Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Mahasiswa dan Krisis Kepedulian Sampah: Lingkungan Kampus Masih Penuh Dengan Sampah

Mahasiswa dan Krisis Kepedulian Sampah: Lingkungan Kampus Masih Penuh Dengan Sampah

  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 516
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Lingkungan yang alami, aman dan nyaman selalu menjadi keinginan bagi setiap manusia, terutama dilingkungan kampus supaya Mahasiswa/i dalam melaksanakan berbagai aktivitas pembelajaran terutama dalam menghadapi isu lingkungan yang semakin hari berdampak. Mahasiswa merupakan Agen Perubahan serta generasi penerus bangsa, selalu dituntut untuk mampu membawa perubahan dimanapun berada, termasuk dilingkungan kampus itu sendiri.

Eksistensi kesadaran Mahasiswa sebagai masyarakat intlektual memiliki tanggung jawab yang besar sebagai pelestari lingkungan Perguruan Tinggi dalam menjaga kelestarian lingkungan kampus yang seharusnya menjadi tempat yang bersih, rapi serta peduli terhadap lingkungan sekitar seperti membuang sampah pada tempatnya. Namun kenyataannya masih sering dijumpa sebaliknya, sampah berserakan di berbagai sudut kampus, mulai dari halaman, sampai ke ruang kelas.

Mahasiswa dengan kebiasaan membuang sampah sembarangan, meskipun tempat sampah telah disediakan di area kampus, sikap acuh tak acuh yang sering kali dilakukan Mahasiswa menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya lingkungan yang bersih belum sepenuhnya tertanam dalam pola pikir Mahasiswa. Selain itu, kurangnya sosialisasi serta edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar oleh pihak perguruan tinggi juga menjadi salah satu faktor penting terhadap rendahnya kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekitar. Mahasiswa seharusnya dapat mempengaruhi lingkungan, bukan dipengaruhi oleh lingkungan. Sehingga Mahasiswa harus berperan aktif dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang alami, aman serta nyaman untuk berbagai aktivitas akademis.

Persoalan ini menimbulkan pertanyaan, mengapa justru Mahasiswa sebagai kaum intelektual masih kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan kampus?. Krisis kepedulian lingkungan inilah yang menjadi tantangan serius yang perlu segera diatasi oleh Perguruan Tinggi. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya kesadaran Mahasiswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Ketidakpedulian yang dilakukan oleh Mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan kampus dapat memperlambat keefektivitasan dalam pembelajaran serta membuat lingkungan belajar menjadi tidak nyaman. Begitu pula sebaliknya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan mampu memberikan berbagai manfaat, antara lain proses belajar akan menjadi lebih efektif serta suasana belajar akan terasa lebih nyaman. Hal ini dipengaruhi oleh kebersihan lingkungan merupakan aspek penting yang akan mempengaruhi kelancaran serta keberhasilan dalam aktivitas belajar dilingkungan Perguruan Tinggi. Untuk itu diperlukan perhatian khusus serta upaya mencari solusi efektif guna meningkatkan kesadaran Mahasiswa dalam menjaga kebersihan lingkungan kampus, yang mungkin bersumber dari berbagai faktor, seperti pengaruh lingkungan pertemanan atau bahkan kurangnya rasa bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Mengatasi krisis kepedulian terhadap lingkungan di kalangan Mahasiswa, diperlukan adanya pendekatan secara langsung oleh pihak Perguruan Tinggi serta berkelanjutan. Pertama, Perguruan Tinggi harus lebih aktif dalam mengadakan sosialisasi dan edukasi terkait pentingnya menjaga lingkungan. Seminar, workshop, serta kampanye lingkungan dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kesadaran Mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan. Kedua, kampus perlu menyediakan fasilitas yang dapat mendukung perilaku ramah lingkungan, seperti tempat sampah terpilah, stasiun isi ulang air minum, serta sistem daur ulang yang efektif. Dengan adanya fasilitas yang memadai, Mahasiswa akan lebih mudah menerapkan kebiasaan peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun disisi lain Mahasiswa sendiri harus mengambil inisiatif untuk berubah, kesadaran untuk menjaga lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dengan membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, serta berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan, Mahasiswa dapat menjadi Agen Perubahan dalam menciptakan kampus yang bersih dan hijau.

