Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Menggugat “Rektornya Rektor”: Menanti Fajar Baru Kepemimpinan Visioner.

Menggugat “Rektornya Rektor”: Menanti Fajar Baru Kepemimpinan Visioner.

  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ada fenomena aneh tapi nyata kawan pada rezim kepemimpinan Rektorat di IAIN Ternate saat ini. Memang ada Rektor, Wakil Rektor satu, dua, dan tiga. Namun, ada jabatan yang lebih tinggi dari seorang Rektor dan sangat besar pengaruhnya dalam mengambil sebuah kebijakan strategis tapi sangat menyebalkan. Jabatan itu diistilah dengan “Rektornya Rektor” di IAIN Ternate yang membuat Rektor sendiri tidak bisa berkutik dan mati kutu olehnya. Segala macam keputusan Rektor di kampus ini harus mendapatkan persetujuan dari “Rektornya Rektor” itu. Artinya, bahwa Rektor IAIN Ternate lebih fokus pada mementingkan kepentingan pribadinya atau kelompoknya saja, daripada memprioritaskan kepentingan institusi dan masyarakat akademik. Indikator “Rektornya Rektor” ini dapat dipotret pada kenyataan hari ini yaitu kurangnya transparansi pada penggunaan anggaran kampus dan rapuhnya prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan institusi. Kurangnya kemampuan untuk meningkatkan kualitas akademik dan penelitian. Tidak adanya upaya maksimal untuk meningkatkan kolaborasi dengan institusi lainnya. Sebuah gambaran nyata tentang keadaan kepemimpinan yang “tara butul” di institusi ini. Bukankah IAIN Ternate telah mengalami fase kemunduran-jika enggan berkata, IAIN Ternate telah terkutuk oleh “Rektornya Rektor”. Sebuah kepemimpinan yang terkutuk karena IAIN Ternate secara riil telah kehilangan arah dan tujuan yang sebenarnya, tidak ada visi dan misi yang jelas dan terukur. Apalagi sama sekali tidak ada prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola-pengelolaannya. Banyak modus operandi yang mengarah kepada inovasi pelanggaran baru untuk memperkaya diri dan kelompoknya. Realitas inilah yang telah membuat masyarakat akademik IAIN Ternate merasa tidak percaya lagi dan tidak menghargai kepemimpinan yang ada karena sangat “tidak berkeadaban” kawan!

Oleh karena itu, tidak ada kata terlambat untuk bertindak cepat dalam menyelamatkan institusi IAIN Ternate dari pengaruh negatif “Rektornya Rektor” yang dianggap ngeri-ngeri sedap tapi sangat menyesatkan masyarakat akademik. Sudah saatnya saya, anda dan kita semua menantikan terpilihnya Rektor baru IAIN Ternate yang visioner, berani bertindak pada orang yang salah, tegas, dan jujur dalam kepemimpinannya. Maka tibalah saatnya IAIN Ternate berada pada fase baru dan berkemajuan untuk semua aspeknya. Rektor baru haruslah melakukan perubahan-reformasi totalitas untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan pada level Rektorat demi tercapainya kemashlahatan masyarakat akademik. Menempatkan masyarakat akademik yang tepat pada jabatannya secara profesional dan harus sesuai dengan perintah Statuta IAIN Ternate. Rektor baru IAIN Ternate haram hukumnya menabrak aturan main dalam mengelola institusi ini tapi haruslah mengikuti aturan permainan. Karena institusi ini memang mendesak membutuhkan pemimpin-Rektor jadiidun-baru yang mampu memimpin dengan menggunakan prinsip integritas-satu kata sama dengan perbuatannya, gunakanlah prinsip transparansi dan akuntabilitas yang ditempatkan sebagai panglima bagi seorang Rektor baru IAIN Ternate. Sebagaimana panglima perang yang tak pernah terkalahkan dalam memimpin peperangan di zaman Rasulullah Saw. Itulah seorang sahabat yang bernama Khalid bin Walid. Sebuah model pemimpin yang on the track-kepemimpinannya selalu berada di jalur yang benar-al-Shidqu, wajahnya tidak penuh dengan kemunafikan, bertindak sesuai rencana, dan mengarah pada tujuan bersama yang telah disepakati-tidak berwajah kemenduaan. Inilah sosok figur pemimpin yang kepemimpinannya berjalan efektif dan memiliki fokus yang jelas dalam mencapai sasaran yang hendak dicapai secara kolektif-kolegial. Maka, kepada Rektor baru jangan lagi menciptakan yang namanya “Rektornya Rektor” di IAIN Ternate agar saya, anda, dan kita semua dapat mengalami suasana kebatinan yang penuh dengan kenikmatan yang tiada-taranya. Wallahu ‘alam bishshawab.

