Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Normalisasi Kekerasan? Kasatpol PP Morotai Sebut Pukuli Aktivis HMI “Hal Biasa”

Normalisasi Kekerasan? Kasatpol PP Morotai Sebut Pukuli Aktivis HMI “Hal Biasa”

  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 249
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

PULAU MOROTAI, BALENGKO SPACE – Gelombang protes yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Tertindas (ARIT) di depan Kantor Bupati Pulau Morotai berakhir ricuh pada Senin (4/5/2026) pagi. Aksi yang melibatkan koalisi besar organisasi mahasiswa dan rakyat tersebut diwarnai dugaan tindakan represif Satpol PP Morotai terhadap sejumlah demonstran.

Aliansi ARIT sendiri merupakan gabungan dari berbagai organisasi lintas sektor, mulai dari organisasi nasional hingga lokal. Unsur yang terlibat di antaranya adalah PMII, IMM, HMI, GPM, SAMURAI MALUT Distrik Unipas, GEMPAR, Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI), GAMHAS Sektor Unipas, serta konfederasi politik Kesatuan Perjuangan Rakyat (KPR).

Kronologi Dugaan Penganiayaan

Foto Masa Aksi, Dok. Balengko Space

Sekretaris HMI Cabang Pulau Morotai sekaligus bagian dari massa aksi ARIT, Hasanudin Saba, mengaku menjadi korban kekerasan brutal oknum petugas. Ia menjelaskan bahwa saat massa mencoba melakukan negosiasi untuk bertemu Bupati, situasi memanas hingga terjadi kontak fisik.

“Benar, saat kami memaksa masuk untuk bertemu Bupati, saya dipukul kurang lebih 5 kali dan dicakar di bagian leher sampai telinga,” ungkap Hasanudin kepada jurnalis Balengko Space. Menurutnya, kehadiran ARIT adalah untuk menyuarakan hak-hak rakyat yang tertindas, namun justru disambut dengan tindakan yang tidak manusiawi oleh aparatur keamanan.

Tanggapan Kontroversial Kasatpol PP

Menanggapi tudingan tersebut, Kasatpol PP Pulau Morotai, Akri Yuti Wijaya, mengeluarkan pernyataan yang memicu kontroversi. Bukannya melakukan evaluasi internal, ia justru menormalisasi tindakan kekerasan tersebut dengan alasan faktor lingkungan.

“Itu soal biasa sudah, saya tidak sempat lihat, tapi itu sudah menjadi hal biasa. Apalagi terik matahari yang cukup panas yang pastinya menimbulkan emosional,” ujar Akri saat dikonfirmasi. Pernyataan ini dinilai publik sebagai bentuk pembiaran terhadap tindakan brutal oknum di lapangan.

Tuntutan Proses Hukum

Merespons tanggapan tersebut, massa ARIT menyatakan tidak akan tinggal diam. Hasanudin menegaskan bahwa aksi demonstrasi adalah hak konstitusional yang dilindungi undang-undang. Ia mendesak agar seluruh oknum yang terlibat dalam penganiayaan diproses secara hukum demi memberikan efek jera.

“Kami sangat kecewa. Seharusnya mereka adalah pelindung massa aksi, bukan pelaku kekerasan. Kami harap tindakan ini diproses hukum agar tidak ada lagi oknum-oknum yang bertindak brutal di masa mendatang,” pungkas Hasanudin. Hingga saat ini, aliansi ARIT tengah mengonsolidasikan kekuatan untuk menentukan langkah hukum dan aksi lanjutan terkait insiden ini. (BS)

  • Penulis: Muzijad Mandea
  • Editor: Mustakim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua LBH Ansor Ternate Zulfikran Bailussy memberikan keterangan pers soal pencalonan Sarbin Sehe dan Rio C. Pawane di HIPMI dan KONI Maluku Utara.

