Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Fahri Sibua: Tawarkan Konsep Integrated Coconut-Based Industry untuk Kelapa Bido Morotai Dari SAF hingga Ekonomi Sirkular

Fahri Sibua: Tawarkan Konsep Integrated Coconut-Based Industry untuk Kelapa Bido Morotai Dari SAF hingga Ekonomi Sirkular

  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • visibility 191
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kelapa Bido (Cocos nucifera var. bido), tanaman endemik khas Pulau Morotai, Maluku Utara, kian menarik perhatian dunia karena potensinya sebagai bahan baku Sustainable Aviation Fuel (SAF). Pengembangan Kelapa Bido memiliki peluang untuk membentuk ekosistem industri berbasis bioekonomi yang tidak hanya menghasilkan pendapatan dari satu produk, tetapi menciptakan berbagai sumber nilai ekonomi melalui diversifikasi usaha. Model bisnis terpadu ini memberikan keuntungan strategis karena mampu mengurangi risiko ketergantungan terhadap satu pasar, meningkatkan stabilitas pendapatan, serta memperkuat daya saing komoditas lokal dalam rantai nilai global. Namun, di balik sorotan global tersebut, seorang putra daerah melihat peluang ekonomi lain yang tak kalah strategis bagi kesejahteraan warga lokal melalui kacamata akuntansi manajemen dan keberlanjutan.

Fahri Sibua, mahasiswa Program Studi Magister Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), menawarkan perspektif baru bahwa pengembangan Kelapa Bido tidak boleh berhenti pada penjualan komoditas primer atau fokus tunggal pada SAF. Ia menggagas penerapan konsep Integrated Coconut-Based Industry dengan mengoptimalkan seluruh rantai nilai kelapa secara holistik.

“Data menunjukkan Kelapa Bido memiliki kadar minyak mencapai 58,34% dan siklus panen relatif cepat, yaitu 2-3 tahun. Ini memang aset berharga untuk SAF. Namun, saya menawarkan gagasan agar kita juga memaksimalkan nilai tambah dari bagian pohon lainnya secara simultan,” ujar Fahri.

Diversifikasi Produk dan Peningkatan Economic Value Added (EVA)

Dalam pandangannya, produk bernilai tambah seperti Virgin Coconut Oil (VCO), minyak kelapa premium, pangan fungsional, dan bahan baku kosmetik alami memiliki potensi pasar yang lebih cepat berkembang serta mampu meningkatkan margin keuntungan.

“Dalam perspektif akuntansi manajemen, diversifikasi produk tersebut dapat meningkatkan Economic Value Added (EVA) melalui optimalisasi aset biologis dan pengurangan ketergantungan terhadap satu sumber pendapatan. Strategi ini memungkinkan perusahaan memperoleh nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi dibandingkan hanya menjual bahan baku mentah,” jelasnya.

Konsep Circular Coconut Economy: Limbah Jadi Aset

Salah satu inovasi konkret yang ditawarkan Fahri adalah penerapan Circular Coconut Economy. Ia menyoroti bahwa limbah kelapa yang selama ini terbuang sebenarnya adalah aset yang belum terkelola.

“Saya menawarkan konsep pemanfaatan limbah kelapa menjadi produk bernilai ekonomi, seperti cocopeat dari sabut kelapa dan karbon aktif (activated carbon) dari tempurung. Serabut kelapa atau ‘serapuk’, misalnya, berpotensi diolah menjadi alas kaki tradisional maupun modern, keset, hingga kerajinan tangan. Jika dikemas dengan desain kontemporer, ini bisa menjadi industri kreatif rumahan yang menyerap tenaga kerja lokal,” tuturnya.

Lebih lanjut, Fahri menekankan bahwa model sirkular ini tidak hanya meningkatkan efisiensi sumber daya, tetapi juga menciptakan nilai keberlanjutan. “Dalam perspektif akuntansi keberlanjutan, pendekatan tersebut memperkuat nilai lingkungan (environmental value) sekaligus meningkatkan daya tarik investasi berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance),” tegasnya.

Penguatan Aset Tidak Berwujud Melalui Indikasi Geografis

Fahri juga menyoroti pentingnya pengembangan merek berbasis identitas geografis Kelapa Bido Morotai. Menurutnya, status Indikasi Geografis (IG) yang sedang diperjuangkan dapat meningkatkan nilai aset tidak berwujud (intangible asset) melalui diferensiasi produk dan penguatan citra keberlanjutan. Inovasi lain seperti bahan aktif kosmetik, produk nutraseutikal, dan minuman kesehatan berbasis air kelapa juga dinilai memiliki prosesor cerah di pasar global.

