Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Expo Fishum Uniera 2026: Langkah Awal Menuju Produk Lokal Berdaya Saing

Expo Fishum Uniera 2026: Langkah Awal Menuju Produk Lokal Berdaya Saing

  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 567
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE – Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (Fishum), Universitas Halmahera (Uniera) sukses menyelenggarakan malam pembukaan Festival Fishum Expo 2026. Acara tersebut berlangsung meriah di BUMDES desa Gotalamo Morotai Selatan, pada Jumat, (1/5/2026) malam.

Mengusung tema “Dari Kampus untuk Masyarakat, Motivasi, Inovasi, dan Inspirasi”, rangkain kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pentingnya menciptakan produk loka yang berdaya saing.

Kegiatan ini berkolaborasi dari beberapa program studi, diantaranya program studi Akutansi, program studi Manajemen, program studi Administrasi Negara, dan program studi Ilmu Pemerintah.

Malam pembukaan yang berlangsung mulai pukul 21:00 hingga 23:30 WIT tersebut dihadiri oleh perwakilan Universitas Pasifik Morotai, Camat Morotai Selatan, ketua pemuda desa Gotalamo, tokoh adat, tokoh agama dan perangkat desa Gotalamo.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Uniera aktif memberikan penjelasan mengenai dengan produk lokal yang dikelola menjadi bahan jadi yang menghasilkan uang. Produk yang dipresentasikan diantaranya, boba sagu, es rimun songkit, wedang jahe papa muda, dan gantungan kunci dari kerang. Kehadiran mahasiswa Uniera memberikan gambaran nyata tentang kreativis dalam menciptakan produk yang dapat menghasilkan uang.

Ketua Panitia Dina Fitriani dalam laporan dan sambutanya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang bekerja keras. Ia menyebut keberhasilan acara ini tidak terlepas dari spirit semangat dan rasa cinta mahasiswa terhadap Uniera.

“Kamis bersukur atas kerja keras panitia yang luar biasa. Terima kasih juga kepada desa Gotalamo yang telah mendukung kegiatan kami, tanpa dukuang dari pihak desa dan warga desa Gotalamo mungkin kegiatan kami tidak berjalan lancar, ujar Dina

Sementara Sekertaris Desa Gotalamo Arman Silia yang mewakili kepada desa Gotalamo dalam sambutanya, menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan expo dari Uniera di desa Gotalamo. Ia berharap kegiatan ini menjadi peluang besar bagi desa Gotalamo untuk memperkenalkan produk unggul dan menunjuk potensi desa kepada masyarakat luas.

“Kami berharap, semoga dengan adanya kegiatan ini bisa membawa dampak positif bagi perkembangan ekonomi desa Gotalamo” kata Arman

Sementara Camat Morotai Selatan yang diwakili oleh Nurlia S Hamaya, S.S manyampaikan festival expo tentunya merupakan kesempatan bagi mahasiswa Uniera khususnya fakkultas Ilmu Sosial dan Humaniora untuk berinovasi, berkarya dan mengembangkan diri dalam produk dan usaha UMKM. Ia berharap kegiatan ini bukan hanya sebagai pameran tetapi juga sebagai saran untuk saling belajar dan bertukar pengalaman.

“Expo Fishum ini merupakan wadah yang sangat penting bagi kita, kami berharap melalui kegiatan ini kita semakin termotivasi untuk terus berkarya” ujar Nurlia

Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Dr Yulinda Uang S.IP M.SI dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada desa Gotalamo yang telah menerima kami dan menyambut kami dengan baik. Ia berharap dengan kehadiran mahasiswa Uniera bisa menjadi langkah awal untuk meningktakn potensi desa dalam mencipta produk lokal.

“Terim kasih kepada masyarakat desa Gotalamo, peringatan desa serta mama dan papa piara yang telah menerima kami dan melayani kami dengan baik, semoga Tuhan yang maha Esa membalas semua kebaikan pemerintah dan masyarakat desa Gotalamo” ujar Yulinda

Lanjut Yulinda menerangkan, Fishum Expo adalah ide awal ditahun 2026. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas kata-kata tetapi tindakan nyata mahasiswa Uniera fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora.

