Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » KABAR NUSANTARA » Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

  • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
  • visibility 482
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Foto : Instagram itssun_d

Sun D, seorang rapper asal Indonesia Timur, memiliki perjalanan hidup yang penuh liku dan inspirasi. Dari kecintaannya pada hip-hop sejak kecil hingga menjadi bagian dari komunitas rap Jakarta, Westwew, kisahnya menunjukkan bagaimana semangat dan ketekunan dapat membawa seseorang melampaui batasan.

Awal Mula: Hip-Hop di Tanah Papua

Bakat rap Sun D sudah terlihat sejak remaja. Ketika masih duduk di bangku SMP, ia aktif mengikuti berbagai lomba rap dan menciptakan lagu bersama teman-temannya di Papua. Kecintaan ini sering kali membuatnya bermasalah di sekolah. Ia menghabiskan banyak waktu di rumah teman untuk membuat lagu, bahkan sampai bolos sekolah.

Setelah lulus SMA, Sun D sempat ingin meninggalkan dunia rap. Ia memilih melanjutkan kuliah di Bali dengan harapan menjauh dari dunia hip-hop, yang saat itu ia pikir tidak terlalu berkembang di sana. Namun, cinta pada rap ternyata tidak mudah dilupakan.

Bali: Titik Balik Kecintaan pada Musik

Di Bali, Sun D justru bertemu dengan idolanya, Ka Lipooz dan Saint Yowzha, yang juga merupakan pelaku hip-hop ternama. Takdir mempertemukan mereka, bahkan kamar kos Sun D bersebelahan dengan kedua rapper ini. Pergaulan ini memicu kembalinya semangat bermusik Sun D.

Bersama teman-teman dari berbagai daerah yang juga merantau ke Bali, Sun D membentuk grup rap MukaRakat. Kolaborasi ini menjadi tonggak awal karier musiknya di luar Papua. Namun, di tengah perjalanan, fokusnya pada musik membuat studinya berantakan. Atas saran sang ibu, Sun D akhirnya pindah ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah yang tertunda.

Jakarta dan Westwew: Rumah Kreatif Baru

Di Jakarta, Sun D bergabung dengan komunitas hip-hop Westwew, yang sebelumnya sudah dikenalnya lewat event di Bali. Bergabung dengan Westwew menjadi momen besar dalam hidupnya. Di sini, ia belajar banyak tentang industri musik, membangun jaringan, dan memperluas wawasan sebagai rapper.

“Setiap hari di Westwew adalah pengalaman berkesan. Gue belajar banyak, bukan cuma soal musik, tapi juga tentang hidup,” kata Sun D.

Inspirasi dan Identitas Budaya

Dalam setiap karya musiknya, Sun D selalu menuangkan pengalaman hidupnya sendiri. Baginya, membuat sesuatu yang tidak sepenuhnya dipahami tidak pernah menjadi pilihannya. Meski elemen budaya Indonesia Timur belum sepenuhnya tereksplorasi dalam karyanya, ia sering menggunakan bahasa daerah dalam lagu-lagunya sebagai bentuk penghormatan pada asal-usulnya.

Menurutnya, saat ini tidak ada lagi perbedaan besar antara rapper Indonesia Timur dan daerah lainnya. Dengan kemajuan teknologi, kolaborasi lintas daerah menjadi lebih mudah. Bahkan, karya anak-anak Indonesia Timur kini semakin diterima oleh masyarakat luas karena keaslian dan kealamian mereka.

Pesan untuk Generasi Muda

Bagi Sun D, perjalanan dari Papua hingga menjadi bagian dari Westwew adalah bukti bahwa mimpi bisa tercapai dengan kerja keras. Ia memegang prinsip untuk terus berkarya sebanyak mungkin.

“Kalau orang nggak dengerin gue, gue bakal berisik sampai mereka nengok,” ujarnya dengan penuh semangat.

