Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » ISRAEL-PALESTINA TERCIPTA DARI TANAH SENGKETA

ISRAEL-PALESTINA TERCIPTA DARI TANAH SENGKETA

  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • visibility 605
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Apakah konflik antara orang-orang yahudi Israel dengan orang-orang arab palestina adalah konflik agama atau hanya rebutan tanah sengketa saja? Dengan pendekatan historis dapat kita temukan jawaban yang sebenarnya atas pertanyaan tersebut. Dulu, pendiri Koloseum di Romawi bernama Vespasianus yang sekaligus menjabat sebagai Walikota Romawi. Pada tahun 1979 Koloseum ini berhasil diresmikan oleh anaknya Vespasianus bernama Titus sebagai Kaisar Romawi yang sangat kejam-bengis-diktator. Koloseum di Romawi ini seperti Stadion Sepak Bola yang kapasitasnya bisa menampung penonton sebanyak 80.000.000 -delapan puluh ribu orang penonton.

Hanya saja yang ditonton di stadion itu bukan pertandingan sepak bola antara satu club melawan club lainnya. Tetapi, yang mereka saksikan adalah pertarungan semacam Gladiator antara seorang petarung manusia melawan manusia dan/atau seorang budak melawan budak lainnya dan kebanyakan budak-budak yang disuruh bertarung itu berkebangsaan yahudi, dan seorang budak yahudi juga dipaksa untuk melawan binatang buas. Jika dalam pertarungan itu, seorang budak atau petarung itu tumbang dan berdarah-darah bahkan tewas-mati karena dikalahkan oleh binatang, maka mereka yang menonton di Koloseum akan bersorak-sorak dan bertepuk tangan penuh kegembiraan karena budak atau petarung sudah ada yang tergelatak tewas karena dikalahkan oleh binatang. Tradisi Gladiator-saling baku bunuh ini dianggap biasa-biasa saja-betapa rusaknya kemanusiaan mereka. Coba itu kawan!

 Untuk memahami asal-muasal akar konflik agrarian-sengketa tanah antara orang yahudi Israel dengan orang arab palestina ini. Marilah kita memotretnya pada approach-historical Nabi Musa As.  Suatu ketika, Nabi Musa As berpamitan kepada kaumnya untuk pergi sebentar saja kurang lebih 40-empat puluh hari lamanya ke bukit Tursina untuk menerima wahyu dari Allah Swt-wakallamallhu Muusaa takliman. Maka, dibelakang Musa tampillah seorang muridnya yang bernama Samiri. Dan, Samiri telah berhasil mempengaruhi akidah kaumnya untuk meninggalkan ajaran Nabi Musa As, dengan tidak lagi menyembah kepada Allah Swt-Tuhan-Nya Nabi Musa As.

Samiri sebagai provokator ulung telah berhasil membangun basis argumennya dengan mengatakan kepada kaum Nabi Musa As, bahwa saat ini kita secara nyata telah ditinggalkan oleh Nabi Musa As dan Tuhan-Nya. Maka, mulai saat ini kalian harus ikut kepadaku untuk meninggalkan ajaran Nabi Musa As yang penuh dengan kebohongan dan tidak lagi menyembah Tuhan-Nya. Karena Nabi Musa dengan sengaja telah meninggalkan kita. Samiri pun dengan penuh percaya diri mengatakan kepada mereka bahwa, saya ini adalah murid terbaiknya Musa As yang mengetahui secara persis bahwa, Tuhan-Nya Musa itu tidak masuk akal sehat dan selama ini kita ternayata telah dibohongi oleh Nabi Musa. Watak Samiri inilah awal-mulanya merupakan pesonifikasi dari watak aslinya orang-orang yahudi di atas dunia ini.

  • Penulis: Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Pangan Murah (Gapura) Sambut Bulan Ramadhan di Kota Ternate

    Gerakan Pangan Murah (Gapura) Sambut Bulan Ramadhan di Kota Ternate

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 986
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, (27/2/25) – Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (Gapura) di Lapangan Ngaralamo (Salero), Kota Ternate, pada pukul 09.00 WIT. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat dan sejumlah instansi terkait. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menjaga kestabilan harga bahan pangan menjelang bulan suci Ramadhan. Sosialisasi Bank Indonesia untuk Masyarakat […]

  • Akademisi UNUTARA Desak Komisi Dua DPRD Kota Ternate mengusut tuntas dugaan pungli ruko Pasar Gamalama senilai Rp1 juta per bulan yang mencekik pedagang kecil.

    Akademisi UNUTARA Desak Komisi Dua Usut Dugaan Pungli Gamalama

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 320
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) bernilai fantastis dilaporkan tengah membayangi aktivitas para pedagang kecil di kawasan Pasar Gamalama, Kota Ternate. Kondisi memprihatinkan ini memicu reaksi keras dari kalangan kampus yang menuntut respons cepat dari lembaga legislatif selaku fungsi pengawasan. Langkah taktis ini disuarakan oleh Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Firman […]

  • Mengenal Lebih Dekat Ongker, Rapper dari Indonesia Timur yang Membawa Identitas Maluku dalam Setiap Liriknya

    Mengenal Lebih Dekat Ongker, Rapper dari Indonesia Timur yang Membawa Identitas Maluku dalam Setiap Liriknya

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.016
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram Ongker Ongker, seorang rapper berbakat asal Indonesia Timur, baru-baru ini berbagi cerita tentang perjalanan musiknya dalam sebuah wawancara eksklusif. Dari awal mula ketertarikannya pada musik hip-hop hingga tantangan yang dihadapi sebagai musisi dari daerah, Ongker membuka pintu bagi kita untuk memahami lebih dalam tentang dirinya dan karya-karyanya. Awal Mula Tertarik pada […]

  • Dilema Guru Masa Kini: Tegas Disalahkan, Diam Dipertanyakan

    Dilema Guru Masa Kini: Tegas Disalahkan, Diam Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Mujais Apling, S.Pd.,M,.Pd (Dekan Fakultas Inovasi Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara)
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Memperingati Hari Guru tahun ini, bangsa Indonesia kembali diajak untuk menoleh sejenak pada realitas yang dihadapi para pendidik di seluruh pelosok negeri. Di balik peran mulia mereka dalam mencetak generasi masa depan, terdapat beban dan tantangan yang jauh lebih berat dibandingkan beberapa dekade lalu. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga dituntut memahami dinamika sosial, tekanan […]

  • Petani transmigran mengolah lahan pertanian di kawasan permukiman baru program transmigrasi.

    Pemecahan Urusan Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Solusi atau Tantangan Baru?

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Imran Tahir
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Dahulu, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi—hingga ke tingkat pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi—dibentuk dengan tujuan menyinergikan kebijakan dan program terkait ketenagakerjaan serta transmigrasi. Harapannya, kebijakan tersebut mampu menciptakan keterkaitan yang erat antara penyediaan lapangan kerja dan penempatan tenaga kerja, termasuk bagi transmigran, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sumber daya manusia, pembangunan, […]

  • Malut United Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan Usai Tahan Imbang PSBS Biak 1-1

    Malut United Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan Usai Tahan Imbang PSBS Biak 1-1

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 586
    • 0Komentar

    Ternate, (18/4/25)— Malut United kembali menunjukkan ketangguhannya di kandang sendiri usai menahan imbang PSBS Biak dengan skor 1-1 dalam lanjutan kompetisi sepak bola nasional yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Pablo Arganaraz pada menit ke-15, yang berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Malut United. Namun, tim […]

expand_less