Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Libatkan 1.746 Pekerja Lokal, Irine Roba Dorong Kemandirian Petani Lewat Program P3TGAI di Halmahera Timur

Libatkan 1.746 Pekerja Lokal, Irine Roba Dorong Kemandirian Petani Lewat Program P3TGAI di Halmahera Timur

  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 467
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, HALMAHERA TIMUR – Anggota Komisi V DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri, menggelar pertemuan dengan 23 kelompok penerima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun Anggaran 2025 dan 2026 di Desa Sidomulyo, Rabu (30/7/2026). Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 peserta ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sosialisasi pelaksanaan program peningkatan jaringan irigasi bagi kelompok tani.

Dalam sambutannya, Irine menjelaskan bahwa P3TGAI merupakan program pemberdayaan perkumpulan petani melalui pembangunan, perbaikan, dan peningkatan jaringan irigasi secara swakelola. Menurutnya, irigasi yang baik akan mendukung produktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Keberhasilan program ini tidak terlepas dari koordinasi panjang antara Balai Wilayah Sungai Maluku Utara dan Tim Irine Center, mulai dari tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan dan evaluasi agar program benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Irine menegaskan bahwa program P3TGAI yang diterima masyarakat merupakan bagian dari jalur aspirasi anggota DPR RI. Sebagai wakil rakyat, ia memiliki tanggung jawab untuk mengusulkan desa penerima kepada pemerintah pusat sekaligus mengawal seluruh proses pelaksanaan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Program ini memiliki cakupan yang luas di wilayah Maluku Utara. Berdasarkan data teknis, sebaran program meliputi 27 kelompok di Halmahera Utara, 37 kelompok di Halmahera Timur, 13 kelompok di Halmahera Tengah, 14 kelompok di Halmahera Selatan, 14 kelompok di Pulau Morotai, dan 1 kelompok di Tidore Kepulauan. Secara keseluruhan, program ini mencakup 106 paket pekerjaan dengan panjang saluran mencapai ±22.707 Km dan mampu melayani luas areal pertanian sebesar ±719 Ha. Hingga saat ini, progres fisik pekerjaan telah mencapai 74% dengan penyerapan anggaran sebesar 70%, serta melibatkan 1.746 tenaga kerja dari masyarakat setempat melalui skema padat karya.

“Saya berharap seluruh kelompok tani dapat menjaga dan memanfaatkan jaringan irigasi yang telah dibangun sehingga mampu mendukung peningkatan hasil pertanian secara berkelanjutan. Saya juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerja sama dengan pemerintah agar program serupa dapat terus hadir di masa depan,” tegasnya.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan tamu penting, antara lain:

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, Bpk. M. Saleh Talib beserta rombongan

Kepala Balai BPBPK Maluku Utara, Bpk. Sahdin Husen beserta rombongan

Kepala Balai BP2JK Maluku Utara, Bpk. Andie Mai Endrijatno

Kepala Balai BPJN Maluku Utara, Bpk. Abdul Hamid Payapo

Kepala Desa Sidomulyo selaku tuan rumah pelaksana, serta para kepala desa penerima program P3TGAI di Halmahera Timur

Ketua, sekretaris, dan bendahara kelompok P3TGAI Tahun 2026 yang hadir

Warga masyarakat dari Kecamatan Wasile dan Wasile Timur

Salah satu perwakilan kelompok tani Yusmanu menyampaikan apresiasi kepada Irine Roba, BWS Maluku Utara, dan Tim Irine Center atas perhatian yang diberikan melalui program P3TGAI.

“Keberadaan jaringan irigasi yang lebih baik sangat membantu kami para petani dalam memperoleh pasokan air yang lancar, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian,” ujarnya.

Masyarakat juga berharap pendampingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program terus dilakukan agar kualitas pembangunan tetap terjaga dan manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang. Mereka menilai kolaborasi antara pemerintah, Balai Wilayah Sungai Maluku Utara, dan anggota DPR RI menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap P3TGAI tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik jaringan irigasi, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian kelompok tani dalam mengelola sumber daya air. Dengan demikian, sektor pertanian di Desa Sidomulyo diharapkan semakin produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Irine dalam sambutannya.