“Kegiatan Fishum Expo adalah konsep awal 2026, kami berharap dengan kegiatan ini menjadi dampak positif masyarakat dalam mencipta produk baru dari hasil lokal” pungkas Yulinda

  • Penulis: Muzijad Mandea
  • Editor: Mustakim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HERMENEUTIKA PEMBEBASAN DAN PERAN STRATEGIS TOKOH AGAMA

    HERMENEUTIKA PEMBEBASAN DAN PERAN STRATEGIS TOKOH AGAMA

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sahrul Ali Poipessy
    • visibility 981
    • 0Komentar

    Hermeneutika pembebasan berangkat dari pendekatan yang ditawarkan oleh Hasan Hanafi dalam rangka untuk memahami Al-Qur’an. Pendekatan ini merupakan salah satu cara dan alternatif baru dalam menafsirkan teks suci dengan tujuan untuk membebaskan manusia dari berbagai bentuk ketidakadilan, penindasan, dan eksploitasi. Dalam pengembangannya, Hanafi banyak dipengaruhi oleh pemikiran Hans-Georg Gadamer dan Edmund Husserl yang merupakan dua […]

  • Anggota Fatayat NU Tidore membagikan sembako kepada warga sekitar

    Fatayat NU Tidore Kegiatan Rutin Bulanan Berbagi Sembako

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.207
    • 0Komentar

    Tidore (Balengko Space) – Fatayat NU Tidore kegiatan rutin bulanan kembali digelar dengan berbagi sembako kepada masyarakat sekitar, Selasa (30/9/2025). Program ini menjadi salah satu wujud kepedulian organisasi perempuan Nahdlatul Ulama terhadap warga yang membutuhkan. Pada kegiatan bulan ini, Fatayat NU Tidore kegiatan rutin bulanan berupa pembagian sembako disalurkan kepada dua keluarga penerima manfaat. Meski […]

  • Farid, mahasiswa BEM Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, berbicara dalam diskusi RUU KUHAP Yogyakarta

    Diskusi RUU KUHAP Yogyakarta: Haris Azhar vs Eddy Hiariej Bahas Restoratif Justice

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 559
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta — Social Movement Institute (SMI) menggelar diskusi dan debat terbuka bertajuk “Kita Jadi Merdeka atau Dijajah Aparat?” di Auditorium YBW UII, Jalan Cik Di Tiro No.1, Terban, Kota Yogyakarta, Sabtu (9/8/2025) pukul 07.30 WIB. Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, Haris Azhar dan Eddy Hiariej, untuk membahas Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum […]

  • Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

    Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Faturahman Djaguna
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    Gerakan mahasiswa selama ini dikenal sebagai agen perubahan sosial-politik yang membawa aspirasi rakyat dan menjadi suara moral bangsa. Akan tetapi dalam perkembangan kontemporer gerakan mahasiswa menghadapi tantangan serius berupa degradasi semangat, tujuan, dan bentuk perjuangan. Gerakan yang dahulu bersifat ideologis dan transformatif kini kerap terjebak dalam agenda pragmatis, partisan, bahkan kooptatif. Dalam banyak kasus kekinian […]

  • Ketua Panitia Konfercab NU Kota Tidore Kepulauan, Jafar Noh Idrus, menyampaikan keterangan terkait kesiapan pelaksanaan Konfercab yang telah mencapai 100 persen, Senin (15/12/2025).

    Persiapan Konfercab NU Kota Tidore Kepulauan Rampung 100 Persen

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Tidore Kepulauan (BALENGKO) – Panitia Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tidore Kepulauan memastikan seluruh persiapan kegiatan telah rampung 100 persen. Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia, Jafar Noh Idrus, pada Senin, 15 Desember 2025. “Untuk persiapan, progresnya sudah 100 persen. Tinggal beberapa hal administratif yang nantinya akan kami selesaikan,” ungkap Jafar. Ia menambahkan, sejauh […]

  • Fahrul Abdul Muid

    Filosofi Idul Fithri: Mengembalikan Jati Diri Manusia

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Dr. Fahrul Abd. Muid, S.Th.I., MA
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Setiap kali kita merayakan hari raya ‘Idul Fitri, kita selalu dituntut untuk merenungkan dan menghayati pesan-pesan moral—al-mawaa’izh al-akhlaaqiyyah yang terkandung dalam Idul Fitri itu. Pesan-pesan itu sesungguhnya dapat ditelusuri lewat kata ‘Idul Fitri itu sendiri. ‘Idul Fitri adalah kata majemuk—tarkib al-idhafi yang terdiri dari kata ‘id dan al-fitr. Kata ‘id semula berasal dari kata ‘aud, […]

expand_less