Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Gubernur Maluku Utara Serahkan Hibah Bus Kemenhub ke UNUTARA Maluku Utara

Gubernur Maluku Utara Serahkan Hibah Bus Kemenhub ke UNUTARA Maluku Utara

  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 1.308
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sofifi (BALENGKO) – Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) resmi menerima bantuan hibah satu unit bus dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Penyerahan bantuan berlangsung pada Rabu (24/12/2025) pukul 16.00 Waktu Galala–Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara.

Hibah bus tersebut diserahkan secara langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bersama Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, dan disaksikan oleh seluruh penerima hibah serta tamu undangan.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bersama Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe menyerahkan hibah bus kepada Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Dr. M. Nasir Tamalene, di Sofifi, Rabu (24/12/2025).

Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Dr. M. Nasir Tamalene, menyampaikan bahwa bantuan bus ini akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk mendukung kepentingan akademik dan kegiatan institusional kampus.

“Bus hibah ini akan digunakan sesuai peruntukannya untuk menunjang aktivitas akademik mahasiswa dan sivitas akademika Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara,” ujar Dr. M. Nasir Tamalene dalam sambutannya.

Ia menambahkan, bantuan dari Kementerian Perhubungan RI tersebut merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah dalam mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan tinggi di daerah, khususnya di Provinsi Maluku Utara.

Penyerahan hibah bus ini turut dihadiri oleh unsur Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara, serta sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan akademik di Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Mursid Puko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekerja tambang

    Ribuan TKA di Tambang Maluku Utara: Kegagalan Regulasi dan Pembiaran Sistemik yang Mengorbankan Hak Konstitusional Rakyat

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Zulfikran Bailussy, S.H. Ketua LBH Ansor Maluku Utara
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Masuknya ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke sektor pertambangan nikel baik buruh kasar atau pun tenaga kerja asing profesional di Maluku Utara bukan sekadar persoalan ekonomi ataupun isu tenaga kerja. Ini adalah masalah hukum, pembiaran administratif, dan kegagalan negara menegakkan mandat konstitusi. Ketika ribuan pekerja lokal menganggur, tetapi kawasan industri nikel justru dipenuhi pekerja asing […]

  • LAILATUL QADAR, MAIN DOMENO dan BATAWANA

    LAILATUL QADAR, MAIN DOMENO dan BATAWANA

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 351
    • 0Komentar

    ‘Lailatul Qadar’ berarti, satu malam yang sangat dirindukan oleh perindu-perindunya karena ia sangat menentukan kepentingan umat manusia di jagad raya, dan ‘Alfu Syahr” berarti, seribu bulan yang erat hubungannya dengan ‘lailatul qadar’ dalam sistem ajaran Islam. ‘Lailatul qadar’ adalah malam yang sangat mulia dan berharga bagi interest umat Nabi Muhammad Saw untuk perbaikan kualitas hidupnya, […]

  • Proses Pembebasan Lahan AMP PT Eltis Anugrah Sejati di Morotai Dipertanyakan, Camat: Hanya Beri Rekomendasi

    Proses Pembebasan Lahan AMP PT Eltis Anugrah Sejati di Morotai Dipertanyakan, Camat: Hanya Beri Rekomendasi

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Proses pembebasan lahan untuk pembangunan Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Eltis Anugrah Sejati di Desa Joubela, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menuai sorotan. Selain ukuran dan mekanisme pembebasan lahan yang dipertanyakan, kejelasan status perizinan usaha serta dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) atau UKL-UPL juga belum transparan. […]

  • Akbar Mangoda

    Bukan Sekadar Jaga Harga, Akbar Mangoda Minta Pasar Murah Morotai Jadi Penyelamat Nasib Petani Lokal

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 261
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI (BALENGKO)– Ketua Formatur DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pulau Morotai, Moh. Akbar Mangoda, memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyelenggarakan Gerakan Pasar Murah menjelang bulan suci Ramadhan. Namun, ia menekankan agar momentum ini tidak sekadar menjadi ajang menjaga stabilitas harga, tetapi juga instrumen untuk menyejahterakan petani lokal. Akbar menyarankan agar […]

  • Source : www.vice.com

    Belajar Nasionalisme dari Etnis Tionghoa

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Malut
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Komunitas Tionghoa sangat menarik untuk dicatat karena terdapat beberapa literatur menegaskan perihal asal-muasal etnis Tionghoa di Indonesia. Etnis ini berawal dari para migran yang masuk ke nusantara ratusan tahun yang lalu. Mereka datang dengan latar belakang sejarah Tiongkok yang tua dan besar-empat ribu tahun yang lalu. Implikasinya, etnis Tionghoa yang tersebar di seluruh Asia Tenggara-bahkan […]

  • source : Istimewa

    POST POWER SYNDROME ‘RACUN GALAFEA’

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 639
    • 0Komentar

    Seseorang yang memiliki mental lemah-dha’if dan belum siap menghadapi hilangnya jabatan-kekuasaan karena orang itu tidak terpilih lagi untuk periode selanjutnya dalam sebuah jabatan akan mengalami shock-pukulan batin yang menyiksa dirinya. Dari kondisi shock ini, muncul perasaan-perasaan sedih, takut, cemas, rasa inferior-rendah diri, tidak berguna, putus asa, bingung, dan rasanya mau gila saja. Semua gejala-gejala rohaniah […]

expand_less