Terisolasi dan Gelap, Fasilitas Gedung Baru FTIK IAIN Ternate Bikin Sekjen Kemenag Geleng Kepala
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 164
- comment 0 komentar

Gambar Ilustrasi Source : Istimewa
TERNATE (BALENGKO) – Alih-alih menjadi simbol kemajuan akademik, peresmian gedung baru Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Ternate di kawasan Gambesi pada Minggu (15/2/2026) justru berujung polemik. Kehadiran Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin, yang diharapkan membawa suasana sukacita, justru diwarnai raut kekecewaan mendalam saat meninjau langsung kondisi bangunan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kemegahan fisik gedung senilai miliaran rupiah tersebut tampak kontras dengan realitas di lapangan. Terletak di belakang area Kampus Universitas Khairun (Unkhair), akses menuju lokasi dinilai sangat terisolasi, jauh dari pemukiman warga, serta minim jangkauan transportasi umum.
Fasilitas Bermasalah: Gelap dan Sumpek
Kekecewaan Sekjen Kemenag semakin terlihat saat melakukan inspeksi mendalam ke dalam gedung. Di beberapa titik, aliran listrik justru padam, meninggalkan ruang-ruang kelas dalam keadaan gelap gulita.
Tak hanya soal listrik, desain interior bangunan pun tak luput dari kritik. Ruang micro teaching yang seharusnya menjadi laboratorium praktik mahasiswa keguruan dinilai terlalu kecil dan tidak representatif. Demikian pula dengan ruang auditorium yang dirasa sempit dan pengap, jauh dari standar pusat kegiatan akademik kampus negeri.
Mahasiswa Melawan: “Kami Terisolasi”
Di luar persoalan teknis, gelombang penolakan keras datang dari penghuni utama gedung tersebut: para mahasiswa. Mereka secara terbuka menyatakan enggan menempati gedung baru tersebut karena lokasinya yang dianggap “terasing”.
“Sangat merugikan mahasiswa. Akses transportasi sulit, jarak dari pusat kota sangat jauh, dan fasilitas pendukung di sekitar sini hampir tidak ada. Kami merasa dikucilkan dari dinamika sosial,” ungkap salah satu perwakilan mahasiswa FTIK.
- Penulis: Redaksi Balengko Space
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar