Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Sinergi Vokasi: Wagub Sarbin Sehe dan Kadikbud Malut Panen 2 Ton Jagung di SMKN 4 Tikep

Sinergi Vokasi: Wagub Sarbin Sehe dan Kadikbud Malut Panen 2 Ton Jagung di SMKN 4 Tikep

  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 367
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TIDORE, BALENGKO SPACE – Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memperkuat ketahanan pangan daerah dengan mengintegrasikan sektor pendidikan vokasi. Langkah ini selaras dengan visi kemandirian bangsa yang diperkuat melalui tiga regulasi terbaru Presiden Prabowo Subianto, yakni Perpres Nomor 14 Tahun 2026, Inpres Nomor 2 Tahun 2026, serta Inpres Nomor 3 Tahun 2026.

Sebagai aksi nyata di tingkat daerah, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, memimpin langsung panen raya jagung manis di SMK Negeri 4 Kota Tidore Kepulauan, Desa Tayawi, Minggu (26/4/2026). Wagub didampingi oleh Asisten I Kadri La Ece, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Maluku Utara Abubakar Abdullah, Kabid SMK Makmur, serta jajaran pihak sekolah dan siswa.

Apresiasi Wagub atas Panen Jagung SMKN 4 Tidore

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Dikbud Malut atas konsistensi mendorong penguatan pendidikan vokasi. Ia menegaskan bahwa Panen Jagung SMKN 4 Tidore harus menjadi barometer bagi sekolah menengah kejuruan lainnya di Maluku Utara.

“Keberhasilan di SMK Negeri 4 Tidore Kepulauan perlu menjadi contoh. Kebutuhan pangan ke depan terus meningkat, dan SMK pertanian harus mengambil peran penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah,” tegas Wagub Sarbin.

Transformasi Pembelajaran dan Kemandirian Daerah

Program ini merupakan komitmen pasangan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe dalam mendorong SMK sebagai penunjang ketahanan pangan daerah. Pola tanam bergilir juga diterapkan di wilayah lain seperti Halmahera Timur agar hasil panen tetap berkelanjutan.

Wakil Gubernur Sarbin Sehe memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi jajaran Dikbud dan pihak sekolah. Menurutnya, keberhasilan di Desa Tayawi adalah bukti nyata bahwa dunia pendidikan mampu memberikan kontribusi langsung bagi kebutuhan pangan masyarakat.

“Ini menjadi bukti bahwa SMK tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga mampu berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan,” tegas Sarbin usai melakukan panen.

Meningkatkan Kompetensi Siswa

Selain aspek ekonomi, kegiatan ini menjadi sarana praktik langsung bagi siswa untuk meningkatkan keterampilan (skill) di bidang hortikultura. Pemerintah berharap gerakan ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk memanfaatkan aset lahan secara produktif.

Kadikbud Maluku Utara, Abubakar Abdullah, menjelaskan bahwa Panen Jagung SMKN 4 Tidore ini merupakan bagian dari gerakan serentak 21 SMK pertanian di Maluku Utara yang telah memulai masa tanam sejak tiga bulan lalu.

“Saat ini, 21 SMK dengan konsentrasi pertanian telah memasuki masa panen untuk berbagai komoditas hortikultura. Ke depan, kami akan melakukan transformasi pembelajaran agar siswa lebih banyak melakukan praktik di laboratorium dan lapangan daripada hanya di dalam kelas,” jelas Abubakar.

Abubakar meyakini, jika gerakan 21 SMK pertanian ini dilakukan secara masif dan berkelanjutan, Maluku Utara mampu secara signifikan mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari daerah lain. Hasil Panen Jagung SMKN 4 Tidore ini menjadi bukti awal bahwa potensi vokasi mampu menjawab tantangan ketahanan pangan di Bumi Moloku Kie Raha.(BS)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Kun Fayakun IAIN Ternate: Berdaya dan Berdampak bagi Indonesia Timur

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Menjadikan Institut Agama Islam Negeri Ternate berdaya saing secara akademik di bagian timur Indonesia adalah ekspektasi tinggi-height bagi masyarakat Moloku Kie Raha di masa mendatang. IAIN harus membuktikan dirinya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi keagamaan-al-diniyyah yang berdaya saing tinggi dalam budaya akademik di bagian timur Indonesia. Maka, Rektor barunya harus memiliki komitmen-istiqamah yang kuat […]

  • Source : Istimewa

    Kemiskinan Guru Besar di IAIN Ternate: Alarm Serius Dunia Akademik Maluku Utara

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Adalah Institut Agama Islam Negeri-IAIN Ternate, salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia bagian timur-Moloku Kie Raha, telah lama mengalami derita kemiskinan Guru Besar. Hal ini merupakan sebuah apresisasi yang hilang ditelan alam bagi institut yang seharusnya menjadi pusat-markaz keunggulan akademik dan pusat penelitian peradaban dan kebudayaan yang sesuai dengan disiplin keilmuannya. Menjadi Guru […]

  • Tunjangan DPRD Malut

    GP Ansor Tidore Kepulauan Minta Semua Pihak Hormati Proses Hukum Kasus Tunjangan DPRD Malut

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 232
    • 0Komentar

    TIDORE (BALENGKO) – Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Tidore Kepulauan, Jafar Noh Idrus, memberikan pernyataan resmi terkait dinamika hukum yang tengah berkembang di Maluku Utara. Ia mengingatkan pentingnya menempatkan penanganan dugaan persoalan tunjangan di DPRD Provinsi Maluku Utara periode 2019–2024 dalam koridor asas legalitas yang tepat. Dalam pernyataannya pada Selasa (17/2/2026), Jafar menegaskan bahwa […]

  • Source : Istimewa

    Dari Sajdah ke Kesadaran: Ramadan dan Tanggung Jawab Menjaga Bumi

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Gilang Hi Adam
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Di awal bulan Ramadan ini, mari kita berhenti sejenak. Sebab di tengah ibadah yang kita jalani, ada ketertindasan yang terus berlangsung di hadapan mata dan batin kita.Ramadan bukan sekadar menahan lapar, dahaga, dan nafsu. Ia seharusnya menjadi latihan empati—agar kita tidak lagi memandang penderitaan sebagai sesuatu yang biasa. Lebih dari itu, puasa adalah momentum kesetaraan. […]

  • Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Utara Adakan Kegiatan Bagi-bagi Takjil di Kota Sofifi

    Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Utara Adakan Kegiatan Bagi-bagi Takjil di Kota Sofifi

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Sumber : Istimewa Sofifi, (9/3/25) – Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Utara sukses menggelar kegiatan bagi-bagi takjil di sekitaran Kota Sofifi, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat selama bulan Ramadan. Hj. Rusni Sarbin, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku […]

  • Bumi Moloku Kie Raha sedang tidak baik-baik saja. Di balik ketenangan jejeran pulaunya, Maluku Utara kini menghadapi ujian berat: ancaman kekerasan seksual yang mulai merambah hingga ke jalanan kota dalam bentuk kekejaman yang nyata.

    Teror di Jalanan Kota : Pergeseran Wajah Kekerasan Seksual dari Ruang Privat ke Publik

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Sakila Korois (Mahasiswa komunikasi dan penyiaran islam IAIN Ternate)
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Ternate – Bumi Moloku Kie Raha sedang tidak baik-baik saja. Di balik ketenangan jejeran pulaunya, Maluku Utara kini menghadapi ujian berat: ancaman kekerasan seksual yang mulai merambah hingga ke jalanan kota dalam bentuk kekejaman yang nyata. Data Simfoni PPA hingga September 2025 mencatat angka yang mengkhawatirkan: 246 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Namun, yang […]

expand_less