Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kekuasaan Profetik (Etika, Batas, dan Tanggung Jawab Kekuasaan)

Kekuasaan Profetik (Etika, Batas, dan Tanggung Jawab Kekuasaan)

  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Melalui prophetic power, analisis berangkat dari sudut pandang kekuasaan dalam orientasi yang lebih mendasar, yaitu amanah untuk mewujudkan keadilan dan memuliakan manusia. Kontes perkara Gibran, perspektif ini tidak dimaksudkan untuk menentukan kesalahan personal apalagi tanpa bukti yang cukup. Tapi, untuk menguji apakah sistem pencalonan dan pertanggungjawaban berlandaskan amanah publik atau tidak. Jadi, ukuran profetik tidak hanya apakah seseorang dapat menduduki jabatan, tapi juga bagaimana cara yang digunakan untuk menduduki jabatan tersebut.

Legalitas merupakan unsur penting, tapi bukan satu-satunya ukuran kualitas kekuasaan. Dalam constitutional democratic, tidak cukup memastikan kekuasaan diperoleh melalui prosedur yang sah, tapi juga dibatasi konstitusi, dijalankan secara etis, dan diarahkan untuk kepentingan publik. Karena itu, persoalan kekuasaan perlu menempati ruang yang lebih luas, yaitu hubungan antara hukum, konstitusi, etika dan tanggungjawab moral.

Koteksnya dengan perkara Gibran, dalam maksud rekonstruksi perbaikan sistem agar perkara serupa tidak berulang, dalam tulisan sebelumnya yang saya kasih judul “Belajar” Dari Gibran, saya sudah mengusulkan beberapa hal, yaitu verifikasi substantive, direct verification, public verification, pre-election challenge, dan ethical candidacy code. Penjelasan dari kelima saran ini silahkan scrool sosial media saya, sudah saya upload di sana. Kesempatan ini, saya ingin menambahkan satu masukan untuk perbaikan sistem yaitu mekanisme korektif – sistem hukum perlu menyediakan kejelasan mekanisme penyelesaian apabila persoalan syarat calon baru diketahui setelah pelantikan, dengan tetap memperhatikan kepastian hukum dan finalitas proses.

Closing Statement

Kekuasaan tidak hanya ditentukan melalui prosedur yang mengantarkan seseorang menempati jabatan, tapi juga oleh batas etik dalam melewati prosedur tersebut. Sebab, kekuasaan mungkin memperoleh kedudukan melalui leaglitas, tapi kehormatannya ditentukan oleh batas etik yang dijaga. Karena, kekuasaan bukan hak untuk menguasai tapi amanah untuk melayani.

  • Penulis: HENDRA KASIM, Mahasiswa Program Doktor FH UII
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Masjid Mangkrak, Aktivis PMII Desak Inspektorat Audit Anggaran Desa Pas Ipa

    Pembangunan Masjid Mangkrak, Aktivis PMII Desak Inspektorat Audit Anggaran Desa Pas Ipa

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.470
    • 0Komentar

    Menanggapi hal ini, Plt Kepala Inspektorat Kepulauan Sula, Kamarudin Mahdi, sebelumnya telah menyampaikan bahwa pihaknya membuka ruang pengaduan dari masyarakat. “Kami mendorong masyarakat agar tidak segan-segan melaporkan jika ada dugaan penyalahgunaan anggaran pembangunan masjid. Laporan tersebut akan menjadi dasar untuk dilakukan audit,” ujarnya. Namun pernyataan tersebut dianggap belum cukup oleh Mursid. Ia menegaskan bahwa tanpa […]

  • Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Muhajirin Bailussy, bersama jajaran pengurus saat melakukan audiensi dengan Bupati Halmahera Selatan.

    Bupati Halsel Terima Audiensi PW IKA PMII Maluku Utara, Bahas Peran Strategis Alumni dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Bupati Apresiasi dan Dorong Kolaborasi Nyata Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan konsolidasi IKA PMII Maluku Utara. Ia menyebut organisasi alumni seperti IKA PMII memiliki peran penting dalam memberikan gagasan, memperluas jejaring, serta memperkuat sumber daya manusia daerah. “Ini adalah agenda penting sebagai wadah silaturahim dan pertukaran pemikiran produktif […]

  • Foto: Roy Suryo dievakuasi oleh petugas menggunakan ambulans dari Polda Metro Jaya menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Jumat (19/6/2026). (Rifkianto Nugroho/detikcom)

    Berkas Lengkap, Roy Suryo dan dr Tifa Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jelang Penyerahan ke Kejaksaan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menegaskan tindakan pengamanan terhadap Roy Suryo dan dr Tifa bertujuan menjamin kelancaran penyerahan tanggung jawab perkara kepada jaksa penuntut umum (JPU). Pihak JPU juga dipastikan mengonfirmasi kesesuaian barang bukti sebelum proses persidangan dimulai. Sebagai bentuk transparansi, kepolisian mempersilakan pihak kuasa hukum maupun keluarga tersangka untuk menempuh jalur […]

  • Konferensi pers klarifikasi laka lantas di Polres Pulau Morotai

    Polres Pulau Morotai Beri Klarifikasi Terkait Insiden Laka Lantas Anggota

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 250
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai melalui Satuan Samapta memberikan klarifikasi resmi mengenai insiden kecelakaan lalu lintas yang menyeret salah satu oknum anggotanya, yang berinisal Bripka D. Pihak kepolisian menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni merupakan musibah jalanan yang tidak direncanakan oleh pihak mana pun. Dalam konferensi pers yang digelar di ruang rapat […]

  • Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum BEM DIY melakukan long march dan aksi damai di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Rabu (25/2/2026), menyoroti berbagai isu nasional dengan salah satu fokus pada polemik proyek geotermal Telaga Ranu. Source : Instagram Forum BEM DIY

    Telaga Ranu di Pusaran Kritik: Isu Geotermal Warnai Aksi Forum BEM D.I Yogyakarta

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO)— Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum BEM DIY menggelar unjuk rasa pada Rabu petang (25/2) dengan menyoroti berbagai persoalan nasional, termasuk isu proyek geotermal yang dinilai berkaitan dengan kepentingan asing dan berdampak pada masyarakat. Aksi dimulai dari kawasan eks Parkir Abu Bakar Ali, melintasi Jalan Malioboro, berorasi di depan DPRD DIY, dan berakhir […]

  • Semarak HUT RI ke-81: MTs Negeri 1 Pulau Morotai Gelar Panggung Ekspresi dan Lomba Tradisional

    Semarak HUT RI ke-81: MTs Negeri 1 Pulau Morotai Gelar Panggung Ekspresi dan Lomba Tradisional

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Redaksi BS
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, PULAU MOROTAI – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, MTs Negeri 1 Pulau Morotai menggelar serangkaian kegiatan bertajuk “Semarak HUT RI Ke-81”. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan MTs Negeri 1 Pulau Morotai ini berlangsung meriah pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026. Mengusung tema “Semangat Kemerdekaan, Berkarya dan Berprestasi, […]

expand_less