Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » PENA DAN BUKU JADI PENYEBAB KEMATIAN ANAK

PENA DAN BUKU JADI PENYEBAB KEMATIAN ANAK

  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 976
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Dalam konteks yang lebih luas, kasus ini menunjukkan bagaimana ketimpangan ekonomi dapat menciptakan tekanan sosial yang tidak terlihat, terutama bagi anak-anak. Anak sekolah berada pada posisi yang sangat rentan karena mereka belum memiliki kemampuan untuk menegosiasikan tuntutan sosial atau mengkritik sistem yang menekan mereka. Ketika kemiskinan keluarga berhadapan langsung dengan tuntutan institusi pendidikan, anak sering kali memaknai kegagalan struktural tersebut sebagai kegagalan pribadi dan berakhir pada krisis integrasi

Jika dilihat melalui kacamata Durkheim, kondisi ini menandakan lemahnya regulasi sosial negara dan masyarakat dalam menjamin hak dasar pendidikan. Pendidikan diposisikan sebagai kewajiban, namun masalahnya terletak pada akses terhadap sarana pendidikan yang tidak diatur secara adil. Ketidakhadiran kebijakan yang sensitif terhadap kondisi ekonomi siswa, justru memperkuat situasi anomie, di mana individu tahu apa yang dituntut darinya, tetapi tidak memiliki jalan yang realistis untuk memenuhinya.

Bunuh diri dalam kasus ini, menurut pendekatan anomik, bukanlah tindakan yang muncul secara tiba-tiba, melainkan hasil akumulasi tekanan sosial yang terus-menerus. Rasa malu karena tidak mampu membeli buku, ketakutan akan stigma dari guru atau teman, serta ketiadaan ruang untuk mengungkapkan kesulitan ekonomi menciptakan situasi tanpa harapan. Dalam kondisi anomie, individu kehilangan keyakinan bahwa sistem sosial dapat memberikan solusi atas penderitaannya.

Dengan konsep anomik, Durkheim membantu kita berpindah dari logika menyalahkan individu ke arah kritik terhadap struktur sosial. Tragedi tersebut seharusnya menjadi refleksi bagi masyarakat, sekolah, dan Negara untuk memperkuat regulasi sosial yang berkeadilan, memperluas dukungan bagi kelompok rentan, serta memastikan bahwa tuntutan sosial khususnya dalam pendidikan selalu diiringi dengan perlindungan dan empati. Tanpa itu semua, kondisi anomie akan terus memproduksi penderitaan serupa namun dalam bentuk yang berbeda.

Catatan Redaksi: Berita ini mengandung informasi mengenai tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tekanan psikologis atau pikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi layanan kesehatan jiwa atau profesional medis terdekat.

  • Penulis: Oleh: N.J Gaston Mahasiswa Yogyakarta
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    KETIKA BERNALAR KRITIS DIBUNGKAM

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Aneh tapi nyata kawan! karena dosen yang menyampaikan nalar kritisnya bahkan dituduh dengan tuduhan yang tidak berdasar karena divonis telah melakukan tindakan melanggar kode etik yang dapat merusak nama baik institusi, coba itu kawan! Padahal sebenarnya dosen itu hanya berusaha menyampaikan suara nalar kritisnya agar kampus ini harus berhasil meningkatkan kualitas tridharmanya dan mengedapankan prinsip […]

  • MUSWIL IKA PMII MALUKU UTARA: “MERAWAT KEMANUSIAAN, MENATA MASA DEPAN”

    MUSWIL IKA PMII MALUKU UTARA: “MERAWAT KEMANUSIAAN, MENATA MASA DEPAN”

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Ternate, (16/2/25) – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Maluku Utara sukses menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ketiga dengan tema “Merawat Kemanusiaan, Menata Masa Depan.” Para alumni PMII, akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi keagamaan dan kepemudaan hadir dalam acara ini. Pembukaan Acara Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan lagu kebangsaan […]

  • Fahrul Abd Muid, Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Maluku Utara.

    Positive Thinking dan Kekuasaan: Cara Gubernur Membentuk Nasib Rakyat

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Penulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Malut
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Dalam tasawuf, ada paham yang kita kenal dengan ‘Wahdatul Wujud’-kesatuan wujud, kehendak seseorang itu bersatu dengan kehendak Tuhan, sehingga pada tingkat tertentu dalam pengalaman ruhani yang sangat tinggi, yakni paling ujung dari seluruh perjalanan sufi, manusia tidak lagi bisa membedakan mana dirinya dan mana Tuhan. Kekuatan yang berbeda itu disebut Quwwat al-tamyiz-kekuatan untuk membeda-bedakan. Konon, […]

  • Fahmil Usman Resmi Terpilih Sebagai Ketua PERSAGI Maluku Utara

    Fahmil Usman Resmi Terpilih Sebagai Ketua PERSAGI Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Muzsta
    • visibility 272
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Estafet kepemimpinan organisasi profesi kesehatan di Maluku Utara kembali bergulir. Melalui forum Musyawarah Daerah (Musda), Fahmil Usman, S.Gz., M.Gz. secara resmi ditetapkan dan disahkan sebagai Ketua PERSAGI Maluku Utara untuk masa bakti periode 2026–2031. Agenda pengambilan keputusan tertinggi Persatuan Ahli Gizi Indonesia tingkat provinsi tersebut dipusatkan di Aula Poltekkes Kemenkes Ternate, Senin (01/06/2026). Penetapan […]

  • Sandisk Optimus GX PRO 850P. Foto: Dok. Sandisk

    Sandisk Rilis SSD Resmi PS5 Super Cepat, Harganya Bisa Beli 5 Konsol!

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Performa Monster Kecepatan Tinggi Di balik harganya yang bikin dompet menangis, Sandisk tidak main-main soal performa. Menggunakan protokol NVMe 1.4, Optimus GX PRO 850P menawarkan spesifikasi kelas atas: Dengan kecepatan sedahsyat ini, loading time game di PS5 dipastikan akan berjalan instan tanpa lag. Mengapa Harganya Bisa Semahal Itu? Lonjakan harga yang sangat ekstrem ini bukan […]

  • Maluku Utara terancam sampah Plastik : Solusi dari Hulu ke Hilir

    Maluku Utara terancam sampah Plastik : Solusi dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.342
    • 0Komentar

    Warga Maluku Utara dan Solusi Pengelolaan Sampah Ronaldo Molle, atau akrab disapa Ciko, seorang warga Desa Hoku-Hoku Kie, Kabupaten Halmahera Barat, kini tengah mendalami pengelolaan sampah di Cilacap, Jawa Tengah. Menurutnya, pengelolaan sampah di Maluku Utara belum maksimal. “Kesadaran masyarakat masih rendah. Banyak yang menggunakan plastik sekali pakai dan membuang sampah sembarangan,” ungkapnya. Ia juga […]

expand_less