Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Menggugat “Rektornya Rektor”: Menanti Fajar Baru Kepemimpinan Visioner.

Menggugat “Rektornya Rektor”: Menanti Fajar Baru Kepemimpinan Visioner.

  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 335
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ada fenomena aneh tapi nyata kawan pada rezim kepemimpinan Rektorat di IAIN Ternate saat ini. Memang ada Rektor, Wakil Rektor satu, dua, dan tiga. Namun, ada jabatan yang lebih tinggi dari seorang Rektor dan sangat besar pengaruhnya dalam mengambil sebuah kebijakan strategis tapi sangat menyebalkan. Jabatan itu diistilah dengan “Rektornya Rektor” di IAIN Ternate yang membuat Rektor sendiri tidak bisa berkutik dan mati kutu olehnya. Segala macam keputusan Rektor di kampus ini harus mendapatkan persetujuan dari “Rektornya Rektor” itu. Artinya, bahwa Rektor IAIN Ternate lebih fokus pada mementingkan kepentingan pribadinya atau kelompoknya saja, daripada memprioritaskan kepentingan institusi dan masyarakat akademik. Indikator “Rektornya Rektor” ini dapat dipotret pada kenyataan hari ini yaitu kurangnya transparansi pada penggunaan anggaran kampus dan rapuhnya prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan institusi. Kurangnya kemampuan untuk meningkatkan kualitas akademik dan penelitian. Tidak adanya upaya maksimal untuk meningkatkan kolaborasi dengan institusi lainnya. Sebuah gambaran nyata tentang keadaan kepemimpinan yang “tara butul” di institusi ini. Bukankah IAIN Ternate telah mengalami fase kemunduran-jika enggan berkata, IAIN Ternate telah terkutuk oleh “Rektornya Rektor”. Sebuah kepemimpinan yang terkutuk karena IAIN Ternate secara riil telah kehilangan arah dan tujuan yang sebenarnya, tidak ada visi dan misi yang jelas dan terukur. Apalagi sama sekali tidak ada prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola-pengelolaannya. Banyak modus operandi yang mengarah kepada inovasi pelanggaran baru untuk memperkaya diri dan kelompoknya. Realitas inilah yang telah membuat masyarakat akademik IAIN Ternate merasa tidak percaya lagi dan tidak menghargai kepemimpinan yang ada karena sangat “tidak berkeadaban” kawan!

Oleh karena itu, tidak ada kata terlambat untuk bertindak cepat dalam menyelamatkan institusi IAIN Ternate dari pengaruh negatif “Rektornya Rektor” yang dianggap ngeri-ngeri sedap tapi sangat menyesatkan masyarakat akademik. Sudah saatnya saya, anda dan kita semua menantikan terpilihnya Rektor baru IAIN Ternate yang visioner, berani bertindak pada orang yang salah, tegas, dan jujur dalam kepemimpinannya. Maka tibalah saatnya IAIN Ternate berada pada fase baru dan berkemajuan untuk semua aspeknya. Rektor baru haruslah melakukan perubahan-reformasi totalitas untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan pada level Rektorat demi tercapainya kemashlahatan masyarakat akademik. Menempatkan masyarakat akademik yang tepat pada jabatannya secara profesional dan harus sesuai dengan perintah Statuta IAIN Ternate. Rektor baru IAIN Ternate haram hukumnya menabrak aturan main dalam mengelola institusi ini tapi haruslah mengikuti aturan permainan. Karena institusi ini memang mendesak membutuhkan pemimpin-Rektor jadiidun-baru yang mampu memimpin dengan menggunakan prinsip integritas-satu kata sama dengan perbuatannya, gunakanlah prinsip transparansi dan akuntabilitas yang ditempatkan sebagai panglima bagi seorang Rektor baru IAIN Ternate. Sebagaimana panglima perang yang tak pernah terkalahkan dalam memimpin peperangan di zaman Rasulullah Saw. Itulah seorang sahabat yang bernama Khalid bin Walid. Sebuah model pemimpin yang on the track-kepemimpinannya selalu berada di jalur yang benar-al-Shidqu, wajahnya tidak penuh dengan kemunafikan, bertindak sesuai rencana, dan mengarah pada tujuan bersama yang telah disepakati-tidak berwajah kemenduaan. Inilah sosok figur pemimpin yang kepemimpinannya berjalan efektif dan memiliki fokus yang jelas dalam mencapai sasaran yang hendak dicapai secara kolektif-kolegial. Maka, kepada Rektor baru jangan lagi menciptakan yang namanya “Rektornya Rektor” di IAIN Ternate agar saya, anda, dan kita semua dapat mengalami suasana kebatinan yang penuh dengan kenikmatan yang tiada-taranya. Wallahu ‘alam bishshawab.

