Gugat Perusakan Sekretariat PB PMII, Abdul Haris Nepe Bacakan Maklumat “Selamatkan Marwah Organisasi”
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 190
- comment 0 komentar

MAKLUMAT PERGERAKAN: Perwakilan Sahabat Peduli Marwah PMII, Abdul Haris Nepe (tengah), saat membacakan Maklumat Pergerakan di depan awak media di Jakarta, Senin (16/2/2026). Dalam maklumatnya, ia mengecam keras aksi vandalisme terhadap Sekretariat PB PMII dan mendesak pengurus pusat segera melakukan evaluasi total dalam waktu 3x24 jam demi menjaga marwah organisasi. Source : Istimewa
JAKARTA (BALENGKO), 16 Februari 2026 – Gelombang kekecewaan melanda kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di seluruh tanah air menyusul insiden perusakan Sekretariat Pengurus Besar (PB) PMII di Jakarta. Merespons situasi tersebut, Abdul Haris Nepe, mewakili Sahabat Peduli Marwah PMII, secara resmi membacakan “Maklumat Pergerakan” sebagai bentuk protes keras atas penghinaan terhadap simbol kedaulatan organisasi.
Dalam maklumatnya, Abdul Haris Nepe menegaskan bahwa tindakan vandalisme dan anarkisme yang dilakukan oleh oknum di rumah bersama kader PMII dari Aceh hingga Papua bukanlah sekadar aksi massa biasa, melainkan serangan terhadap kehormatan setiap kader Biru-Kuning.
Rumah Bersama Dinodai
“Hari ini sejarah mencatat luka mendalam. Sekretariat PB PMII, tempat gagasan dilahirkan, telah diacak-acak dan dirusak oleh oknum yang diduga bukan kader. Ini bukan sekadar benda mati yang hancur, tetapi marwah, martabat, dan kehormatan organisasi yang sedang diruntuhkan,” tegas Abdul Haris Nepe dalam pembacaan maklumatnya.
Ia juga menyoroti lambatnya respons aparat penegak hukum dalam memberikan perlindungan dan memproses laporan terkait insiden tersebut. Menurutnya, ketidaksigapan polisi memaksa para kader untuk merapatkan barisan secara mandiri guna menjaga kedaulatan organisasi.
- Penulis: Mursid Puko
- Editor: Muzsta

Saat ini belum ada komentar