Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » BUKAN LAGI GEDUNG DAN IJAZAH

BUKAN LAGI GEDUNG DAN IJAZAH

  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 291
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Memasuki petengahan 2026, wajah pendidikan Indonesia sedang berada di persimpangan jalan yang krusial. Jika satu dekade lalu kemegahan Gedung sekolah dan legalitas ijazah menjadi parameter tunggal kesuksesan institusi, hari ini narasi tersebut mulai using. Kita menyaksikan pergeseran fundamental dari “pendidikan berbasis fasilitas fisik” menuju “pendidikan berbasis ekosistem kompetensi”. Data menunjukkan bahwa relevansi ijazah konvensional terus mengalami devaluasi di pasar kerja global. Berdasarkan laporan Future of Job 2025-2026, lebih dari 65% perusahaan teknologi dan kreatif kini lebih memprioritaskan portofolio digital dan sertifikasi keahlian spesifik (micro-credentials) dibandingkan transkip nilai akademik.

Di Indonesia, angka pengangguran terdidik dari lulusan perguruan tinggi masih bertahan di angka yang mengkhawatirkan, sebuah paradoks di tengah klaim peningkatan infrastruktur pendidikan. “Gedung sekolah hanyalah cangkang. Tanpa manajemen yang mampu mengintegrasikan kecerdasan manusia dengan ketangkasan digital, sekolah hanya akan menjadi museum masa lalu di tengah peradaban yang berlari begitu cepat” Persoalan utamanya bukan pada ketiadaan teknologi, melainkan pada gagapnya manajemen sekolah dalam mengelola transisi.

Banyak sekolah di tahun 2026 ini terjebak dalam “digitalisasi kosmetik” mereka memiliki laboratorium computer canggih dan panel layer sentuh di setiap kelas (tidak berlaku di daerah tertinggal) namun metode pengajaran masih bersifat top-down, administratif, dan kaku. Manajemen sekolah sibuk menghitung jam kehadiran fisik guru dan siswa, alih-alih mengukur progres pencapaian kompetensi individu. Paradigma baru ini lebih fokus pada pengembangan talenta dan problem solving dengan tolak ukur dilihat dari portofolio, proyek, dan sertifikasi industry. Dari ruang belajar dengan paradigma omni-channel (fisik, virtual, metaverse). Selain itu, peran kepala sekolah dengan pandangan lamanya menjadi sebagai manajer administratif/birokrat tetapi dengan paradigma baru ini harus menjadi CEO edukasi serta arsitek ekosistem belajar.

Kritik tajam perlu dilarahkan pada kebijakan anggaran yang seringkali masih berat sebelah pada pemeliharaan fisik. Di era dimana AI (Artificial Intelligence) telah menjadi asisten belajar personal, sekolah seharusnya berinvestasi lebih besar pada pengembangan kapasitas guru sebagai mentor emosional dan curator pengetahuan. Guru tidak lagi dibutuhkan untuk menyampaikan materi yang kini bisa diakses lewat satu klik tetapi juga menjaga api rasa ingin tahu dan etika berpikir siswa. Manajemen sekolah saat ini harus berani meruntuhkan sekat-sekat kelas. Sekolah harus bertransformasi menjadi community hub, tempat di mana praktisi industri, seniman, dan akademisi bertemu.

Konsep sekolah tanpa dinding (borderless school) bukan lagi utopia, melainkan kebutuhan agar siswa tidak asing dengan realitas sosial dan dinamika ekonomi yang mereka hadapi. Penulis ingin menutup tulisan ini dengan melihat juga pendidikan kita kedepan bukanlah membangun lebih banyak Gedung mewah melainkan membangun sistem manajemen yang fleksibel, adaptif, dan manusiawi. Ijazah mungkin masih diperlukan sebagai bentuk formalitas, namun kompetensi nyata dan karakterlah yang akan menentukan siapa yang bertahan di tengah disrupsi. Jika sekolah gagal menata ulang arsitekturnya sekarang, makai a akan kehilangan relevansinya sebagai institusi pembentuk peradaban.

