Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Ternate Krisis Kepercayaan: Pejabat Absen Dialog Sengketa Lahan, PC PMII Ternate Bereaksi

Ternate Krisis Kepercayaan: Pejabat Absen Dialog Sengketa Lahan, PC PMII Ternate Bereaksi

  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 950
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE – Ternate, Kamis (14/8/25) Sengketa lahan yang melibatkan Polda Maluku Utara (Malut) dan warga di kawasan Ubo-Ubo, Kayu Merah, dan Bastiong Karance di Ternate kini memasuki babak baru. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ternate dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate mengambil peran penting, menyoroti ketidakadilan dan potensi konflik sosial.

Pada Rabu malam (13/8/25) PMII Cabang Ternate mengadakan dialog publik dengan tema “Urgensi Sengketa Lahan Antara Polda dan Masyarakat Ubo-Ubo Kayu Merah, dan Bastiong Karance : Bagaimana Jalan Keluarnya? untuk mencari solusi, yang mengundang akademisi Hukum, perwakilan warga terdampak, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Ternate dan Pemerintah Kota Ternate, tetapi perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Ternate dan Pemerintah Kota Ternate tidak hadir. Dua kursi kosong ini, menurut PMII, menunjukkan kelemahan institusi terkait dalam menghadapi masyarakat.

“Forum ini adalah ruang akademik dan sosial untuk mencari solusi, bukan ajang saling menyalahkan. Tetapi, ketika pihak berwenang tidak datang, publik tidak bisa mendapatkan kejelasan,” kata Ketua PMII Cabang Ternate. Ia memperingatkan bahwa PMII akan menggeruduk kantor BPN dan Pemkot dengan massa yang lebih besar jika pengabaian ini terus berulang.

Akar masalahnya terletak pada sertifikat Hak Pakai atas nama Polri yang terbit sejak 1989. Polda Malut mengklaim sertifikat itu sebagai dasar kepemilikan lahan, tetapi warga telah mendiami, mengelola, dan membayar pajak lahan tersebut selama puluhan tahun. Bagi PMII, ini bukan hanya sengketa administrasi, melainkan persoalan keadilan substantif.

Keraguan Menghantui Janji Tukar Guling

Zulfikran A. Bailussy dari LBH Ansor menyoroti janji Sekda Kota Ternate tentang tukar guling (ruislag) lahan. Namun, ketidakhadiran Sekda dan perwakilan BPN dalam dialog menimbulkan keraguan besar.

“Apakah ini benar-benar komitmen, atau sekadar wacana untuk meredam polemik?” tanya Zulfikran. Tanpa kehadiran pemerintah untuk menjelaskan rencana ini secara transparan, tukar guling hanya akan menjadi janji kosong.

“Negara harus melindungi rakyatnya, bukan membiarkan mereka hidup dalam ketidakpastian hak atas tanah yang sudah mereka diami puluhan tahun,” tegas Zulfikran A. Bailussy, Ketua LBH Ansor Kota Ternate.

Baik PC PMII Kota Ternate maupun LBH Ansor Kota Ternate memperingatkan bahwa sengketa agraria ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ketidakpastian hukum dan pengabaian suara warga bisa memicu eskalasi protes. Ketidakhadiran BPN dan Pemkot Ternate bukan hanya menghambat penyelesaian, tetapi juga memperpanjang potensi konflik sosial. Situasi ini menuntut kehadiran dan komitmen nyata dari pihak berwenang.**Red

 

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Kemiskinan Guru Besar di IAIN Ternate: Alarm Serius Dunia Akademik Maluku Utara

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Adalah Institut Agama Islam Negeri-IAIN Ternate, salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia bagian timur-Moloku Kie Raha, telah lama mengalami derita kemiskinan Guru Besar. Hal ini merupakan sebuah apresisasi yang hilang ditelan alam bagi institut yang seharusnya menjadi pusat-markaz keunggulan akademik dan pusat penelitian peradaban dan kebudayaan yang sesuai dengan disiplin keilmuannya. Menjadi Guru […]

  • Episentrum Rempah Dunia Ternate

    Episentrum Rempah Dunia atau Sekadar Citra? Catatan Kritis untuk Ternate

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Amril Hi. Ade (Mahasiswa Kota Ternate yang menempuh pendidikan di Yogyakarta)
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Ternate kembali menyiapkan panggung. Tema “Episentrum Rempah Dunia” diangkat dalam Rapat Kerja Nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026. Agenda pun disusun rapi: festival, simposium, hingga parade budaya. Sekilas, semuanya tampak meyakinkan, seolah dengan kemasan yang tepat, Ternate bisa kembali menjadi pusat perhatian dunia. Namun di balik itu, muncul pertanyaan mendasar: apakah yang […]

  • Anggota Fatayat NU Tidore membagikan sembako kepada warga sekitar

    Fatayat NU Tidore Kegiatan Rutin Bulanan Berbagi Sembako

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.202
    • 0Komentar

    Tidore (Balengko Space) – Fatayat NU Tidore kegiatan rutin bulanan kembali digelar dengan berbagi sembako kepada masyarakat sekitar, Selasa (30/9/2025). Program ini menjadi salah satu wujud kepedulian organisasi perempuan Nahdlatul Ulama terhadap warga yang membutuhkan. Pada kegiatan bulan ini, Fatayat NU Tidore kegiatan rutin bulanan berupa pembagian sembako disalurkan kepada dua keluarga penerima manfaat. Meski […]

  • Kondisi mesin pompa air yang mengalami kerusakan di Desa Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai. (Sumber foto: Istimewa)

    Sebulan Mesin Pompa Rusak, Warga Desa Muhajirin Morotai Hidup dalam Kecemasan Akan Genangan Air

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 625
    • 0Komentar

    Morotai (BALENGKO) — Warga Desa Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, menyampaikan harapan agar kerusakan mesin pompa air di wilayah mereka dapat segera mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Mesin tersebut diketahui telah tidak berfungsi selama kurang lebih satu bulan terakhir dan dikhawatirkan dapat memicu genangan air, terutama saat curah hujan meningkat. Seorang warga berinisial […]

  • Sumber Foto: iluvislam.com

    Intelijen di Era Multipolar: Dari Hudzaifah bin al-Yaman hingga Krisis Nurani Global

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Muhammad
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Ketika dunia kembali terbelah dalam persaingan multipolar antara Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, dan kekuatan regional lain, intelijen menjadi senjata utama yang menentukan arah geopolitik. Namun, di tengah kebisingan algoritma dan operasi rahasia lintas negara. Pada bagian ini ada satu hal yang saya ajukan setidaknya paling  mendasar yaitu moral. Figur Hudzaifah bin al-Yaman, Shahibu Sirri Rasulullah […]

  • Anggota DPRD Morotai Naswin Rowo Apresiasi Kontingen MA, MTs, dan MI Juara Galatama II Maluku Utara

    Anggota DPRD Morotai Naswin Rowo Apresiasi Kontingen MA, MTs, dan MI Juara Galatama II Maluku Utara

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 315
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai, Naswin Rowo, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen peserta dari sekolah Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berpartisipasi dalam ajang Galatama II tingkat Provinsi Maluku Utara. Apresiasi khusus disampaikan kepada para siswa yang berhasil meraih juara dalam […]

expand_less