Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Diterjang Ombak Besar, Tanggul Penahan Abrasi di Desa Awanggoa Rusak Parah, Rumah Warga Terancam Ambruk

Diterjang Ombak Besar, Tanggul Penahan Abrasi di Desa Awanggoa Rusak Parah, Rumah Warga Terancam Ambruk

  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 225
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, BACAN – Infrastruktur pelindung pesisir di Kabupaten Halmahera Selatan kembali lumpuh akibat anomali cuaca. Tanggul (swering) penahan abrasi yang membentang di sepanjang bibir pantai Desa Awanggoa, Kecamatan Bacan, dilaporkan mengalami kerusakan struktural yang sangat parah usai diterjang gelombang laut ekstrem pada Senin (06/07/2026) lalu.

Hantaman ombak yang berlangsung maraton sejak pukul 04.00 hingga 12.00 WIT tersebut membuat sebagian besar konstruksi beton tanggul hancur dan runtuh. Akibatnya, benteng pemecah ombak tersebut kini kehilangan fungsinya untuk menahan laju abrasi yang terus menggerus garis pantai desa.

Situasi ini memicu kecemasan mendalam di kalangan masyarakat setempat. Pasalnya, pasca-runtuhnya tanggul, rembetan gelombang laut kini merangsek naik kian dekat ke arah kawasan pemukiman padat. Sejumlah unit rumah warga yang berdiri di perimeter terdepan pantai dilaporkan sudah dalam kondisi kritis dan terancam ambruk tergerus ombak.

Pemerintah Desa Terkendala Anggaran, Hanya Mampu Bertahan 4 Hari

Sebagai langkah mitigasi kedaruratan, Pemerintah Desa Awanggoa bersama puluhan warga setempat bergotong royong membangun barikade darurat. Menggunakan material seadanya seperti pasak kayu yang ditanam manual di sepanjang pesisir serta tumpukan karung berisi pasir, mereka berusaha meredam daya rusak hantaman ombak.

Namun, langkah tersebut dinilai sangat tidak memadai dan hanya bersifat temporal. Kepala Desa Awanggoa, Ahmad Taher, mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) menjadi tembok penghalang utama bagi pihak desa untuk melakukan restorasi tanggul secara permanen.

“Anggaran desa tidak mencukupi untuk membangun kembali tanggul yang rusak. Saat ini kami hanya mampu melakukan penanganan sementara menggunakan kayu dan karung berisi pasir. Namun, upaya itu hanya mampu bertahan sekitar empat hari. Kami sangat khawatir apabila kondisi ini tidak segera ditangani, gelombang laut akan menghancurkan rumah-rumah warga yang berada di sepanjang pesisir,” keluh Ahmad Taher.

Ahmad menambahkan, perwakilan anggota DPRD Halmahera Selatan sebenarnya sudah turun ke lapangan untuk meninjau langsung skala kerusakan visual di lokasi. Pihak desa pun menaruh harapan besar agar potret kedaruratan ini segera direspons kolektif oleh otoritas yang lebih tinggi.

Jalan Utama Mulai Terkikis, Pemuda Desak Respon Cepat

Desakan penanganan instan juga disuarakan oleh elemen kepemudaan Desa Awanggoa. Sandi Abuang, salah seorang tokoh pemuda setempat, memaparkan bahwa dampak kerusakan di lapangan sudah memasuki fase mengkhawatirkan. Selain menyasar area hunian, terjangan air laut mulai mengikis struktur badan jalan utama yang posisinya tepat berada di depan pemukiman warga.

“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul ini sebelum kerusakannya semakin parah. Jangan menunggu sampai lebih banyak rumah warga dan jalan rusak akibat abrasi. Minimal ada penanganan darurat terlebih dahulu, seperti pemasangan tumpukan batu pelindung (batu gajah) atau penahan ombak lainnya agar hantaman gelombang dapat dikurangi sambil menunggu pembangunan tanggul permanen,” tegas Sandi.