  • Penulis: Irfandi R. Hi Mustafa Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara
  • Editor: Redaksi Balengko Space

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang Nelayan Meninggal Dunia Akibat Tersambar Petir di Perairan Morotai Utara

    Seorang Nelayan Meninggal Dunia Akibat Tersambar Petir di Perairan Morotai Utara

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 477
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Seorang nelayan asal Desa Mira, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, dilaporkan meninggal dunia akibat tersambar petir saat melaut di wilayah perairan perbatasan Desa Bido dan Desa Yao, Kecamatan Morotai Utara, Kamis (18/6/2026). Korban diketahui bernama Sofyan Awat (54). Saat kejadian, korban sedang melakukan aktivitas memancing bersama sejumlah rekannya menggunakan perahu […]

  • Asesor pendidikan terpaksa menggulung celana untuk melintasi banjir rob saat bertugas di Desa Jorjoga, Taliabu Utara.

    Banjir Rob Rendam Desa Jorjoga, Warga Minta Respons Cepat Pemkab Taliabu

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Taliabu (BALENGKO) — Kondisi cuaca yang tidak stabil pada awal Desember menyebabkan banjir rob melanda Desa Jorjoga, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu. Air laut yang naik ke permukiman warga membuat sebagian masyarakat harus bertahan sambil menunggu banjir surut, Jumat (5/12/2025). Sunaidin, pemuda kelahiran Jorjoga, mengungkapkan bahwa masyarakat sangat berharap adanya bantuan dari Pemerintah Daerah […]

  • Ikmal Ali M. Nur

    Paradoks Pembangunan Kawasan Transmigrasi Upt Patlean dan Komitmen DPRD komisi II Halmahera Timur

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Ikmal Ali M. Nur | Mahasiswa Universitas Janabadra Yogyakarta
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Salah satu bentuk fungsi DPRD ialah menjadi penghubung antara Rakyat dan Pemerintah Daerah, agar memastikan pembangunan benar-benar dirasakan oleh rakyat. sebagai wakil rakyat DPRD memiliki kewajiban untuk mendengarkan, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, setiap keluhan dan masukan yang diterima dari warga akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembentukan kebijakan daerah. DPRD juga benar-benar memastikan bahawa kesejahteraan […]

  • Kadis Lingkungan Hidup Ternate Sambut Inisiatif Containder untuk Atasi Masalah Sampah di Kota Ternate

    Kadis Lingkungan Hidup Ternate Sambut Inisiatif Containder untuk Atasi Masalah Sampah di Kota Ternate

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 753
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, (1/2/25) – Setelah pertemuan yang produktif dengan Gubernur Maluku Utara, Ibu Sherly Tjoanda, perwakilan dari Containder langsung menuju Kota Ternate. Mereka melakukan identifikasi mendalam mengenai permasalahan sampah yang ada. Kunjungan ini merupakan kelanjutan dari langkah yang sebelumnya dilakukan oleh Chiko Molle, yang beberapa minggu lalu meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota […]

  • Wakil Gubernur Maluku Utara mendorong transparansi Dana Hibah Olahraga untuk

    Wagub Maluku Utara Tegaskan Dana Hibah Olahraga Wajib Dimanfaatkan sebaik mungkin

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 383
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – SOFIFI , Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan dana hibah olahraga harus di manfaatkan sebaik mungkin. Ia menyampaikan hal tersebut saat menyaksikan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Olahraga Provinsi Maluku Utara TA 2025 di ruang rapat Wakil Gubernur, Selasa (19/8). Sekretaris Daerah Maluku Utara menandatangani langsung NPHD […]

  • Sumber foto : Istimewa

    PENA DAN BUKU JADI PENYEBAB KEMATIAN ANAK

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Oleh: N.J Gaston Mahasiswa Yogyakarta
    • visibility 846
    • 0Komentar

    Dalam kehidupan sosial, setiap orang selalu terikat dengan nilai dan jaringan sosial lainnya untuk menjalankan fungsi sosial nya. Sialnya, terkadang faktor-faktor eksternal selalu menjadi pembatas yang menyebabkan Individu berperilaku menyimpang (deviance) makin tumbuh karena persoalan integritas dan regulasi yang tidak seimbang. Dikabarkan dari pelosok timur Indonesia, tepat di kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang […]

expand_less