    Jangan Sesatkan Publik, LBH Ansor Tegaskan Pencalonan Pejabat di HIPMI dan KONI Tidak Langgar Hukum

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 6 Oktober 2025 – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate menegaskan bahwa pencalonan Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, sebagai Ketua KONI Maluku Utara dan Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio C. Pawane, sebagai Ketua HIPMI Maluku Utara, tidak melanggar hukum. Menurut LBH Ansor, opini publik yang menyebut keduanya melanggar Undang-Undang Nomor […]

  • Source : Istimewa

    IAIN Ternate Sosialisasi PMB 2026 di Morotai: Kenalkan Jalur PTKIN dan Target UIN

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 176
    • 0Komentar

    MOROTAI (BALENGKO) — Tim sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) IAIN Ternate menyambangi Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Nurul Yaqin, Kabupaten Pulau Morotai, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memotivasi siswa kelas XII untuk melanjutkan studi sekaligus memperkenalkan program unggulan tahun akademik 2026/2027. Jalur Masuk dan Beasiswa Dalam sosialisasi tersebut, tim memaparkan tiga jalur utama pendaftaran bagi calon […]

  • Source : Istimewa

    Usung Semangat Integritas dan Budaya, Rasti Kristanti Daramean Resmi Nahkodai IKEMAP Halteng–Yogyakarta 2026–2027

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 203
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (BALENGKO) – Ikatan Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Halmahera Tengah–Yogyakarta (IKEMAP Halteng–Yogyakarta) resmi memulai babak baru kepemimpinan. Rasti Kristanti Daramean dilantik sebagai Presiden IKEMAP periode 2026–2027 dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pemerintah Kalurahan Banguntapan, DIY, Sabtu (14/2). Pelantikan kali ini mengusung tema strategis: “Membentuk Generasi yang Berintegritas dan Berbudaya untuk Menuju IKEMAP […]

  • Gubernur Maluku Utara Kunjungi Bank Sampah di Ternate, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

    Gubernur Maluku Utara Kunjungi Bank Sampah di Ternate, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 1.150
    • 0Komentar

    Ternate, (23/3/25) – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mengunjungi Bank Sampah yang berada di Kelurahan Fitu, Ternate Selatan, pada Minggu (23/3/25). Dalam kunjungan ini, ia didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate, Muhammad Syafei, dan Koordinator Containder, Chiko Molle. Gubernur Sherly bertemu langsung dengan warga setempat di Kantor Kelurahan untuk melihat inisiatif pengelolaan […]

  • Source : Istimewa

    Putra Daerah Halut di Jakarta Kecam DLH: Jangan Jadi Penonton Saat Hutan Ngidiho Dibabat!

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 250
    • 0Komentar

    JAKARTA (BALENGKO) – Solidaritas Masyarakat Indonesia Timur (SMIT) Se-Jabodetabek menyatakan sikap keras terhadap aktivitas penambangan batuan (sirtu) oleh CV. Inti Tiga Putri Mandiri di Desa Ngidiho, Kecamatan Galela Barat, Halmahera Utara. Pasalnya, lokasi penambangan tersebut berada di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) yang memiliki fungsi ekologis strategis bagi masyarakat setempat. Ketua SMIT Se-Jabodetabek, Wempy Habari, […]

  • Source : singgahkemasjid.blogspot.com

    Masjid Raya Baiturrahman Morotai: Infrastruktur Besar yang Belum Optimal untuk Shalat Idul Fitri

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Akbar Mangoda (Ketua DPD Partai Amanat Nasional Pulau Morotai)
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Setiap kota yang mayoritas penduduknya beragama Islam umumnya memiliki satu bangunan yang bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol peradaban umat. Bangunan itu adalah masjid raya. Ia tidak hanya menjadi tempat shalat lima waktu, tetapi juga pusat aktivitas keagamaan, ruang pertemuan umat, serta simbol kehadiran Islam dalam kehidupan sosial. Karena itu, ketika hari raya seperti […]

expand_less