Warga Awanggoa kini mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan serta Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk segera mengucurkan dana darurat guna membangun kembali sistem penahan abrasi yang representatif demi menyelamatkan infrastruktur ruang hidup di wilayah pesisir Bacan.

(BS/Red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Sandi Abuang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikmal Ali M. Nur

    Paradoks Pembangunan Kawasan Transmigrasi Upt Patlean dan Komitmen DPRD komisi II Halmahera Timur

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Ikmal Ali M. Nur | Mahasiswa Universitas Janabadra Yogyakarta
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Salah satu bentuk fungsi DPRD ialah menjadi penghubung antara Rakyat dan Pemerintah Daerah, agar memastikan pembangunan benar-benar dirasakan oleh rakyat. sebagai wakil rakyat DPRD memiliki kewajiban untuk mendengarkan, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, setiap keluhan dan masukan yang diterima dari warga akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembentukan kebijakan daerah. DPRD juga benar-benar memastikan bahawa kesejahteraan […]

  • Sarbin Sehe: Saatnya Merajut Kebersamaan untuk Maluku Utara

    Sarbin Sehe: Saatnya Merajut Kebersamaan untuk Maluku Utara

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 630
    • 0Komentar

    Sumber Foto :  Andry Saputra Maluku Utara, (6/2/25) – Sarbin Sehe, Wakil Gubernur Terpilih Maluku Utara, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh tahapan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara 2024, termasuk rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih yang digelar hari ini oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Maluku Utara. Dalam keterangannya seusai mengikuti rapat […]

  • Belajar Langsung dari Jejak Sejarah: OSIM MTs Negeri 1 Pulau Morotai Kunjungi Museum Perang Dunia II

    Belajar Langsung dari Jejak Sejarah: OSIM MTs Negeri 1 Pulau Morotai Kunjungi Museum Perang Dunia II

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Redaksi BS
    • visibility 181
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTs Negeri 1 Pulau Morotai menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Menjelajahi Sejarah” dengan mengunjungi Museum Perang Dunia II di Desa Totodoku dan Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan pada Minggu (26/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan siswa tentang warisan sejarah global yang tersimpan di tanah Morotai serta […]

  • Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Maluku Utara: Menyongsong Periode 2025-2030 untuk Pemberdayaan Masyarakat

    Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Maluku Utara: Menyongsong Periode 2025-2030 untuk Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 716
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Sofifi, Senin, (10/3/25) – Pada hari ini, telah berlangsung pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota serta Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara untuk periode 2025-2030. Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 14.00 WIT dan berlangsung di Gedung Paripurna Kantor DPRD Provinsi Maluku Utara, dengan dihadiri oleh Gubenur dan wakil Gubernur […]

  • BIROKRASI ALA SHERLY TJOANDA LAOS

    BIROKRASI ALA SHERLY TJOANDA LAOS

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.122
    • 1Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Oleh: Fahrul Abd. MuidPenulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Peneliti Media Gerbong Nusantara Dentuman reformasi birokrasi ala Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos menjadi “tahiyyat awal” untuk memulai akan membereskan manajemen tata kelola pemerintahan Provinsi Maluku Utara hari ini yang wajib hukumnya berdasarkan pada asas transparansi, akuntabilitas, aksesibilitas, efektif dan efisien […]

  • Generasi muda Moloku Kie Raha sedang mengikuti diskusi budaya dan sejarah lokal

    Generasi Muda Moloku Kie Raha dan Tanggung Jawab Merawat Warisan Leluhur

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Muhamad Affath Hidayah
    • visibility 777
    • 0Komentar

    Sesekali cobalah kita tengok ke belakang atau yang kerab disebut masa lalu. Sebagai generasi baru, kita tak harus melupakan sejarah; mengingat kembali ketika para leluhur (nenek moyang) dengan perjuangannya rela berlumuran darah, pun tak mengenal siang dan malam berjuang hingga darah penghabisan, demi keberlangsungan hidup anak cucunya. Perjuangan dengan segala cara coba dilakukan untuk kemaslahatan […]

expand_less