Doa dan Zikir Hari Santri di Morotai, Perkuat Spiritual dan Cinta Tanah Air
- calendar_month 58 menit yang lalu
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kemenag Morotai menggelar Dzikir dan Sholawat. (Source Istimewa)
BALENGKO SPACE, MOROTAI — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai menggelar doa dan zikir bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Pondok Pesantren Nurussabah Usbar, Rabu (21/10/2026) malam. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat spiritualitas, menumbuhkan rasa syukur, serta meneguhkan peran santri dalam membangun bangsa.
Kegiatan yang berlangsung setelah salat Isya tersebut dipimpin oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Pulau Morotai, H. Musanif Sibua. Hadir dalam kegiatan ini jajaran pejabat dan pegawai Kemenag Pulau Morotai, kepala KUA se-Kabupaten Pulau Morotai, kepala madrasah negeri dan swasta, serta para santri Pondok Pesantren Nurussabah Usbar.
Kepala Kantor Kemenag Pulau Morotai, H. Abdurachman Assagaf, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta menjadikan Hari Santri sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, dan memperkuat rasa cinta terhadap tanah air.
“Hari Santri bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk menata hati, meningkatkan keimanan, serta mensyukuri nikmat ilmu dan kemerdekaan yang telah diwariskan para pendahulu,” pesannya.
Ia menegaskan, santri memiliki peran strategis sebagai aset bangsa, pelopor perubahan, dan perekat persatuan. Menurutnya, nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, dan semangat kebangsaan harus terus diperkuat agar santri mampu menghadapi tantangan zaman sekaligus berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Sementara itu, H. Musanif Sibua menyampaikan bahwa doa dan zikir bersama menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mempererat kebersamaan antara keluarga besar Kemenag dan lingkungan pesantren. “Melalui doa dan zikir ini, kita berharap diberikan kekuatan iman, keberkahan ilmu, serta kemampuan untuk terus membimbing dan mendukung generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
“Melalui doa dan zikir ini, kita berharap diberikan kekuatan iman, keberkahan ilmu, serta kemampuan untuk terus membimbing dan mendukung generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, doa juga dipanjatkan agar Indonesia senantiasa aman, damai, dan sejahtera, serta para pemimpin, kiai, dan ustaz diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah dan membimbing generasi penerus bangsa. Semangat ini sejalan dengan tema Hari Santri Nasional 2026, “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Kemenag Pulau Morotai berharap peringatan Hari Santri dapat mendorong santri dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan nilai-nilai keagamaan, menjaga persatuan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap bangsa. Dengan demikian, semangat santri tidak hanya hadir dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga diwujudkan melalui ilmu, akhlak, dan pengabdian nyata bagi masyarakat.
- Penulis: Mujizad Mandea

Saat ini belum ada komentar