Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Tuntut Perubahan! Aksi “Indonesia Gelap” Mahasiswa BEM SI Soroti Kebijakan Pemerintah yang Dinilai Merugikan Rakyat

Tuntut Perubahan! Aksi “Indonesia Gelap” Mahasiswa BEM SI Soroti Kebijakan Pemerintah yang Dinilai Merugikan Rakyat

  • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
  • visibility 485
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Foto : ANTARA/Yamsyina Hawnan

Jakarta, 17 Februari 2025 – Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi protes dengan tajuk “Indonesia Gelap” di berbagai wilayah Indonesia. Aksi ini diadakan untuk menyuarakan ketidaksetujuan terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah. Menurut para mahasiswa, kebijakan tersebut berpotensi merugikan rakyat dan menghambat pelayanan publik.

DI lansir dari Narasi TV, ribuan mahasiswa berkumpul di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, serta beberapa kota besar lainnya. Mereka membawa berbagai spanduk dan poster untuk menyampaikan lima tuntutan utama kepada pemerintah.

Berikut adalah tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa BEM SI:

  1. Pencabutan Inpres No. 1 Tahun 2025 – Mahasiswa mendesak pemerintah untuk mencabut kebijakan efisiensi anggaran yang dinilai merugikan masyarakat dan menghambat pelayanan publik. Mereka khawatir kebijakan ini tidak berpihak pada kepentingan rakyat.
  2. Penolakan terhadap RUU Minerba – Para mahasiswa menolak pasal dalam RUU Minerba yang memungkinkan perguruan tinggi mengelola tambang. Mereka menganggap kebijakan ini bisa mengganggu independensi akademik dan menimbulkan konflik kepentingan.
  3. Pencairan Tunjangan Dosen dan Tenaga Pendidik – Mahasiswa meminta pemerintah untuk memastikan pencairan tunjangan dosen dan tenaga pendidik tanpa hambatan birokrasi. Mereka menegaskan bahwa tunjangan ini adalah hak yang harus diterima tanpa adanya pemotongan.
  4. Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) – Mahasiswa meminta agar pemerintah mengevaluasi program MBG dan mengeluarkan anggaran tersebut dari sektor pendidikan.
  5. Hentikan Pembuatan Kebijakan yang Tidak Berdasarkan Penelitian Ilmiah – Mahasiswa mendesak pemerintah untuk menghentikan pembuatan kebijakan publik yang tidak didasarkan pada penelitian ilmiah dan tidak mengutamakan kesejahteraan masyarakat.

Aksi ini menunjukkan komitmen mahasiswa untuk memperjuangkan kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan rakyat. Mereka berharap pemerintah mendengarkan aspirasi ini dan mengkaji ulang kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat.

Mahasiswa BEM SI juga menegaskan bahwa mereka akan terus berjuang untuk perubahan yang lebih baik di masa depan.

  • Penulis: balengko space

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daun binahong hijau berbentuk hati merambat di pekarangan rumah sebagai tanaman obat herbal.

    Rahasia Daun Binahong: Tanaman Ajaib Pengusir Nyeri dan Kolesterol

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda melihat tanaman merambat dengan daun berbentuk hati yang rimbun di pekarangan rumah? Jangan sepelekan kehadirannya. Tanaman tersebut bisa jadi adalah daun binahong, salah satu rajanya obat herbal yang menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan. Secara ilmiah, tanaman yang tumbuh subur di dataran rendah maupun tinggi ini memiliki nama latin Anredera cordifolia (Ten.). Meski kini […]

  • Ketua Panitia Konfercab NU Kota Tidore Kepulauan, Jafar Noh Idrus, menyampaikan keterangan terkait kesiapan pelaksanaan Konfercab yang telah mencapai 100 persen, Senin (15/12/2025).

    Persiapan Konfercab NU Kota Tidore Kepulauan Rampung 100 Persen

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Tidore Kepulauan (BALENGKO) – Panitia Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tidore Kepulauan memastikan seluruh persiapan kegiatan telah rampung 100 persen. Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia, Jafar Noh Idrus, pada Senin, 15 Desember 2025. “Untuk persiapan, progresnya sudah 100 persen. Tinggal beberapa hal administratif yang nantinya akan kami selesaikan,” ungkap Jafar. Ia menambahkan, sejauh […]

  • Soroti Unggahan di Medsos, KONI Morotai Buka Suara dan Hormati Proses Hukum.

    Soroti Unggahan di Medsos, KONI Morotai Buka Suara dan Hormati Proses Hukum.

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 497
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pulau Morotai memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di media sosial Facebook 7 Juni kemarin mengenai keberangkatan kontingen pada salah satu ajang olahraga daerah. KONI Pulau Morotai menilai informasi yang dipublikasikan melalui akun pribadi seorang oknum wartawan tersebut bergulir tanpa konfirmasi, sehingga memicu perbedaan persepsi […]

  • Pertemuan hangat antara Ketua Umum HIPPMAMORO Yogyakarta sekaligus Koordinator Umum Forum BEM DIY dengan Dr. Firman Jaya Daeli, mantan anggota DPR RI/MPR RI, menjadi ruang dialog seputar kepemimpinan dan peran mahasiswa dalam pembangunan bangsa.

    BACARITA MOROTAI: PERTEMUAN ANTARA KETUM HIPPMAMORO JOGJA SEKALIGUS KOORINATOR UMUM FORUM BEM DIY,  BERSAMA DR. FIRMAN JAYA DAELI MANTAN DPR RI/MPR RI

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faturahman Djaguna
    • visibility 1.170
    • 0Komentar

    Pertemuan antara Dr. Firman Jaya Daeli, S.H., M.H., seorang tokoh nasional yang dikenal dengan pandangan kenegarawanan dan pengalaman panjang sebagai mantan anggota DPR RI dan MPR RI, bersama Faturahman Djaguna, Koordinator Umum Forum BEM Daerah Istimewa Yogyakarta yang juga putra daerah Pulau Morotai, Maluku Utara, menjadi ruang diskusi strategis yang sarat makna tentang arah pembangunan […]

  • Sejumlah massa aksi dari PMII Cabang Persiapan Pulau Morotai membentangkan spanduk tuntutan di depan Kantor Bupati, Kamis (22/1/2026). Mereka mendesak pemerintah segera menyelesaikan proyek Labkesmas senilai Rp15,3 Miliar dan meratakan bantuan bagi lansia. Sumber foto : Istimewa

    Aksi Unjuk Rasa PMII Morotai: Soroti Ketimpangan Sosial hingga Proyek Infrastruktur Bermasalah

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 716
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI (BALENGKO) , 22 Januari 2026 – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Persiapan Kabupaten Pulau Morotai menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pulau Morotai, Kamis (22/1). Massa menuntut keadilan terkait penyaluran bantuan sosial serta transparansi proyek pembangunan di daerah tersebut. Aksi yang berlangsung sejak pukul 09:30 […]

  • North Moluccan Boys dan The Salawaku Bentangkan Spanduk Dukung Palestina: “Show Israel the Red Card!”

    North Moluccan Boys dan The Salawaku Bentangkan Spanduk Dukung Palestina: “Show Israel the Red Card!”

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Ternate – Laga seru antara Malut United dan PSBS Biak berlangsung sengit di Stadion Gelora Kie Raha, Jumat malam, 18 April 2025. Kedua tim bermain imbang 1-1 dan harus puas berbagi poin. Hasil ini menjaga posisi Malut United di lima besar klasemen sementara BRI Liga 1. Tim asuhan Imran Nahumarury juga sukses mempertahankan rekor tak […]

expand_less