagai Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Sosok Visioner dan Perekat Alumni

    PKB Pulau Taliabu Apresiasi Terpilihnya Muhajrin Bailusy sebagai Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Sosok Visioner dan Perekat Alumni

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Mursid
    • visibility 642
    • 0Komentar

    Pulau Taliabu (BALENGKO), — Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Pulau Taliabu menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ketua DPC PKB Kota Ternate, Sahabat Muhajrin Bailusy, yang secara resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Provinsi Maluku Utara periode 2025–2030. Ucapan ini disampaikan langsung […]

  • Make Munir Live Again Tugu Jogja GEMPUR Maluku Utara Isu Tambang

    Make Munir Live Again Tugu Jogja: Aliansi GEMPUR Bawa Isu Kerusakan Lingkungan dan Industri Ekstraktif Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 250
    • 0Komentar

    BALENGKOSPACE.COM, YOGYAKARTA – Tugu Yogyakarta kembali menjadi ruang perlawanan untuk merawat ingatan atas luka-luka sejarah yang sengaja dibiarkan menganga. Pada Kamis (24/09/2026), puluhan massa aksi dari berbagai elemen gerakan sipil memadati ikon Kota Pelajar tersebut dengan membawa satu nama yang menolak mati: Munir Said Thalib. Mengusung tema utama “Make Munir Live Again”, Aksi Kamisan edisi […]

  • Diskusi GP Ansor Tidore bahas APBD 2026 dan visi misi Walikota di Sabua Sahabat, Pantai Tugulufa

    GP Ansor Kota Tidore Gelar Diskusi Mengukur Visi Misi Walikota 5 Tahun Mendatang

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.202
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Tidore, 16 Agustus 2025 Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Tidore Kepulauan menggelar diskusi publik bertema “APBD 2026: Mengukur Visi Misi Walikota Kota Tidore Kepulauan” Jumat (15/8/25)  di Sabua Sahabat, kawasan Pantai Tugulufa. Agenda ini bertujuan untuk mengawal arah pembangunan daerah lima tahun mendatang agar sejalan dengan visi dan misi Walikota. GP […]

expand_less