Dukungan terhadap SAF dengan Prinsip Keberlanjutan Lokal

Meskipun menawarkan diversifikasi luas, Fahri menegaskan dukungannya penuh terhadap pengembangan Kelapa Bido sebagai bahan baku SAF. Ia memandang investasi di sektor energi hijau sebagai katalisator penting untuk membawa Morotai ke peta global.

“Dukungan saya terhadap SAF tetap bulat. Namun, implementasinya harus dirancang dengan prinsip akuntabilitas sosial dan ekonomi sirkular. Saya berharap pabrik pengolahan SAF nanti tidak hanya berorientasi ekspor, tetapi juga membangun rantai pasok yang adil dengan petani lokal, serta menyediakan ruang bagi UMKM turunan untuk tumbuh berdampingan,” pungkasnya.

Fahri berharap, sinergi antara visi global (energi terbarukan) dan realitas lokal (ekonomi kreatif dan sirkular) dapat menjadikan Kelapa Bido sebagai ikon pembangunan berkelanjutan yang sesungguhnya bagi Kabupaten Pulau Morotai.

  • Penulis: Muhammad Muzijad Mandea
  • Editor: Redaksi BS

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • https://www.tangerangkota.go.id/berita/detail/43207/gor-nambo-jaya-sport-center-gelanggang-terbesar-di-kota-tangerang

    Sambut HUT Kota Tangerang ke-33, PEKATAN Gelar Turnamen Futsal SMA se-Tangerang Raya untuk Jaring Bibit Muda

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 214
    • 0Komentar

    TANGERANG, 16 Februari 2026 (BALENGKO) – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang, organisasi Pemuda Kota Tangerang (PEKATAN) resmi menggelar turnamen futsal tingkat SMA/SMK sederajat bertajuk “PEKATAN Futsal Cup”. Perhelatan ini berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (16-17 Februari 2026), bertempat di GOR Nambo, Kota Tangerang. Turnamen skala regional ini diikuti oleh 32 […]

  • Jangan Sepelekan! Ini 8 Manfaat Luar Biasa Jalan Kaki Setiap Hari

    Jangan Sepelekan! Ini 8 Manfaat Luar Biasa Jalan Kaki Setiap Hari

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 706
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Jalan kaki sering dianggap sebagai aktivitas sederhana, tetapi tahukah Anda bahwa kebiasaan ini menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan fisik dan mental? Tidak perlu waktu lama, cukup 20-30 menit setiap hari, Anda sudah bisa merasakan dampak positifnya. Yuk, simak urutan manfaat jalan kaki berikut ini! 1. Meningkatkan Suasana Hati Stres dan mood buruk bisa diatasi […]

  • Sekretaris Departemen Advokasi Hukum dan Kebijakan HMP UGM, Moh. Resa, S.H. Source : Istimewa

    HMP UGM Mengecam Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Brimob di Tual yang Menyebabkan Anak Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 22 Februari 2026 — Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (HMP UGM) mengecam keras dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Brigade Mobil Polda Maluku di Kota Tual yang mengakibatkan meninggalnya seorang anak di bawah umur. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026. Korban, pelajar berusia 14 tahun bernama Arianto Tawakal, […]

  • 6 Makanan Ampuh untuk Rambut Sehat: Rahasia Atasi Kerontokan dan Ketombe Secara Alami

    6 Makanan Ampuh untuk Rambut Sehat: Rahasia Atasi Kerontokan dan Ketombe Secara Alami

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Pexels Pernahkah Anda mendengar ungkapan, “Rambut adalah mahkota”? Ungkapan ini memang benar adanya. Rambut menjadi salah satu elemen penting yang memengaruhi penampilan seseorang. Rambut yang sehat dan rapi sering kali dikaitkan dengan kesan bersih dan peduli terhadap diri sendiri. Sebaliknya, rambut yang kurang terawat dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti kerontokan, ketombe, hingga […]

  • Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe mendampingi Gubernur Sherly Tjoanda Laos dalam panen raya di Desa Sumber Makmur, Gane Timur.

    Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe Dampingi Gubernur Panen Raya di Gane Timur

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 400
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Kamis, 11 September 2025 – Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe mendampingi Gubernur Sherly Tjoanda Laos dalam panen raya di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Gane Timur, Halmahera Selatan, pada Rabu (10/9). Sarbin tampil kompak bersama Sherly dan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi menjadikan pangan sebagai pilar utama pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya langkah konkret […]

  • Semangat Kebersamaan: Buka Puasa Bersama IKA PMII dan NU Maluku Utara di Ternate

    Semangat Kebersamaan: Buka Puasa Bersama IKA PMII dan NU Maluku Utara di Ternate

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 1.044
    • 0Komentar

    Ternate, Kamis (20/3/25) – Keluarga besar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Maluku Utara menggelar acara buka puasa bersama di Hotel Safirna Ternate. Acara dimulai pukul 18.00 WIT dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti KH. Sarbin Sehe dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah. Acara ini […]

expand_less