  • Penulis: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ISDIK Kie Raha

    ISDIK Kie Raha Maluku Utara Targetkan Prodi S1 Gizi Jadi Unggulan Bidang Pangan Kreatif

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 139
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) — Program Studi (Prodi) S1 Gizi Institut Sains dan Kependidikan (ISDIK) Kie Raha Maluku Utara menjalani asesmen lapangan pada 3–5 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya penjaminan mutu akademik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan institusi tersebut. Rekomendasi Tim Asesor Proses asesmen melibatkan dua asesor, yakni Prof. Dr. Nurdin Rahman (Universitas Tadulako) […]

  • SEKOLAH TANPA BEBAN, BELAJAR DENGAN TENANG

    SEKOLAH TANPA BEBAN, BELAJAR DENGAN TENANG

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 799
    • 0Komentar

    Saya merasa takjub dengan kata-kata bijak yang dimunculkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, yakni: “Sekolah tanpa Beban, Belajar dengan Tenang”. Jika kata-kata bijak ini dialih-bahasakan kedalam bahasa Arab menjadi “madrasatun biduuni a‘baain diraasiyyatin bihuduu’in”. Saya serius memikirkan makna yang terkandung dibalik kata-kata bijak ini. Menurut ijtihad saya, ini sebuah kalam (ungkapan) yang […]

  • Foto suasana upacara HUT ke-80 RI di Lapas Jambula

    Wakil Gubernur Maluku Utara beri Remisi HUT ke-80 RI di Ternate

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 573
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – TERNATE, Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Jambula, Ternate, Minggu (17/8/2025). Wagub Sarbin bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus menyampaikan amanat Presiden RI dan pesan Menteri Imigrasi serta Pemasyarakatan. Upacara ini tidak hanya merayakan HUT ke-80 RI, tetapi juga […]

  • KONSTRUKSI SEKOLAH RAKYAT

    KONSTRUKSI SEKOLAH RAKYAT

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Bahwa sesuai dengan amanah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang hendak mendirikan lembaga pendidikan wabilkhusus bagi anak-anak Indonesia yang kurang mampu (fuqara wal masakin) secara ekonomi (al-iqtishadiyyah) yang kemudian dinamakan dengan Sekolah Rakyat. Sekolah ini harus dimulai tahiyyat awalnya pada tahun 2025 dan target pendiriannya berjumlah 100 (seratus) Sekolah Rakyat diseluruh Indonesia selama lima tahun. […]

  • Sumber foto : Istimewa

    Dinilai Ciderai Marwah Organisasi, Bidang Keuangan KNPI Morotai Desak DPD I Pecat Ketua Terpilih

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 229
    • 0Komentar

    MOROTAI (BALENGKO) – Krisis kepemimpinan melanda Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pulau Morotai. Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan DPD II KNPI Pulau Morotai, Fahri Sibua, secara resmi merilis pernyataan sikap yang mendesak DPD I KNPI Provinsi untuk segera mengambil langkah tegas berupa pemecatan terhadap Ketua KNPI Pulau Morotai. Langkah […]

  • Tiga Jamaah Haji Asal Halmahera Selatan Dirawat di Makassar, Wagub Malut Turun Langsung Play Button

    Tiga Jamaah Haji Asal Halmahera Selatan Dirawat di Makassar, Wagub Malut Turun Langsung

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Makassar,(balengkospace.com) –Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, menjenguk tiga jamaah haji asal Halmahera Selatan yang sedang dirawat di RSUP Tadjuddin Chalid, Makassar, Senin pagi (12/5). Ia ingin memastikan langsung kondisi mereka sebelum berangkat ke tanah suci. Dalam kunjungan ini, Wagub didampingi oleh dua petugas kesehatan, dr. Rosita Alkatiri dan dr. Ali Akbar Taslim. Mereka […]

expand_less