Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Makan Bergizi Gratis (MBG): Niat Baik yang Harus Dijaga dengan Kualitas dan Kepercayaan Publik

Makan Bergizi Gratis (MBG): Niat Baik yang Harus Dijaga dengan Kualitas dan Kepercayaan Publik

  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • visibility 1.130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jika benar bahwa tujuan dari MBG (Makan Bergizi Gratis) adalah sebuah niat baik yang telah dirancang untuk mencapai lebih dari sekadar ketahanan pangan. Program ini berfungsi sebagai katalis untuk pembangunan ekonomi lokal, yakni melalui dukungan kepada UMKM dan penciptaan pekerjaan dibidang pertanian. Dampak akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan melalui penurunan kemiskinan dan meningkatkan gizi masyarakat tetutama pada anak -anak, yang secara signifikan akan meningkatkan kualitas SDM bangsa di masa depan melalui invetasi gizi. Program yang dirancang dengan semangat kemanusiaan dan keberpihakan pada rakyat kecil ini seharusnya menjadi teladan bagaimana negara hadir di tengah rakyatnya. Namun, niat baik tanpa kualitas pelaksanaan justru bisa berbalik arah: melahirkan masalah baru, mengecewakan masyarakat, bahkan mencoreng kepercayaan pada program itu sendiri.

Kita perlu jujur baru-baru ini ada beberapa peristiwa MBG yang menuai sorotan. Ada laporan mengenai keluhan rasa, mutu gizi yang tidak sesuai, bahkan kasus keracunan makanan yang semestinya tidak boleh terjadi pada sebuah program sebesar ini. Masalah seperti itu bukan sekadar soal teknis di dapur, melainkan soal keselamatan publik dan citra sebuah kebijakan. Jika ada satu kasus keracunan, dampaknya bisa menjalar pada ribuan orang yang kehilangan kepercayaan. Padahal, kepercayaan adalah modal utama dalam kebijakan sosial.

Disinilah pentingnya memperbaiki kualitas dan kuantitas pelayanan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dapur bukan sekadar ruang memasak, melainkan jantung dari program ini. SOP (Standard Operating Procedure) dapur harus menjadi pedoman yang ketat, tidak boleh diabaikan, apalagi hanya dijadikan formalitas di atas kertas. Mulai dari cara memilih bahan makanan, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi harus terjamin sesuai standar keamanan pangan. Pengawasan juga tidak boleh bersifat insidental, melainkan berkelanjutan dengan evaluasi yang jelas.

Kualitas tidak hanya diukur dari rasa atau tampilan makanan, tetapi juga dari keamanan pangan dan kandungan gizinya. Apakah bahan segar yang digunakan sudah sesuai standar? Apakah pengolahan dilakukan dengan memperhatikan suhu, higienitas alat, dan sanitasi pekerja? Apakah distribusi sampai ke tangan penerima dengan kualitas tetap terjaga? Pertanyaan-pertanyaan ini harus menjadi indikator yang selalu diperiksa setiap hari.

  • Penulis: Fahmil Usman, S.Gz.,M.Gz.,AIFO
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah mahasiswa membentangkan poster saat berlangsungnya Kongres HPMS di Asrama Haji, Ternate, Minggu (11/1/2026). Sumber foto: Istimewa.

    Aksi Tolak 10 IUP Pulau Mangoli Diwarnai Dugaan Kekerasan di Kongres HPMS Ternate

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 12 Januari 2026 — Aksi penyampaian aspirasi penolakan 10 Izin Usaha Pertambangan (IUP) bijih besi di Pulau Mangoli, Kepulauan Sula, dilaporkan berujung pada dugaan kekerasan dalam Kongres Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) di Asrama Haji, Ternate Selatan, Minggu malam (11/1/2026). Tiga mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Sula membentangkan poster penolakan sesaat setelah […]

  • Source : Istimewa

    GP Ansor Pulau Taliabu: Jamin Supremasi Hukum, Jangan Biarkan Opini Publik Mendikte Proses Penyidikan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 420
    • 0Komentar

    TALIABU (BALENGKO) , 16 Februari 2027 – Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pulau Taliabu, La Ode Saiful Hendra, menegaskan pentingnya menjaga integritas sistem hukum di tengah penanganan dugaan kasus tunjangan DPRD Provinsi Maluku Utara. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa proses hukum tidak boleh kalah atau diintervensi oleh giringan opini publik. Saat ini, kasus tersebut […]

  • Universitas NU Maluku Utara dan Kementerian Transmigrasi Jalin Kerja Sama Strategis di Kawasan Transmigrasi

    Universitas NU Maluku Utara dan Kementerian Transmigrasi Jalin Kerja Sama Strategis di Kawasan Transmigrasi

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 857
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Jakarta – (16/7/25) Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia. Penandatanganan ini menandai dimulainya kerja sama strategis di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia di kawasan transmigrasi. Kegiatan penandatanganan berlangsung di Gedung Kementerian Transmigrasi, Jakarta, pada Selasa, 15 Juli 2025. Sekretaris […]

  • Wakil Gubernur Maluku Utara KH. Sarbin Sehe meninjau revitalisasi Anjungan Malut di TMII Jakarta

    Revitalisasi Anjungan Maluku Utara di TMII Ditinjau Wagub Malut

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 707
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Jakarta | 24 Juli 2025 – Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, meninjau langsung proses lanjutan revitalisasi Anjungan Provinsi Maluku Utara di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Kamis (24/7). Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemantauan dan evaluasi Pemprov Malut guna memastikan revitalisasi berjalan sesuai rencana dan standar […]

  • AKSI SOLIDARITAS: Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (24/2/2026). Aksi ini menuntut keadilan atas meninggalnya Arianto Tawakal di Maluku serta menolak tindakan represif kepolisian. (Foto: Istimewa)

    Solidaritas Kasus Arianto, BEM UMT Gelar Aksi Damai di Depan Polres Metro Tangerang Kota

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 325
    • 0Komentar

    TANGERANG (BALENGKO) – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (BEM UMT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polres Metro Tangerang Kota pada Selasa (24/2). Aksi ini merupakan bentuk solidaritas atas meninggalnya Arianto Tawakal, seorang pelajar di Kota Tual, Maluku, yang diduga menjadi korban tindakan represif oknum kepolisian. Presiden Mahasiswa BEM UMT, Fajar Anugrah Aberdien, […]

  • Penanaman mangrove di Ternate bersama PKK Malut dan pelajar untuk pelestarian pesisir

    Penanaman Mangrove Ternate, PKK Malut Ajak Warga Jaga Pesisir

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 756
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate – TP PKK Pusat, TP PKK Provinsi Maluku Utara, dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara menanam 250 bibit mangrove di pesisir Pantai Gambesi, Kecamatan Kota Ternate Selatan, Sabtu (9/8/2025). Kegiatan ini juga diisi dengan aksi bersih pantai dan kampanye bebas sampah. Selain itu, acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT RI ke-80. […]

expand_less