  • Penulis: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Ilustrasi Source : FARS/HAMED JAFARNEJAD via AFP

    Selat Hormuz Membara: Tiga Kapal Menjadi Sasaran Serangan di Tengah Ketegangan Iran-AS

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 169
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Jalur perdagangan minyak global di Selat Hormuz mencekam setelah sedikitnya tiga kapal dilaporkan menjadi sasaran serangan proyektil pada Minggu (1/3/2026). Insiden ini terjadi di tengah eskalasi militer yang meningkat setelah Iran melancarkan aksi balasan terhadap serangan udara Amerika Serikat dan Israel. Dilansir dari CNBC Indonesia Badan Keamanan Maritim Inggris, United Kingdom Maritime […]

  • BIROKRASI ALA SHERLY TJOANDA LAOS

    BIROKRASI ALA SHERLY TJOANDA LAOS

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.072
    • 1Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Oleh: Fahrul Abd. MuidPenulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Peneliti Media Gerbong Nusantara Dentuman reformasi birokrasi ala Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos menjadi “tahiyyat awal” untuk memulai akan membereskan manajemen tata kelola pemerintahan Provinsi Maluku Utara hari ini yang wajib hukumnya berdasarkan pada asas transparansi, akuntabilitas, aksesibilitas, efektif dan efisien […]

  • Solusi Digital Containder Atasi Sampah dari Hulu ke Hilir

    Solusi Digital Containder Atasi Sampah dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, 22 Februari 2025 – Ciko Molle, Operation Manager dari Containder, melakukan kunjungan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Ternate di Kecamatan Ternate Barat hari ini. Dari kejauhan, tumpukan sampah yang semakin menggunung menyambut kedatangan tim. Ciko menegaskan, masalah sampah harus segera ditangani secara serius agar tidak menjadi boomerang di masa depan. […]

  • Kepemimpinan Baru HIMAIT: Bukan Janji Sempurna, Tapi Siap Berusaha Maksimal!

    Kepemimpinan Baru HIMAIT: Bukan Janji Sempurna, Tapi Siap Berusaha Maksimal!

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 393
    • 0Komentar

    (balengkospace.com) Yogyakarta, 3 Juni 2025 – Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata (HIMAIT) resmi memilih pemimpin baru dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-2 yang berlangsung Sabtu (1/6) di Asrama Sula, Yogyakarta. Afif Salih Buton terpilih sebagai Ketua Umum, sementara Muh. Keven Sarkol atau Faldo Rettob mendampingi sebagai Wakil Ketua Umum untuk periode 2025–2026. Afif menyampaikan […]

  • Revolusi Sunyi di Sekolah-Sekolah Maluku Utara

    Revolusi Sunyi di Sekolah-Sekolah Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Subhan Samsudin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Berbicara tentang perubahan pendidikan, kita sering membayangkan gebrakan besar, kebijakan baru, program raksasa, atau masuknya teknologi canggih ke ruang kelas. Namun, tidak semua transformasi datang dengan sorotan dan tepuk tangan. Di banyak tempat, perubahan bergerak perlahan dan hampir tanpa suara, tetapi justru di situlah letak kekuatannya. Fenomena inilah yang dapat disebut sebagai “revol jauh dari pusat […]

  • Suasana Desa Busua, Kayoa Barat, saat masyarakat menanti kejelasan hasil audit khusus dana desa.

    Warga Busua Menanti Jawaban: Di Mana Hasil Audit Dana Desa?

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 582
    • 0Komentar

    Desa Busua, Kayoa Barat (BALENGKO) —Tim Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan telah melakukan audit khusus terkait dugaan penyalahgunaan dana desa di Desa Busua pada 27 September 2025. Langkah ini mendapat perhatian serius dari masyarakat yang sejak lama mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran desa. Salah satu perwakilan masyarakat Busua, yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, menegaskan bahwa hasil audit […]

expand_less