Penasehat Himpunan Mahasiswa Timur Alma Ata Yogyakarta Sesalkan Insiden di Tual, Desak Evaluasi Mendalam Internal Polri
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 68
- comment 0 komentar

Penasehat sekaligus Pendiri Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur (HIMAIT) Universitas Alma Ata Yogyakarta, Bang Muzsta . Source : Istimewa
YOGYAKARTA (BALENGKO), 21 Februari 2026 – Penasehat sekaligus Pendiri Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur (HIMAIT) Universitas Alma Ata Yogyakarta, Bang Musta, menyatakan keprihatinan mendalam atas wafatnya Arianto Tawakal (14), pelajar MTs di Kota Tual, Maluku, yang diduga melibatkan oknum anggota Polri berinisial Bripda MS.
Pernyataan ini muncul menyusul penetapan Bripda MS sebagai tersangka oleh Polres Tual pada Sabtu (21/2). Bang Musta mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam memproses hukum pelaku, namun ia memberikan catatan kritis terkait cara penanganan di lapangan.
“Kami sangat menyayangkan tindakan berlebihan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang pelajar. Sebagai penegak hukum, aparat seharusnya menjadi pengayom yang memberikan rasa aman, bukan justru menggunakan cara-cara kekerasan yang melampaui batas,” ujar Bang Musta dalam keterangan resminya di Yogyakarta.
Bang Musta menekankan pentingnya pendekatan persuasif dan rasional dalam menghadapi masyarakat, terutama terhadap anak di bawah umur. Menurutnya, tindakan represif tidak dibenarkan dalam situasi apa pun, apalagi terhadap pelajar yang seharusnya dibina dengan cara yang baik.
”Anak-anak secara psikologis sudah memiliki rasa segan saat melihat seragam polisi. Tidak perlu ada tindakan berlebihan. Kejadian ini harus menjadi pelajaran besar bagi institusi Polri untuk berbenah agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa depan,” tambah Bang Musta.
Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur (HIMAIT) Universitas Alma Ata Yogyakarta berharap proses hukum pidana dan kode etik terhadap Bripda MS berjalan dengan transparan dan memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban.
- Penulis: Redaksi Balengko Space
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar