Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Make Munir Live Again Tugu Jogja: Aliansi GEMPUR Bawa Isu Kerusakan Lingkungan dan Industri Ekstraktif Maluku Utara

Make Munir Live Again Tugu Jogja: Aliansi GEMPUR Bawa Isu Kerusakan Lingkungan dan Industri Ekstraktif Maluku Utara

  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
  • visibility 207
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKOSPACE.COM, YOGYAKARTA – Tugu Yogyakarta kembali menjadi ruang perlawanan untuk merawat ingatan atas luka-luka sejarah yang sengaja dibiarkan menganga. Pada Kamis (24/09/2026), puluhan massa aksi dari berbagai elemen gerakan sipil memadati ikon Kota Pelajar tersebut dengan membawa satu nama yang menolak mati: Munir Said Thalib.

Mengusung tema utama “Make Munir Live Again”, Aksi Kamisan edisi September Hitam ini diinisiasi oleh Social Movement Institute (SMI) bersama Aliansi Generasi Muda Kepulauan Rempah (GEMPUR), Forum BEM DIY, kelompok masyarakat sipil, hingga jaringan aktivis perantauan. Aksi yang dimulai pukul 15.30 WIB ini diisi orasi politik, pembacaan puisi, hingga penampilan seni dari Okky Madasari, Al Araf, KEPAL SPI, dan Angklung Mafia Bambu.

Aliansi GEMPUR bersama SMI dan Forum BEM DIY menyuarakan isu kerusakan lingkungan Maluku Utara pada Aksi “Make Munir Live Again” di Tugu Yogyakarta, Kamis (24/9/2026). (Foto: Dok. Balengkospace.com)

Bagi massa aksi, merawat ingatan tentang Munir yang dibunuh dengan racun arsenik pada 7 September 2004—bukan sekadar agenda seremonial mengenang pahlawan HAM, melainkan seruan untuk menuntut pertanggungjawaban negara atas aktor intelektual yang hingga kini masih melenggang bebas.

GEMPUR Bawa Isu Kerusakan Lingkungan dan Industri Ekstraktif Maluku Utara

Aliansi GEMPUR bersama SMI dan Forum BEM DIY menyuarakan isu kerusakan lingkungan Maluku Utara pada Aksi “Make Munir Live Again” di Tugu Yogyakarta, Kamis (24/9/2026). (Foto: Dok. Balengkospace.com)

Aksi Kamisan di Tugu Jogja kali ini terasa kian bergema dengan hadirnya Aliansi Generasi Muda Kepulauan Rempah (GEMPUR). Mahasiswa perantauan asal Maluku Utara ini melebur dalam barisan aksi untuk menyuarakan luka ekologis yang tengah melanda tanah kelahiran mereka.

Penyatuan gelombang perlawanan antara SMI, Forum BEM DIY, dan Aliansi GEMPUR memperluas cakupan tuntutan September Hitam dan Hari Tani Nasional. Massa aksi sepakat bahwa penuntasan kasus pelanggaran HAM masa lalu tidak boleh dilepaskan dari perlawanan terhadap kebijakan hari ini yang berwatak merusak lingkungan.

(BS/Red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H oleh PW GP Ansor Maluku Utara di Masjid Al-Khalid

    Maulid Nabi 1447 H GP Ansor Malut Penuh Khidmat

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Maluku Utara (PW GP Ansor Malut) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M di Masjid Al-Khalid, Senin (29/9) malam. Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri pengurus, kader, tokoh agama, dan masyarakat. Peringatan Maulid tahun ini mengangkat tema “Meneladani Rasulullah, Mengokohkan Iman, Menjaga Negeri”. Rangkaian acara diawali […]

  • KONTROVERSIALITAS NUZULUL QUR’AN

    KONTROVERSIALITAS NUZULUL QUR’AN

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Turunnya al-Qur’an adalah terjemahan harfiah dari kata-kata “Nuzul al-Qur’an”. Kata “nuzul” terambil dari kata “nazala” yang secara loghawiyyah paling minimal memiliki dua ta’rif. Al-awwalu, bahwa kata “nazala” berarti singgah atau menempati, seperti dalam ungkapan bahasa arabnya, ”nazala al-amir al-madinah” yang artinya, “kepala negara itu telah singgah di kota. Al-tsani, bahwa kata “nazala” memiliki arti aktifitas […]

  • BEM UNIPAS Morotai Desak Polres Usut Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT Intimkara

    BEM UNIPAS Morotai Desak Polres Usut Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT Intimkara

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 200
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pasifik (UNIPAS) Morotai secara resmi mendesak Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai untuk segera mengambil tindakan hukum terkait dugaan pelanggaran tata ruang dan lingkungan oleh PT Intimkara. Desakan ini muncul menyusul adanya pengakuan dari pihak perusahaan serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulau Morotai bahwa aktivitas pembukaan […]

  • Sejumlah pengurus IKA PMII Maluku Utara berfoto bersama perwakilan Harita Grup usai menggelar audiensi di Ternate.

    Perkuat Sinergitas, PW IKA PMII Malut Gelar Audiensi dengan Harita Grup

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 538
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) — Pengurus Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Muhajirin Bailussy terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen strategis di daerah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen organisasi untuk mendukung pembangunan Maluku Utara. “Selain membangun soliditas internal, kami juga terus menjalin konsolidasi dan […]

  • Lokasi proyek swering talud Desa Ploly Halmahera Selatan

    Tunggak Upah Warga Rp52 Juta, Proyek Swering Talud Desa Ploly Terancam Diseret ke Jalur Hukum

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 285
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, HALMAHERA SELATAN – Proyek pembangunan infrastruktur penahan ombak atau swering talud di Desa Ploly, Kabupaten Halmahera Selatan, menuai polemik serius. Proyek publik bernilai Rp600 juta dari APBD Provinsi Maluku Utara Tahun Anggaran 2023 tersebut diduga menunggak hak-hak dasar pekerja lokal dan pemilik material bangunan. Berdasarkan data sistem pengadaan, proyek ini tercatat dengan kode […]

  • Pelatihan Etnovideografi di Universitas Khairun: Meningkatkan Kemandirian Mahasiswa dalam Pembuatan Konten Sosial

    Pelatihan Etnovideografi di Universitas Khairun: Meningkatkan Kemandirian Mahasiswa dalam Pembuatan Konten Sosial

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 663
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Ternate, Kamis (20/2/25) – Program Studi Antropologi Sosial Universitas Khairun mengadakan pelatihan Etnovideografi pada Kamis, 20 Februari 2025. Kegiatan yang diadakan di ruang Program Studi Antropologi Sosial ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dan bertujuan untuk mengajarkan teknik pengambilan gambar serta pembuatan video etnovideografi. Ariyo Dermawan, sebagai narasumber, menyampaikan materi dengan cara […]

expand_less