Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Ketua IKPM-HT Yogyakarta Desak Komisi II DPRD Haltim Evaluasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi

Ketua IKPM-HT Yogyakarta Desak Komisi II DPRD Haltim Evaluasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi

  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 993
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Yogyakarta (BALENGKO) — Ketua Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta, Ikmal Ali M. Nur, mendesak Komisi II DPRD Kabupaten Halmahera Timur untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Halmahera Timur yang dinilai minim inovasi dan kurang memperhatikan pengembangan kawasan transmigrasi.

Desakan tersebut disampaikan Ikmal usai mengikuti dialog publik bertajuk “Ketimpangan Kawasan Transmigrasi UPT Patlean, Maba Utara” yang digelar di Gedung Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (13/1/2026).

Menurut Ikmal, hasil diskusi mengungkapkan bahwa selama ini Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Haltim lebih banyak memfokuskan program pada sektor ketenagakerjaan, sementara pengelolaan dan pengembangan kawasan transmigrasi Patlean, Maba Utara, justru terabaikan.

“Padahal, kawasan transmigrasi memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Jika pengelolaannya diabaikan, maka tujuan pembangunan kawasan tersebut sulit tercapai,” ujarnya.

Ikmal juga menyoroti lemahnya fungsi pengawasan DPRD Kabupaten Halmahera Timur, khususnya Komisi II yang membidangi urusan ekonomi dan pembangunan.

“DPRD tentu mengetahui program serta alokasi anggaran setiap dinas. Jika ada dinas yang menjalankan tugas secara tidak seimbang, seharusnya DPRD hadir untuk mengevaluasi dan memberikan rekomendasi perbaikan, bukan membiarkannya begitu saja hingga kepentingan masyarakat terabaikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil penelitian PSPK UGM, kawasan transmigrasi Patlean saat ini berada dalam kondisi stagnan dan belum menunjukkan perkembangan signifikan.

“Bagaimana mungkin Maba Utara diproyeksikan sebagai lumbung pangan, jika kawasan yang menjadi ujung tombak pertanian justru tidak mendapat perhatian serius,” kata Ikmal.

IKPM-HT Yogyakarta berharap Komisi II DPRD Haltim segera mengambil langkah konkret dengan memanggil dinas terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh, sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada pengembangan kawasan transmigrasi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Ikmal Ali M. Nur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekacauan yang Tak Terlihat: Ketika Rakyat Merasakan, Tapi Tak Selalu Memahami

    Kekacauan yang Tak Terlihat: Ketika Rakyat Merasakan, Tapi Tak Selalu Memahami

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Adika B Saputra
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Kegelisahan publik terhadap kondisi nasional semakin terasa di berbagai lapisan masyarakat. Meskipun tidak selalu tampak secara kasat mata, sejumlah persoalan mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Perbincangan tentang keadaan negara pun semakin meluas, mencakup isu ekonomi, kebijakan hukum, hingga arah pembangunan pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat. Di sektor ekonomi, tekanan terhadap nilai tukar […]

  • Pak Sarbin Sehe Jenguk Korban Selamat Laka Laut Meledaknya Speed RIB 04 BASARNAS di RSUD Chasan Boesoirie

    Pak Sarbin Sehe Jenguk Korban Selamat Laka Laut Meledaknya Speed RIB 04 BASARNAS di RSUD Chasan Boesoirie

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 973
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Ternate, (3/2/25) – Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, Pak Sarbin Sehe langsung menjenguk korban selamat insiden meledaknya speed RIB 04 milik BASARNAS di perairan Gita, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Informasi mengenai kecelakaan tragis ini pertama kali diketahui Pak Sarbin melalui pemberitaan di media sosial, yang kemudian membawanya ke IGD RSUD Chasan […]

  • Ketua LBH Ansor Maluku, Al Walid Muhammad Umamit. (Sumber foto: Istimewa)

    LBH Ansor Maluku Terpilih Kembali Jadi Penyedia Bantuan Hukum Posbakum PTUN Ambon 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Ambon (BALENGKO), 8 Januari 2026 — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku kembali terpilih sebagai penyedia layanan bantuan hukum pada Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon tahun 2026. Ini merupakan kali kelima LBH Ansor Maluku dipercaya menjalankan tugas tersebut. Penetapan ini dilakukan setelah LBH Ansor Maluku dinyatakan lolos seluruh tahapan seleksi, […]

  • Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula

    FPM Desa Pas Ipa Desak Inspektorat Serahkan LHP ke Kejaksaan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 413
    • 0Komentar

    SANANA (BALENGKO) – Front Persatuan Masyarakat (FPM) Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, meminta Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula segera menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepada Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula. Permintaan tersebut berkaitan dengan laporan masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian dalam pengelolaan Anggaran Desa Pas Ipa yang sebelumnya telah dilayangkan FPM ke Kejaksaan pada […]

  • Hutan Menangis, Rakyat Berdarah: Surat Terbuka untuk Penguasa Buta

    Hutan Menangis, Rakyat Berdarah: Surat Terbuka untuk Penguasa Buta

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Muhamad Yudis Kamah
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Di tengah geliat pembangunan yang digadang-gadang membawa kesejahteraan, kampung sering kali dipandang sebagai wilayah tertinggal, identik dengan kekumuhan, konflik, dan ketertinggalan. Namun di balik stigma itu, kampung justru menjadi garda terdepan dalam mempertahankan ruang hidup dari berbagai bentuk ketidakadilan: penggusuran, bentrokan lahan, hingga perampasan wilayah adat. Ironisnya, ketika warga kampung mempertahankan haknya, respons yang muncul […]

  • Darurat Abrasi di Koloray: Jarak Rumah ke Pantai Tinggal 4 Meter

    Darurat Abrasi di Koloray: Jarak Rumah ke Pantai Tinggal 4 Meter

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Jainudin Naba
    • visibility 474
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Desa Koloray di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, menghadapi ancaman serius akibat abrasi pantai yang terus menggerus daratan. Kondisi ini tidak hanya mengancam infrastruktur pemukiman, tetapi juga berpotensi menghilangkan sumber air bersih bagi sekitar 600 jiwa penduduk setempat. Berdasarkan pantauan, bangunan penahan ombak (breakwater) yang sebelumnya dibangun melalui Program Nasional […]

expand_less