  • Penulis: Mursid Puko
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi UNUTARA Forum Rektor PTNU resmi diperkuat dalam pelantikan pengurus baru di Gedung PBNU Jakarta demi akselerasi tata kelola riset nasional.

    Sinergi UNUTARA Forum Rektor PTNU Dorong Tata Kelola Riset Nasional

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Mustakim
    • visibility 477
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, JAKARTA – Langkah strategis untuk mendongkrak mutu pendidikan tinggi di wilayah kepulauan terus digelorakan oleh civitas akademika Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA). Kampus hijau dari jazirah Moloku Kie Raha ini dilaporkan terlibat aktif dalam agenda nasional yang digagas oleh Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) PBNU di Jakarta, 8–9 Juni 2026. Kehadiran […]

  • Kasi Pendis Kemenag Morotai Apresiasi Semangat Literasi Madrasah dalam Ajang Galatama Tingkat Provinsi

    Kasi Pendis Kemenag Morotai Apresiasi Semangat Literasi Madrasah dalam Ajang Galatama Tingkat Provinsi

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 159
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Morotai memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan Lomba Galatama (Gerakan Literasi Madrasah) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara. Ajang kompetisi ini dinilai sebagai sarana strategis untuk mengukur dan mengembangkan budaya literasi di lingkungan madrasah. Dalam […]

  • KAWAL APBD: Naswin Rowo, Anggota DPRD Pulau Morotai, berdialog langsung dengan warga Desa Momojiu dalam agenda Reses I, Sabtu (14/3). Sejumlah aspirasi mulai dari pembangunan talud penahan ombak hingga instalasi PDAM diserap untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran bersama Pemerintah Daerah. Play Button

    Serap Aspirasi di Desa Momojiu, Naswin Rowo Kawal Usulan Warga Masuk APBD

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 568
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai, Naswin Rowo, melaksanakan agenda Reses I Masa Sidang I Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Momojiu, Kecamatan Morotai Selatan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi wakil rakyat tersebut untuk menjaring keluhan serta kebutuhan mendesak masyarakat di daerah pemilihannya. Agenda ini […]

  • Camat Taman membuka Jalan Sehat Alma Ata HUT ke-80 RI

    Jalan Sehat Alma Ata dan Kecamatan Taman Pemalang Meriahkan HUT ke-80 RI

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 282
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Pemalang , Universitas Alma Ata bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Taman, Pemalang, menggelar Jalan Sehat pada Kamis (21/8/2025). Acara ini menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menarik ribuan peserta dari berbagai desa di Kecamatan Taman. Sebanyak 110 mahasiswa Universitas Alma Ata ikut turun tangan. Mereka membantu panitia, mengatur […]

  • Mahasiswa Halmahera Tengah menampilkan tarian tradisional di Festival Budaya Yogyakarta.

    Yogyakarta Terpukau! Festival Budaya Halmahera Tengah Pertama Sukses Digelar

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 401
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta, 29 Agustus 2025 — Ikatan Mahasiswa Halmahera Tengah (Ikemap Halteng) sukses menggelar Festival Budaya Halmahera Tengah bertajuk “Bakudapa Budaya: Dari Halteng untuk Nusantara” di Gedung Militaire Societeit, Yogyakarta Kamis Sore (28/8) . Acara ini menjadi festival budaya pertama yang memperkenalkan kekayaan tradisi dan nilai-nilai lokal ke panggung nasional. Festival ini menampilkan berbagai […]

  • 9 Siswa MTsN 1 Morotai Lolos Seleksi OMI Bidang Sains 2026, Siap Berlaga di Tingkat Kabupaten

    9 Siswa MTsN 1 Morotai Lolos Seleksi OMI Bidang Sains 2026, Siap Berlaga di Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – MTs Negeri 1 Morotai sukses melaksanakan seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Bidang Sains Tingkat Madrasah Tahun 2026. Dari proses seleksi tersebut, sebanyak sembilan siswa dinyatakan lolos dan dapat melanjutkan perjalanan pada seleksi tingkat Kabupaten Pulau Morotai yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai. Dalam pelaksanaan OMI Tahun 2026 tingkat […]

expand_less