Melalui musiknya, Sun D ingin menginspirasi generasi muda untuk tidak menyerah pada mimpi. Perjalanan ini baru permulaan, dan ia yakin bahwa dunia hip-hop Indonesia masih memiliki ruang besar untuk dieksplorasi.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarbin Sehe Tiba di Ternate Setelah Pelantikan Sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara

    Sarbin Sehe Tiba di Ternate Setelah Pelantikan Sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 880
    • 0Komentar

    Sumber Foto: Gen Z Malut Ternate, (23/2/25) – Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota, dan Wakil Wali Kota seluruh Indonesia masa jabatan 2025-2030 secara serentak di Istana Kepresidenan Jakarta, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, tiba di Ternate pada pukul 08.00 WIT. Setibanya di Ternate, Sarbin Sehe […]

  • Foto para pimpinan dan kader Fatayat NU Kepulauan Sula berpose bersama pada pembukaan Konfercab III di Sanana, 23 November 2025.

    Konferensi Cabang Ke-III Fatayat NU Kepulauan Sula Resmi Digelar

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sanana (BALENGKO) – Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kepulauan Sula resmi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) Ke-III di Sanana pada Ahad (23/11). Kegiatan ini mengusung tema: “Menguat Bersama, Maju Bersama untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia.” Ketua PC Fatayat NU Kepulauan Sula, Faujia Buamona, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan organisasi melalui kaderisasi yang berjenjang dan […]

  • Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah, menyampaikan paparan dalam kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se-Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (14/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan capaian program sekolah gratis yang digagas Sherly Tjoanda bersama Sarbin Sehe dalam menekan Angka Tidak Sekolah (ATS) di Maluku Utara. Play Button

    Abubakar Abdullah: Sekolah Gratis Sherly–Sarbin Berhasil Tekan Angka Tidak Sekolah di Maluku Utara

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.034
    • 0Komentar

    TOBELO (BALENGKO), 14 April 2026 – Kebijakan transformatif di sektor pendidikan yang digagas oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bersama Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe, mulai membuahkan hasil nyata. Memasuki tahun kedua implementasinya, program Sekolah Gratis dan kebijakan “Nol Residu” terbukti efektif menurunkan Angka Tidak Sekolah (ATS) di seluruh penjuru provinsi. Hal tersebut disampaikan oleh […]

  • DEBUT ABUBAKAR SEBAGAI “SERVANT OF GOD”

    DEBUT ABUBAKAR SEBAGAI “SERVANT OF GOD”

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Sahabat Abu Bakar, namanya sangat gampang dizikirkan dan mudah diingat oleh kebanyakan orang yang pernah bershilaturrahim dengannya, nama ini sama dengan sebuah nama yang berismun Abu Bakar Ashshiddiq, salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang paling dekat dan sangat dipercaya oleh Sang Nabi SAW. Khalifah pertama ini merupakan salah satu contoh model kepemimpinan umat yang […]

  • Forum BEM DIY membacakan Maklumat Pemuda Jogja di Yogyakarta dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025.

    Forum BEM DIY Serukan Maklumat Pemuda Jogja: Bangun Persatuan, Rebut Kedaulatan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) — Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM DIY) menyampaikan maklumat bertajuk “Maklumat Pemuda Jogja: Bangun Persatuan, Rebut Kedaulatan Rakyat.” Seruan tersebut menegaskan pentingnya peran pemuda dan mahasiswa dalam menjaga semangat persatuan serta menegakkan kedaulatan rakyat di tengah kondisi politik dan sosial yang dinilai […]

  • Source : Istimewa

    Kohati HMI Ternate Desak Evaluasi Kepala SDN 32 Kalumata Galian Terkait Dugaan Kekerasan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 191
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) — Korps HMI-Wati (Kohati) HMI Cabang Ternate mendesak Pemerintah Kota Ternate segera mengevaluasi Kepala SDN 32 Kalumata Galian menyusul adanya dugaan kekerasan terhadap siswi kelas 5 oleh oknum keamanan sekolah. Selain kekerasan fisik, sekolah tersebut juga dilaporkan mengalami berbagai kasus perundungan hingga intimidasi terhadap orang tua wali. Kegagalan Pengawasan Sekolah Kohati menilai rentetan […]

expand_less