Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » PENA DAN BUKU JADI PENYEBAB KEMATIAN ANAK

PENA DAN BUKU JADI PENYEBAB KEMATIAN ANAK

  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 831
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Anomie menurut Durkheim adalah keadaan ketika aturan, nilai, dan batasan sosial menjadi kabur atau tidak lagi berfungsi secara efektif. Kondisi ini sering muncul saat terjadi perubahan sosial atau ekonomi yang cepat, seperti krisis ekonomi, kemiskinan mendadak, atau ketimpangan yang semakin tajam. Dalam situasi seperti ini, individu kehilangan pegangan tentang apa yang wajar untuk diharapkan dan dicapai dalam hidup, sehingga dampaknya bisa muncul dari perasaan frustrasi dan putus asa.

Dalam konteks bunuh diri anomik, masalah utamanya bukan sekadar kemiskinan itu sendiri, melainkan ketiadaan regulasi sosial yang melindungi individu saat menghadapi tekanan ekonomi. Ketika masyarakat gagal menyediakan sistem dukungan yang memadai baik melalui keluarga, sekolah, maupun negara individu dibiarkan menghadapi tekanan tersebut sendirian. Hal inilah yang, menurut Durkheim, menciptakan kondisi rawan bunuh diri.

Kasus seorang anak sekolah yang bunuh diri karena tidak mampu membeli buku dapat dibaca melalui lensa bunuh diri anomik. Anak tersebut berada dalam sistem pendidikan yang menuntut pemenuhan standar tertentu (membeli buku, mengikuti pelajaran), namun tidak disertai mekanisme perlindungan bagi mereka yang secara ekonomi tidak mampu. Di sini terlihat adanya ketidakseimbangan antara tuntutan sosial dan kemampuan nyata individu.

Masalah ekonomi keluarga dalam kasus ini tidak berdiri sendiri, tetapi terkait dengan kegagalan regulasi sosial. Sekolah, sebagai institusi sosial, seharusnya berfungsi bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang aman yang peka terhadap kondisi sosial-ekonomi muridnya. Ketika sekolah tetap menuntut tanpa memberi alternatif atau bantuan, anak tersebut terjebak dalam tekanan struktural yang tidak ia pahami sepenuhnya.

Dari sudut pandang Durkheim, anak tersebut mengalami anomie karena diperhadapkan pada harapan sosial (menjadi murid yang baik  dan patuh) tanpa adanya aturan dan dukungan yang realistis bagi kondisi hidupnya. Perasaan gagal, malu, dan terasing bukan muncul karena kelemahan pribadi, tetapi karena sistem sosial yang tidak mampu mengatur dan melindungi individu yang rentan.

Namun, secara kritis, teori Durkheim juga memiliki keterbatasan. Ia kurang memberi ruang pada pengalaman emosional individu dan faktor psikologis personal. Meski demikian, dalam kasus ini, teori bunuh diri anomik tetap relevan karena membantu kita melihat bahwa tragedi tersebut bukan hanya masalah anak tersebut, melainkan cerminan dari ketimpangan ekonomi, lemahnya empati institusional, dan kegagalan masyarakat dalam menyediakan regulasi sosial yang adil dan manusiawi.

  • Penulis: Oleh: N.J Gaston Mahasiswa Yogyakarta
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Lebih Dekat Ongker, Rapper dari Indonesia Timur yang Membawa Identitas Maluku dalam Setiap Liriknya

    Mengenal Lebih Dekat Ongker, Rapper dari Indonesia Timur yang Membawa Identitas Maluku dalam Setiap Liriknya

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 895
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram Ongker Ongker, seorang rapper berbakat asal Indonesia Timur, baru-baru ini berbagi cerita tentang perjalanan musiknya dalam sebuah wawancara eksklusif. Dari awal mula ketertarikannya pada musik hip-hop hingga tantangan yang dihadapi sebagai musisi dari daerah, Ongker membuka pintu bagi kita untuk memahami lebih dalam tentang dirinya dan karya-karyanya. Awal Mula Tertarik pada […]

  • MTsN 1 Pulau Morotai Resmi Lepas Siswa Ikuti GALATAMA II Tingkat Provinsi di Ternate

    MTsN 1 Pulau Morotai Resmi Lepas Siswa Ikuti GALATAMA II Tingkat Provinsi di Ternate

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 175
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pulau Morotai secara resmi melepas para siswa terbaiknya untuk mengikuti ajang Gerakan Literasi Madrasah (GALATAMA II) tingkat Provinsi Maluku Utara yang akan digelar di Kota Ternate. Kegiatan pelepasan berlangsung di Pelabuhan Daruba, Senin (22/6), dengan penuh semangat dan harapan besar dari pihak madrasah, guru pembimbing, serta […]

  • Pembangunan Masjid Pas Ipa Belum Rampung, Warga Minta Penjelasan

    Pembangunan Masjid Pas Ipa Belum Rampung, Warga Minta Penjelasan

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.085
    • 0Komentar

    “Anggarannya cukup besar, tetapi fisik di lapangan belum menunjukkan kemajuan signifikan. Kami menduga dana sudah terserap, namun hasilnya tidak sesuai harapan,” ujar Mursid kepada redaksi, Rabu (25/6/2025). Ia mendesak agar Badan Kesra Setda dan Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula segera melakukan audit dan investigasi terhadap pelaksanaan proyek tersebut. “Kami menuntut transparansi dan pertanggungjawaban. Pemerintah harus menjamin […]

  • Dr. Lukman Tamhir, M.Pd saat pelantikan sebagai Kepala MAN 2 Tidore Kepulauan (Tikep).

    Dr. Lukman Tamhir Dilantik Jadi Kepala MAN 2 Tidore Kepulauan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 307
    • 0Komentar

    SOFIFI, BALENGKO SPACE – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tidore Kepulauan (Tikep) resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Dr. Lukman Tamhir, S.Ag., M.Pd., yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 1 Kota Ternate, resmi dilantik menjadi Kepala MAN 2 Tikep pada Selasa (21/04/2026). Pelantikan jebolan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini membawa harapan besar […]

  • DEBUT ABUBAKAR SEBAGAI “SERVANT OF GOD”

    DEBUT ABUBAKAR SEBAGAI “SERVANT OF GOD”

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Sahabat Abu Bakar, namanya sangat gampang dizikirkan dan mudah diingat oleh kebanyakan orang yang pernah bershilaturrahim dengannya, nama ini sama dengan sebuah nama yang berismun Abu Bakar Ashshiddiq, salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang paling dekat dan sangat dipercaya oleh Sang Nabi SAW. Khalifah pertama ini merupakan salah satu contoh model kepemimpinan umat yang […]

  • Ketua LBH Ansor Ternate, Zulfikran A. Bailussy, SH, saat menyampaikan pandangan tentang tambang dan keadilan sosial.

    LBH Ansor Ternate: Pernyataan Wagub Malut Soal Tambang Jadi Alarm Keadilan untuk Rakyat

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 774
    • 0Komentar

    LBH Ansor juga mengutip pandangan KH Miftachul Akhyar, Rais Aam PBNU, yang menyebut eksploitasi berlebihan terhadap alam sebagai bentuk kedzaliman. Sementara itu, KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU, menegaskan pembangunan harus berkelanjutan dan tidak boleh melahirkan ketimpangan sosial. Bahkan, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) jauh sebelumnya mengingatkan bahwa kekayaan alam adalah hak rakyat, bukan […]

expand_less