PENA DAN BUKU JADI PENYEBAB KEMATIAN ANAK
- calendar_month Rab, 4 Feb 2026
- visibility 449
- comment 0 komentar

Source : Istimewa
Dalam kehidupan sosial, setiap orang selalu terikat dengan nilai dan jaringan sosial lainnya untuk menjalankan fungsi sosial nya. Sialnya, terkadang faktor-faktor eksternal selalu menjadi pembatas yang menyebabkan Individu berperilaku menyimpang (deviance) makin tumbuh karena persoalan integritas dan regulasi yang tidak seimbang.
Dikabarkan dari pelosok timur Indonesia, tepat di kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilansir Tribunews.com, terkait seorang siswa kelas IV di sekolah dasar (SD) ditemukan meninggal dunia dengan dugaan mengakhiri hidupnya (Kamis, 29/1/2026). Korban ditemukan meninggal dunia di sebuah pohon cengkeh yang terletak tidak jauh dari tempat tinggalnya bersama sang nenek, (baca: TribunFlores.com).
Berdasarkan kronologi singkat yang beredar luas di media pemberitaan dan media sosial (Rabu,4/2/2026), hal ini memicu solidaritas sosial yang kembali saling menyalahkan antar kebijakan Negara dan amanat konstitusi Indonesia tentang jaminan pendidikan bagi Masyarakat rentan. Dalam amanat tersebut, pendidikan seharusnya membebaskan, bukan menekan, bahkan sampai merenggut nyawa. Pada tulisan kali ini, saya mencoba melihat masalah bunuh diri melalui cara pandang sosiologi.
Dalam karya Emile Durkheim yang tersoshor berjudul “Le Suicide”, Durkheim membagi empat jenis bunuh diri berdasarkan faktor tersebut, Salah satu di antaranya adalah anomik. Durkheim memandang bahwa tingkat bunuh diri dalam masyarakat dipengaruhi oleh kuat atau lemahnya integrasi dan regulasi sosial. Menurutnya, bunuh diri yang terjadi akibat kondisi anomie atau kekacauan norma dalam masyarakat bukanlah tindakan individual semata, melainkan fenomena sosial yang didorong oleh kekuatan dari luar individu, terutama tingkat integrasi sosial (keterikatan) dan regulasi sosial (aturan) dalam masyarakat.
- Penulis: Oleh: N.J Gaston Mahasiswa Yogyakarta
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar