Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Terisolasi dan Gelap, Fasilitas Gedung Baru FTIK IAIN Ternate Bikin Sekjen Kemenag Geleng Kepala

Terisolasi dan Gelap, Fasilitas Gedung Baru FTIK IAIN Ternate Bikin Sekjen Kemenag Geleng Kepala

  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 357
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Kontroversi Lahan: Mengapa Bukan di Dodinga?

Polemik ini kian meruncing menyusul mencuatnya informasi mengenai status lahan. Diketahui, Pemerintah Provinsi Maluku Utara sebenarnya telah menghibahkan lahan siap bangun seluas 20 hektare di Dodinga yang sudah bersertifikat atas nama IAIN Ternate.

Namun, pihak birokrasi kampus justru memilih membangun di Gambesi yang kini Isu mengenai kejelasan status administratif lahan tersebut kini menjadi perhatian publik. Keputusan ini dipertanyakan banyak pihak, termasuk alumni dan pemerhati pendidikan, yang menilai adanya keganjilan dalam perencanaan pembangunan.

Sentilan Keras Sekjen Kemenag

Dalam pidatonya, Sekjen Kemenag secara tersirat menyentil kondisi internal kampus, dengan teguran yang cukup menohok bagi sivitas akademika IAIN Ternate. Ia mengingatkan agar kampus tidak menjadi “menara gading” yang jauh dari realitas.

“Kampus jangan sampai terisolasi dari realitas sosial. Jangan sampai kita membangun gedung megah tetapi justru mengucilkan mahasiswa dari akses dan kemudahan,” tegasnya dengan nada bicara yang berat. Pernyataan ini dianggap banyak pihak sebagai sinyal ketidakpuasan pusat terhadap kebijakan manajemen IAIN Ternate.

Respons Rektor: “Tidak Ada Masalah”

Berseberangan dengan temuan di lapangan dan keluhan mahasiswa, Rektor IAIN Ternate, Radjiman, tampak tenang menanggapi situasi tersebut. Saat dikonfirmasi mengenai kerusakan fasilitas hingga sengketa lahan, ia membantah adanya kendala berarti.

“Tidak ada masalah sama sekali. Semua berjalan lancar dan sesuai prosedur. Mahasiswa nanti juga akan terbiasa,” ujar Radjiman singkat sebelum menyudahi pembicaraan.

Kini, publik menanti langkah tegas dari Kementerian Agama untuk mengevaluasi proyek tersebut. Mengingat pembangunan gedung ini menggunakan anggaran negara, sangat disayangkan jika aset tersebut justru terbengkalai atau ditolak oleh penggunanya sendiri.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masri Anwar saat diwawancarai di Yogyakarta tentang buku Kerusakan Ekologi Sebuah Antologi

    Masri Anwar dan Buku “Kerusakan Ekologi Sebuah Antologi”: Suara dari Halmahera Tengah yang Terkikis Tambang

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 941
    • 0Komentar

    Menurutnya, penulisan buku ini bukan untuk mencari popularitas. “Saya ingin menuliskan keresahan saya. Apa yang saya lihat, apa yang saya rasakan di Sagea, Lelief, Sawai, dan kampung-kampung lain di Halmahera Tengah. Rusaknya lingkungan bukan sekadar isu lokal, tapi harus diketahui publik luas,” jelasnya. Bagi Masri, aktivisme tidak selalu berarti turun ke jalan. Ada bentuk lain […]

  • Tampil di Pelantikan Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Kota Ternate IKPMKT DIY, Puisi Mahasiswa Halmahera Timur Getarkan Hati: Dari Sultan Khairun hingga Maba Sangaji

    Tampil di Pelantikan Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Kota Ternate IKPMKT DIY, Puisi Mahasiswa Halmahera Timur Getarkan Hati: Dari Sultan Khairun hingga Maba Sangaji

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.378
    • 0Komentar

    balengkospace.com Yogyakarta, 16 Juni 2025 – Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Kota Ternate (IKPMKT) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2025–2026 dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di Kantor Kalurahan Balecatur, Sleman, pada Minggu (15/6). Acara ini dihadiri puluhan mahasiswa asal Maluku Utara yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Yogyakarta. Sejumlah organisasi […]

  • LAILATUL QADAR, MAIN DOMENO dan BATAWANA

    LAILATUL QADAR, MAIN DOMENO dan BATAWANA

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 304
    • 0Komentar

    ‘Lailatul Qadar’ berarti, satu malam yang sangat dirindukan oleh perindu-perindunya karena ia sangat menentukan kepentingan umat manusia di jagad raya, dan ‘Alfu Syahr” berarti, seribu bulan yang erat hubungannya dengan ‘lailatul qadar’ dalam sistem ajaran Islam. ‘Lailatul qadar’ adalah malam yang sangat mulia dan berharga bagi interest umat Nabi Muhammad Saw untuk perbaikan kualitas hidupnya, […]

  • Kabupaten Morowali Antara potensi alam dan tantangan hukum

    Kabupaten Morowali Antara potensi alam dan tantangan hukum

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    Kabupaten Morowali, yang berada di Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia, memiliki potensi alam yang luar biasa. Kabupaten ini menjadi pusat industri dan ekonomi karena sumber daya alamnya yang melimpah, terutama dalam pertambangan, kelautan, dan pertanian/perkebunan. Tetapi potensi alam yang luar biasa ini juga membawa tantangan hukum yang signifikan, baik dalam hal pengelolaan sumber daya alam yang […]

  • Aktivis LBH Ansor Ternate kritik ucapan pejabat publik Maluku Utara.

    LBH Ansor Ternate Kritik Ucapan Pejabat Publik Maluku Utara yang Singgung Perjuangan Rakyat

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Zulfikran A. Bailussy, S.H.
    • visibility 776
    • 0Komentar

    Rakyat Terjajah, Pemerintah Menjarah Hari ini rakyat Maluku Utara berjuang mempertahankan ruang hidupnya. Dari pesisir Halmahera hingga hutan-hutan yang gundul, dari lahan pertanian yang terkontaminasi hingga laut yang tercemar limbah tambang. Para masyarakat adat yang berjuang Mereka melawan karena tahu bahwa masa depan anak cucu dipertaruhkan. Tetapi, apa yang dilakukan pemerintah? Justru sebaliknya—membuka pintu selebar-lebarnya […]

  • Tinjau Talud dan Jembatan, Wagub Malut Sambangi  Desa Terdampak Banjir di Kepulauan Sula

    Tinjau Talud dan Jembatan, Wagub Malut Sambangi Desa Terdampak Banjir di Kepulauan Sula

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 726
    • 0Komentar

    Kunjungan pertama dilakukan di Desa Umaloya, lokasi yang mengalami dampak signifikan akibat tingginya curah hujan beberapa waktu lalu. Di lokasi ini, Wagub meninjau langsung pekerjaan pembangunan talud. Kunjungan dilanjutkan ke Desa Pastina, lokasi kedua yang terdampak cukup parah akibat aliran air yang deras merusak struktur talud yang sebelumnya dibangun. Warga setempat berharap perbaikan dapat segera […]

expand_less