  • Penulis: Mujizad Mandea
  • Editor: Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi damai Forum BEM Se-DIY memperingati Hari Jadi Yogyakarta ke-269 dengan tema Maklumat Jogja: Demokrasi Tanpa Kekerasan dan Budaya sebagai Penopang.

    Forum BEM Se-DIY Gelar Aksi Damai: Maklumat Jogja, Demokrasi Tanpa Kekerasan dan Budaya sebagai Penopang

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 8 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Yogyakarta ke-269, Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Se–Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM Se-DIY) menggelar aksi damai bertajuk “Menggugah Maklumat Jogja: Demokrasi Tanpa Kekerasan, Budaya sebagai Penopang.” Aksi ini bukan sekadar seremonial peringatan, melainkan refleksi moral dan politik terhadap kondisi demokrasi di Indonesia yang dinilai semakin […]

  • Adagium “Dia Tidak Berpendidikan, Pantas Akhlaknya Buruk”

    Adagium “Dia Tidak Berpendidikan, Pantas Akhlaknya Buruk”

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Rabbiul Nguna Nguna
    • visibility 938
    • 0Komentar

    Pendidikan sering kali dilekatkan pada perilaku baik dan terpuji. Karena itu, ketika seseorang memasuki dunia pendidikan formal baik Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) ia kerap dicap sebagai pribadi baik. Terlebih lagi apabila seorang anak melanjutkan studi hingga perguruan tinggi, ia hampir pasti dianggap sebagai sosok paling bermoral dan berakhlak terpuji.

  • Intel Polisi Masuk Kampus UMY

    Aksi Titik Nol Damai, Aliansi UMY Bergerak Sayangkan Insiden Penyusupan Intel Polisi di Dalam Kampus

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 289
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Aliansi UMY Bergerak menegaskan bahwa jalannya aksi demonstrasi bertajuk “Menuju Pembebasan Nasional” yang dipusatkan di Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada Rabu (17/06/2026) berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kendati demikian, pihak aliansi menyesalkan adanya insiden ketegangan di lingkungan internal Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pasca-aksi, menyusul ditemukannya oknum aparat kepolisian berpakaian preman yang […]

  • Ronaldo Molle Pegiat Lingkungan Malut mengapresiasi kolaborasi PT Esa Maha Karya Tunggal (ECOTRU) dan Pusdal LH di Gunung Bawakaraeng.

    Soroti Aksi Bawakaraeng, Pegiat Lingkungan Malut Chiko Molle Puji Sinergi ECOTRU-Pusdal LH Dicontoh

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 570
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, GOWA – Gerakan masif pelestarian hulu ekologis di Gunung Bawakaraeng, Sulawesi Selatan, memantik perhatian serius dari berbagai belahan daerah. Pegiat Lingkungan asal Maluku Utara, Ronaldo Molle, S.Tr.KL, bisa di sapa Chiko secara khusus menyoroti kolaborasi strategis antara PT Esa Maha Karya Tunggal (ECOTRU) bersama Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Sulawesi dan Maluku […]

  • Suhail Elly, S.Ak

    Demonstrasi Harus Bergeser dari Penyampaian Aspirasi Menuju Desakan Keputusan Politik

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Suhail Elly, S.Ak, Wasekum Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Hari ini banyak terjadi demonstrasi diberbagai daerah, hal ini disebabkan karena situasi negara semakin kesini semakin mengkhawatirkan maka mahasiswa dan masyarakat sipil turun ke jalan untuk mengevaluasi negara. namun pola pergerakan yang terjadi saat ini terlalu usang dan kumuh sehinggah isu dan tuntutan yang dibawa akan selalu berdebu dilaci-laci pemerintahan tanpa adanya realisasi yang nyata. […]

  • Lapangan Warisan Ternate

    Lapang Warisan Hidupkan Permainan Tradisional

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.193
    • 1Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate – Di tengah derasnya arus globalisasi dan dominasi konten digital, sejumlah anak muda di Ternate menggagas sebuah gerakan sosial bertajuk Lapang Warisan. Komunitas ini hadir sebagai ruang alternatif untuk melestarikan permainan tradisional sekaligus menjadi tempat healing yang murah dan menyenangkan bagi masyarakat, terutama anak-anak. Permainan seperti Balengko-Balengko (petak kumpet) ,Boi Tampurung, Benteng, […]

expand_less